Posted by: nababan | Agustus 5, 2008

Situs Nababan

Selamat Datang di Situs NabABaN

Kami menerima artikel dan laporan kegiatan untuk dipublish ke situs Nababan dengan mengirim e-mail ke: tuannahoda@yahoo.co.id, e-mail:ramlannababan@yahoo.com, e-mail:tuannahoda@gmail.com
photo_berikut.jpgTabe mardongan tangiang ma di hita saluhutna marga Nababan, Boru & Bere. Terima kasih telah mengunjungi website NABABAN ini. Website ini masih merupakan prototype untuk website yang baru. Sengaja diluncurkan dengan beberapa pages yang masih under construction agar kita sama-sama memberikan kontribusi bagi pengembangan website ini berupa saran dan kritik di situs : http://nababan.wordpress.com http://tuannahoda.blogspot.com ini, Tuhan memberkati. Syaloom….Horassss! Salam dari Pemred : R Nababan, AMd
HP 0813 62199902, Flexi : 06337005261
Alamat Redaksi : Dusun I Paranjoan, Desa Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara

FOTO : TUGU TUAN NAHODA NABABAN No 11

di Huta Paranjoan

DESA LUMBANTONGATONGA, SIBORONGBORONG, TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA

Posted by: nababan | Agustus 5, 2008

Lintong Nababan, SE, MM

Oleh : Lintong Nababan, SE, MM

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia Jakarta

Keberhasilan suatu usaha, baik itu usaha individu, ataupun kelompok, baik itu sebagai kelompok kecil atau besar disebabkan oleh keberhasilan dalam bidang komunikasinya, dan tidak terkecuali pada suatu perusahaan yang mempunyai keberhasilan komunikasi tentu akan lebih sukses dibandingkan dengan perusahaan yang lemah komunikasinya. Komunikasi dalam bisnis mempunyai arti yang sangat strategis dalam rangka memenangkan bisnis itu sendiri. Sebelum kita membicarakan lebih lanjut tentang komunikasi bisnis, kita perlu mengetahui terlebih dahulu komponem-komponem yang menjadi pendukung dari komunikasi itu sendiri, karena komunikasi akan mempunyai makna yang berarti apabila komponem-komponem dalam komunikasi terpenuhi, komponem itu sendiri antara lain:

1. Komunikasi: Pertukaran Pesan

Kalau saudara berkomunikasi, tentu akan mengalihkan/memberi dan menerima kesan-kesan. Bidang komunikasi bisnis meliputi penerimaan dan pengiriman pesan-pesan organisasi, diantara dua orang, atau sekelompok kecil masyarakat, atau dalam satu hingga beberapa bidang untuk mempengaruhi perilaku organisasi. Sehingga komunikasi terjadi baik disengaja atau tidak disengaja kalau memang komunikasi itu telah direncanakan terlebih dahulu atau tidak sengaja terjadi apabila tindakan seseorang dirasa atau diartikan ditafsirkan orang lain.

2. Dasar kominikasi

Kenapa terjadi komunikasi dalam organisasi alasannya salah satu tujuan komunikasi ialah memberikan informasi kepada klien, kolega, bawahan dan lain-lain. Komunikasi dalam bisnis bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Tujuan yang lain adalah untuk mengevaluasai perilaku secara efektif.

3. Kemampuan berkomunikasi

  • Kemampuan berkomunikasi menunjukkan keberhasilan seseorang dalam mengirim pesan-pesan secara jelas, manusiawi dan efisien.
  • Kemampuan tersebut juga dimanifestasikan melalui penerimaan pesan-pesan yang dikirim secara akurat
  • Kemampuan komunikasi mengacu kepada pemahaman seseorang terhadap asfek sosial, situasi komunkasi.
  • Sesorang komunikator bisnis harus dapat mengadaptasikan diri, terbuka secara kompeten.

4. Komponem-komponem komunikasi

Setiap komunikator bisnis harus memahami beberapa komponem proses komunikasi seperti:

  • Sumber (Komunikator bisnis) adalah pemrakarsa suatu pesan
  • Penyandian (Proses apa yang disampaikan oleh komunikator melalui simbol-simbol)

Umpan balik/umpan depan, (Feedback Feedforward) seringkali melibatkan Verbal dan non verbal, feedback biasanya bedasarkan informasi yang dikirim sebelumnya, sedangkan feedforward merupakan informasi pesan-pesan yang akna dikirim selanjutnya.

  • Saluran (Channel) adalah media tempat pesan-pesan disampaikan.
  • Konteks: seluruh komunikasi terjadi dalam suatu konteks dari berbagai jenis
  • Gangguan (Noise) Merupakan sifat yang melekat pada komunikasi gangguan mengubah dan mencampuri penerimaan pesan.

ETIKA KOMUNIKASI

Etika adalah pedoman tingkah laku dan penilaian moral. Etika komunikasi merupakan pertimbangan kebenaran atau kesalah tindakan komunikasi tertentu. Kapanpun seseorang mencari perubahan efek dalam suatu organisasi atau dalam suatu hubungan dengan orang lain, dimensi etis yang ada harus dipertimbangkan.

Gambar : Lintong Nababan, SE, MM  dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia Jakarta. (RN)

Posted by: nababan | Agustus 5, 2008

Artikel Lintong Nababan, SE, MM

Oleh: Lintong Nababan, SE, MM

“Orang Miskin karena miskin”

Artinya, karena seorang miskin tidak dapat membiayai pendidikan dan pelatihan sehingga tidak mempunyai keterampilan yang dapat dijual. Karena tidak mempunyai keterampilan sulit mendapatkan pekerjaaan yang memberikan penghasilan yang cukup. Dengan kata lain karena keterampilan rendah, penghasilan juga rendah. Karena Penghasilan rendah sehingga tidak mempunyai biaya untuk memberikan pendidikan kepada anaknya.

Penghasilan seseorang biasanya pertama-tama digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik : Makan, pakaian dan tempat tinggal. Kalau kebutuhan fisik sudah terpenuhi secara minim, kebutuhan non fisik baru dipenuhi. Kebutuhan non fisik tersebut antara lain: Kesehatan, Pendidikan, Rekreasi dan kebutuhan Spiritual. Urutan kebutuhan non fisik bisa berbeda tetapi yang relevan dengan sumber daya manusia dan kemiskinan adalah PENDIDIKAN, termasuk didalamnya pelatihan. Pendidikan terdiri dari lingkungan Formal dan Informal, lingkungan formal adalah lembaga pendidikan dalam bentuk sekolah, biasanya mulai dari Sekolah Dasar, Menengah sampai Perguruan Tinggi.

Akhir-akhir ini pendidikan usia dini dimulai dari Play group sampai Taman Kanak-kanak dianggap penting dalam proses pengembangan anak. Dengan demikian pendidikan Pra sekolah yang dianggap sekedar kegiatan informal mulai menjadi ” Formal”. Di negara maju pendidikan Pra Sekolah hampir bersifat Universal dan merupakan Pendidikan Yang mahal. Kegiatan Pra Sekolah itu dianggap Predictive terhadap keberhasilan pendidikan berikutnya bahkan dalam hidupnya.

Mengembangkan Sumber daya Manusia adalah upaya memberdayakan sumber daya manusia. Memberdayakan berarti meningkatkan daya (Empowerment). Bagi negara-negara maju dimana perbedaan dalam kondisi masyarkat lapisan atas, menengah dan bawah dalam hal-hal yang relevan tidak besar. Perbedaan dalam benghasilan, Pendidikan dan pekerjaan lebih bersifat relatif. Artinya orang lapisan bawah dapat memenuhi kebutuhan fisik diatas minimum. demikian pula dengan kesehatan, pendidikan, rekreasi , dll. Dinegara berkembang seperti Indonesia perbedaan yang penting bersifat Absolut. Sebagai misal orang lapisan menengah ke atas mempunyai penghasilan dimana mereka dapat memiliki rumah, kendaraan dan harta lainnya yang mungkin hidup dalam kecukupan. Di Indonesia jumlah mereka tidak besar secara relative tetapi secara absolute jumlah mereka terus meningkat. Kalau kita lihat kemacetan lalu lintas, peningkatan penumpang kereta api, pesawat terbang merupakan cermin meningkatnya jumlah mereka. Sebagian mereka berpendidikan tinggi yang diikuti anak-anak mereka yang akan berbendidikan tinggi.

Pendidikan adalah proses jangka panjang yang memberikan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap. Pendidikan yang berkualitas memerlukan biaya besar dan peserta didik yang bermotivasi tinggi. Masyarakat kita pada umumnya belum menyadari manfaat ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam tehnology untuk maju dan berhasil. Sekarang beredar anggapan bahwa kecerdasan dan inteligensi yang ada pada anak-anak dapat di ukur dari IQ harus ditambah EQ dan SQ. Konsep EQ dab SQ diciptakan oleh orang-orang yang ber IQ tinggi.

Tidak ada jalan lain kalau kita mau maju terus kecuali bekerja keras untuk menguasai ilmu dan tehnology moderen, meningkatkan kemampuan atau Skill melalui pelatihan. Keterampilan adalah Sumber dari Produktivitas yang pada gilirannya adalah sumber penghasilan dan sumber kesejahteraan, inilah jalan untuk mengatasi kemiskinan dan menjadikan orang tidak hanya tidak miskin tetapi meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan secara terus.

INGAT………

  1. INVESTASI MODAL FISIK MENGALAMI PENYUSUTAN, TETAPI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA MENGALAMI PENINGKATAN.
  2. BAHWA PENDIDIKAN ADALAH UPAYA UNTUK MEMERDEKAKAN SESEORANG DARI KETIDAK BERDAYAANNYA.
Posted by: nababan | Agustus 5, 2008

Artikel-Nababan

oleh:Lintong Nababan, SE, MM

Bekerja dengan hati Nurani, kecerdasan dan Kejujuran

Sudahkah kita berdoa sebelum memulai pekerjaan hari ini? suatu pekerjaan akan lebih efektif jika di mulai dengan doa yang pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang baik pula, suasana hati yang buruk akan berpengaruh pada keadaan hari yang buruk pula, Mood yang baik akan membantu kita dalam segala hal, mulai dari rasa percaya diri  hingga kemampuan menyelesaikan banyak hal. Mood yang baik diringi dengan keiklasan hati adalah potensi yang bisa melengkapi otak berfikir cerdas dan jasmani yang sehat sehingga mengantarkan seseorang menjadi lebih produktif.

Pada diri setiap orang terbentang samudera luas yang tidak dapat digambarkan karena bersifat spiritual, tidak nyata, tetapi berada jauh dibawah alam sadar kita. Kita hanya mengetahui gerbang menuju kesana, gerbang itu adalah otak kita. sedangkan samudera itu bernama hati kesunguhan hati (hati nurani). Berbahagialah setiap insan manusia pekerja yang berlomba untuk saling menghormati sesamanya, karena kesuksesan diukur melalui kebersamaan pekerja.

Modala utama seorang pekerja adalah kredibiltas diri kita sendiri, sedangkan kunci kredibilitas itu adalah kejujuran sehingga mencbuat pesona tersendiri yang dapat menyentuh nurani kita. Dalam bekerja, jangan hanya mengandalakan kecerdasan sebab cerdas tampa hati nurani tidak akan menghasilkan sesuatu yang berarti.

Memberikan pelayanan serta bersikap ramah kepada orang lain dengan keiklasan hati dapat lebih memudahkan segala urusan dan memberikan kepuasan tersendiri pada diri kita serta jangan pernah mengharapkan pujian terhadap hasil karya kita.

Hati nurani yang hidup dalam diri kita akan selalu menyadarkan kita terhadap kesalahan yang telah kita perbuat dan membangun semangat kembali untuk memperbaikinya, sehingga kesalahan tersebut tidak akan terulang lagi. oleh karena itu suatu pekerjaan yang diawali dengan mengetahui aturan main secara tuntas lalu mentaatinya, akan menghemat waktu tenaga dan biaya.

Sering kali kita komplain terhadap beban pekerjaan yang diberikan kepada kita, padahal tanpa kita sadari hal tersebut akan menambah berat bagi kita dalam menyelesaikannya, disinilah peran hati yang iklas dibutuhkan. Sebab orang yang iklas itu adalah orang yang berkarakter kuat, sikapnya tidak tergantung oleh ada atau tidaknya pujian maupun penghargaan manusia. Alangkah malangnya nasib orang yang suka mengeluh atas segala kondisi yang dia alami, jelas sekali kesuksesan jauh darinya, padahal kesuksesan itu adalah kesempatan bagi semua orang, namun tidak semua orang juga yang mengerti cara mendapatkannya dengan cara yang benar. Begitupun juga dengan kepemimpinan sesorang, Visioner memiliki strategi yang tepat dapat membaca potensi dan mensinergikannya serta mampu memotivasi karyawannya adalah syarat bag seorang pemimpin besar. orang yang diangkat memegang amanat jabatan sedangkan ia tidak memintanya, maka ia akan dapat banyak pertolongan dalam menjalankan tugasnya.

Jatuhnya wibawa sesorang adalah ketika tidak ada keselarasan lagi antara apa yang diucapkan dengan apa yang diperbuat. Awalilah pekerjaaan dengan meyelaraskan pikiran dan hati nurani, bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas adalah bagian dari otak, sedangkan bekerja iklas adalah bagian dari hati.

Key Word: Bekerja dengan hati nurani, kerja keras, kejujuran

Older Posts »

Kategori