Berdasarkan Kasih

Nababan berdoa

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.” Roma 12 : 2 – 3 Lanjutkan membaca “Berdasarkan Kasih”

Hal Menghakimi dan Mengampuni

Nababan Berdoa

“Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan benar, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman. – Yesaya 59 : 4

TAK ada manusia yang sempurna di dunia ini, kita semua masih tetap belajar dan belajar dan tidak ada yang paling hebat dalam menjalani hidup. Kenapa? Yang menilai kehidupan kita apakah sudah sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak bukan kewenangan diri kita sendiri atau orang lain yang berani menghakimi saudara, teman dan sahabatnya. Lanjutkan membaca “Hal Menghakimi dan Mengampuni”

Berpuasa yang Dikehendaki oleh Tuhan

Nababan Berdoa

“Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kau sebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?” Yesaya 58 : 5

Bulan ini, saudara kita yang beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Puasa secara umum dapat diartikan sebagai berpantang makan dan minum, puasa untuk tidak berkata bohong, melakukan kejahatan atau mengucapkan kata-kata kotor. Dalam renungan ini, kita akan mengulas puasa dari sisi firman Tuhan dalam Alkitab. Dalam kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, kata berpuasa dan pelaksanaanya ada disinggung di beberapa ayat. Lanjutkan membaca “Berpuasa yang Dikehendaki oleh Tuhan”

Mencari Keadilan pada Orang yang Benar

Nababan Berdoa

“Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus? Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?” 1 Korintus 6 : 1 -2)

Hari-hari belakangan ini berbagai bentuk ketidakadilan dipertontonkan secara terbuka dan berbagai bentuk ketidakadilan seringkali terjadi di sekitar kita. Mungkin, sebagian dari kita pernah merasakan ketidakadilan dari pemimpin kita di kantor, orangtua, sahabat, saudara kandung, atau oleh orang lain yang ada di sekitar kita. Saat diperlakukan tidak adil mungkin Anda merasa marah, kecewa dan terkadang ada yang mengambil keputusan mengundurkan diri karena tidak tahan. Lanjutkan membaca “Mencari Keadilan pada Orang yang Benar”

Mengendalikan Diri Sendiri

“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. (2 Timotius 3 : 1 – 4).

Nababan Berdoa

Seringkali dalam menjalani hidup kita tidak bisa mengendalikan diri kita sendiri. Setiap kali ada masalah kita langsung bereaksi dan marah, terkadang kemarahan kita salah arah dan salah tempat. Ini yang jadi masalah. Kita belum bisa mengendalikan diri kita sendiri saat menghadapi sebuah persoalan. Ada kalanya masalah yang datang menimpa kita adalah karena ulah kita sendiri. Lanjutkan membaca “Mengendalikan Diri Sendiri”

Kita Terlalu Sering Bersungut-sungut

“Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.” (Yakobus 5 : 9)

Nababan Berdoa

SETIAP orang pasti pernah bersungut-sungut saat disuruh orangtua atau disuruh guru kelas mengerjakan tugas di rumah. Kebiasaan bersungut-sungut seringkali membuat kita jadi mudah marah, mudah menyerah dan cenderung tidak percaya diri. Bersungut-sungut sesungguhnya tak jauh berbeda dari upaya penolakan kita terhadap sesuatu hal. Apalagi bagi kita mungkin tidak masuk akal, tapi tetap juga diperintahkan. Lanjutkan membaca “Kita Terlalu Sering Bersungut-sungut”

Orang yang Sabar Melebihi Seorang Pahlawan

Nababan Berdoa

“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.” Amsal 16 : 23

BEBERAPA kalimat untuk memotivasi dan membangkitkan semangat orang-orang yang baru saja kehilangan seringkali diucapkan oleh banyak orang. Kali­mat seperti “yang sabar ya, bu.” Atau kalimat “sabar ya, Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk semua kita ciptaan-Nya.” Kata sabar menjadi pendorong semangat kita untuk tetap berpengharapan kepada Tuhan. Lanjutkan membaca “Orang yang Sabar Melebihi Seorang Pahlawan”