Tragedi Hercules, Taput Berduka Atas Meninggalnya Dame Simanungkalit

HERTARUTUNG – Tragedi pesawat Hercules C-130 yang mengangkut 121 orang, yang menewaskan 12 kru pesawat serta 83 warga sipil termasuk Dame Marliana Simanungkalit (33) warga Dusun Lumbanrang, Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara.

“Kita sangat berduka atas hal ini. Ternyata ada juga warga Taput yang menjadi korban meninggal. Belasungkawa yang sedalam-dalamnya kita sampaikan kepada keluarga korban. Kiranya, keluarga diberikan ketabahan,” ungkap Bupati Taput Nikson Nababan, Minggu (5/7).

Pantauan PALAPAPOS di rumah duka, jenazah Dame Marliana tiba sekitar pukul 22.00 WIB semalam. Ambulans AURI yang mengangkut jasad Dame merapat di rumah orangtuanya di Dusun Lumbanrang, Desa Simanungkalit, Sipoholon.

“Jenazah ini kami pastikan sebagai jasad keluarga kami berdasarkan identitas berupa KTP yang ditemukan, juga sejumlah barang pribadi milik korban serta hasil tes DNA yang dilakukan petuga DVI Polda Sumut di Lanud Soewondo Medan,” terang Berman Simanungkalit, kakak tertua Dame di rumah duka, Minggu. Lagi

Di Desa Sangat Terpencil , Pemkab Taput Bangun 9 Rumah PNS/Non PNS

Tarutung – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara merencanakan pembangunan sembilan unit rumah di setiap desa terpencil dan desa sangat terpencil sebagai tempat hunian para pengabdi pelayanan publik dari dinas pendidikan setempat maupun dinas kesehatan.

“Ditargetkan, ada sembilan rumah PNS/Non PNS yang berdiri di setiap desa terpencil dan Desa sangat terpencil di wilayah Kabupaten ini. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik,” ungkap Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan kepada wartawan di Tarutung, Minggu (5/7).

Menurut Nikson, pendirian hunian tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi mereka yang siap mengabdikan diri berperan aktif dalam mewujudkan visi misi daerah itu menjadi Kabupaten terbaik. Lagi

Soal Jam Operasional Kedai Tuak

SIPOHOLON – Imbauan Bupati Taput Nikson Nababan membatasi jam operasional kedai tuak disambut baik masyarakat dengan melakoni kebiasaan minum tuaknya sejak sore hari.

“Kita meyakini apa yang diimbau pak bupati merupakan hal yang didasari niat baik untuk kesejahteraan daerah ini. Makanya, untuk membiasakannya, sejak sore kita minun tuak agar pada sekitar pukul 21:00 WIB nanti. Saya sudah bisa mendampingi anak-anak, untuk menemani waktu belajar di malam hari,” kata Panji Simanungkalit, warga Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Taput, Minggu (5/7).

Panji mengakui jika sejak sore hari sekitar pukul 16:00 WIB, dia sudah bercengkerama dengan teman tongkrongannnya di Kedai Tuak. Hingga pada pukul 20:00 WIB, dirinya beranjak pulang ke rumah untuk mengisi waktu kebersamaan bersama keluarga. Lagi

Sahala

Oleh : Edward Simanungkalit

Suatu kali di bulan April 2004, penulis mau berangkat dari Jakarta ke Medan dalam rangka membesuk orangtua yang sedang sakit. Setelah masuk boarding di bandara Soekarno-Hatta, pesawat yang akan penulis tumpangi ternyata didelay selama sejam. Kemudian ditambah lagi delay selama 35 menit, sehingga harus lama menunggu di dalam waiting room. Akhirnya, penulis mengajak ngobrol teman yang bangkunya sebaris di sebelah kanan. Setelah kami berkenalan, maka masuklah pembicaraan kami dari yang ringan hingga yang berat.

Edward Simanungkalit

Edward Simanungkalit

Terakhir, masuklah pembicaraan ke dalam topik Raja Singamangaraja XII dan Perang Toba (1878-1907) dan penulis kebanyakan merujuk pada buku “AHU SI SINGAMANGARAJA” yang ditulis oleh Prof. Dr. W.B. Sijabat.
Ceritapun terus berkesinambungan hingga akhirnya Raja Singamangaraja XII gugur bersama 3 orang anaknya dan pejuang-pejuang lainnya termasuk pejuang dari Aceh. Kami membahas betapa tragisnya situasi akhir itu, bukan sekedar gugurnya Raja Singamangaraja XII pada 17 Juni 1907, tetapi perjuangan mereka hingga sampai ke daerah Pakpak Klasen. Namun, tiba-tiba pria yang duduk di belakang penulis bersuara dengan berkata keras secara mendadak: “Sala do na nidokmi. Ipe marhusip Raja i tu pinggolhu, ndang songon i ninna. Sahala ni Raja Singamangaraja i do mandok ipe.” i.e.: “Salah yang kau katakan itu. Barusan roh Raja itu berbisik ke telingaku, tidak begitu, katanya. Roh Raja Singamangaraja itu yang mengatakannya barusan.” Oleh karena dia berbicara membentak dari belakang penulis tanpa disangka-saka, maka penulis kaget setengah mati, sehingga penulis harus menenangkan diri dulu sambil berdoa memohon pertolongan Tuhan. Lagi

Keluarga Masih Tunggu Jenazah Istri Pdt Sahat Sinaga

SIANTAR – Hingga hari keempat, jenazah istri almarhum Pdt Sahat Sinaga, Rahsia br Purba, korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 belum teridentifikasi.

KelPihak keluarga masih terus berdoa agar jenazah korban segera diketahui dan dikirim ke rumah duka di Jalan Perwira, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur.

“Kita masih menunggu. Kita percaya jenazah almarhum pasti bisa diidentifikasi. Hanya saja mungkin agak lama. Kita doakan saja bisa cepat teridentifikasi,” ujar adik almarhum Pdt Sahat Sinaga, Oloan Sinaga ditemui di rumah duka, Sabtu (4/7). Lagi

Pelayanan Dokumen Pinus Dihentikan

Tarutung – Maraknya penebangan kayu pinus di hutan reboisasi di Dusun Jambur Nauli, Desa Pagarsinondi, Tarutung, diduga tanpa mengantongi Izin Penebangan Kayu (IPK) dari Provsu, membuat petugas penerbit dokumen tidak melakukan penerbitan lagi. Dengan kondisi seperti, pengusaha kayu tidak lagi boleh mengirim kayu keluar daerah dan bahkan penebangan dihentikan.

Petugas penerbit dokumen L Sibagariang saat dihubungi melalui selulernya Kamis (2/7) mengatakan, pihaknya tidak mengeluarkan dokumen pengiriman kayu keluar daerah. Dan saat ini pengusaha hanya menghabiskan sisa yang telah ditebang. Ia hanya menerbitkan dokumen atas nama L Nababan. Saat ditanya mengapa dihentikan pelayanan penerbitan, ia enggan menjelaskannya. Lagi

Tidak Disiplin, Insentif Dipotong

dr Janri Nababan

dr Janri Nababan

TARUTUNG –Sorotan tajam dari Fraksi Partai Golkar DPRD Tapanuli Utara, soal banyaknya bidan desa pegawai negeri sipil dan pegawai tidak tetap yang tidak fokus menjalankan tugas direspons oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Taput dr Janri Nababan. Janri langsung melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah puskesmas.

”Kami menanggapi sorotan itu sebagai cambuk bagi kami agar semakin meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan. Kami telah turun melakukan sidak ke puskesmas,” kata Janri Nababan, Kamis (2/7).

Ia telah memerintahkan pejabat eselon tiga di instansinya turun secara rutin kelapangan untuk memantau kinerja bidan desa baik yang berstatus PNS maupun PTT. Lagi

Previous Older Entries

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

www.nababan.com

"Horas Martonggo tu Oppung Mulajadi Nabolon, asa dongani ahu dijolo, dongani ahu dipudi, asa talu ahu maralohon dongan, monang maralohon musu, asa tabu-tabu sitarapullang siani dalan naro tusi dalan nasumuang", HORAS, Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 41.535 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: