Satu Tewas Tertembak dalam Penggerebekan Densus di Poso

Ilustrasi

Poso – Seorang terduga teroris tewas, dalam penggerebekan yang dilakukan tim Densus 88 Anti Teror di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso, Rabu, (31/10/2012) pagi ini. Penggerebekan yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita dan hingga 09.00 Wita, belum selesai. Penggerebekan dilakuklan di sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok terkait jaringan teroris.

Terjadi baku tembak dalam penggerebekan ini. Korban tewas adalah, J. Sementara beberapa lainnya diamankan. “Betul ada satu yang tewas, dan sampai saat ini petugas masih di lokasi penggerebekan untuk menjinakkan bom,” kata Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Dewa Parsana, yang ditemui di lokasi. Kapolda mengatakan bahwa peenggerebekan ini sebagai langkah awal operasi penegakan hukum. “Ini memang baru dilakukan, karena banyak pertimbangan termasuk keamanan warga dan masyarakat,” kata Kapolda. (Kompas)

Presiden Sudah Terima Laporan Bom Poso

Jakarta — Menjelang berangkat untuk kunjungan kerja ke Yogyakarta, Senin (22/10/2012) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima laporan tentang insiden peledakan bom di dekat pos polisi lalu lintas di Poso, Sulawesi Tengah. Presiden memerintahkan agar insiden ini diusut.

“Bapak Presiden telah dilaporkan tentang bom yang diletakkan di samping pos polantas di Poso yang meledak pukul 06.15 waktu setempat. Korban sementara tiga orang. Jajaran Polri telah menindaklanjuti dengan mengirim tim dari Jakarta dan telah diberangkatkan pagi ini,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, sesaat sebelum mendampingi Presiden bertolak ke Yogyakarta. Lanjutkan membaca “Presiden Sudah Terima Laporan Bom Poso”

Bom Meledak di Pos Polisi Poso

Poso — Di tengah penjagaan ketat yang dilakukan ratusan aparat kepolisian dan TNI di Poso, sebuah bom meledak di pos polisi di tengah Kota Poso, Senin (22/10/2012). Ledakan ini melukai dua anggota polisi, yakni Bripda Ruslan, Briptu Rusliadi, dan seorang Satpam BRI Cabang Poso, Sincan Muh Akbar. Hingga kini polisi masih melakukan olah TKP, sedangkan korban luka dirawat di RSUD Poso.

Bom di pos polisi lalu lintas yang berada di jalan Trans-Sulawesi ini meledak kali pertama pada pukul 06.15 Wita. Saat ledakan, dua anggota polisi tersebut baru saja meninggalkan pos polisi untuk sarapan di sebuah warung yang tidak jauh dari pos. Pascaledakan pertama, keduanya langsung kembali ke pos polisi untuk melihat dampaknya. Pada saat yang sama, Satpam Kantor Cabang BRI, yang kantornya tak jauh dari pos polisi, ikut mendekat. Saat itulah bom kedua meledak dan melukai ketiganya. Lanjutkan membaca “Bom Meledak di Pos Polisi Poso”

Pelaku Teror Pesawat Lion Air Warga Italia

Yogyakarta – Berdasarkan penyelidikan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta terkait kasus teror bom pesawat Lion Air di Yogyakarta, Tim Jatanras Polda DIY berhasil mengamankan warga negara Italia berinisial AG sebagai terduga peneror pesawat Lion, Kamis (18/10/2012)

“Kami melakukan penangkapan jam 23.00 di Denpasar Bali. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari penyelidikan,” terang Djuhandani Rahardjo Puro, Kasubit 1 Kamneg Polda DIY.

Tersangka AG selanjutnya dibawa ke Polda DIY dari Denpasar Bali dengan menggunakan Lion JT 569 dan tiba di Markas Polda DIY pukul 11.45 WIB. Lanjutkan membaca “Pelaku Teror Pesawat Lion Air Warga Italia”

Presiden Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Peledakan di Depok

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengetahui adanya ledakan keras di Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2012) malam, yang mengakibatkan beberapa orang terluka. Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia Djoko Suyanto saat tengah berada di Rusia mengikuti puncak forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2012.

“Presiden sudah dilapori Menko Polhukam dan perintahkan Kapolri segera mengejar pelaku,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha, Minggu (9/9/2012).

Julian mengatakan, Presiden menyesalkan jatuhnya korban akibat ledakan itu. “Karena itu polisi segera diperintahkan usut yang menjadi penyebab, siapa pelakunya yang berkaitan langsung dengan adanya ledakan di Depok,” kata dia. Lanjutkan membaca “Presiden Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Peledakan di Depok”

Rentetan Teror Solo hingga Jakarta Tak Terkait Pilkada DKI

JAKARTA – Rentetan aksi teror terus berlanjut, setelah ada insiden penembakan dimana aparat kepolisian menjadi korban di Solo, Jawa Tengah. Para terduga teroris kemudian beraksi di Jakarta, puncaknya adalah ledakan bom rakitan yang terjadi di Tambora, Jakarta Barat.

Banyak pihak melihat aksi-aksi tersebut ada hubungannya dengan pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Alih-alih ingin memberikan kesan bahwa warga Solo selalu berulah di Jakarta dengan adanya ledakan di Tambora ternyata tidak terbukti.

Pengamat intelijen, Wawan Purwanto melihat kejadian teror yang terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta. Lanjutkan membaca “Rentetan Teror Solo hingga Jakarta Tak Terkait Pilkada DKI”

Polisi Tangkap Terduga Teroris di Depok

JAKARTA – Polisi menangkap seorang terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) aksi teror di Solo bernama Firman. Penangkapan berlangsung pada pukul 05.30 WIB, Rabu (5/9/2012), di Jalan Raya Kalimulya, Perumahan Anyelir, Depok, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Firman diduga terlibat dalam kasus penembakan pos pengamanan Lebaran, pelemparan granat, dan penembakan pos polisi di Solo, yang terjadi pada Agustus 2012.

“Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88 Polri,” ujar Boy, dalam keterangannya kepada wartawan, pagi ini. Lanjutkan membaca “Polisi Tangkap Terduga Teroris di Depok”