Janji Tuhan Pasti Dipenuhi

Nababan Berdoa

“Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana. Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorangpun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka. Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.” Yosua 21 : 43 -45
Lanjutkan membaca “Janji Tuhan Pasti Dipenuhi”

Dilahirkan Kembali dari Roh

DAME MA DIHAMU

Diperkirakan setiap tahun terbit sekitar 300.000 buku baru di seluruh dunia. Sungguh suatu jumlah yang luar biasa! Namun, hanya ada satu buku, yaitu Alkitab, yang paling bertahan di antara semua buku itu.

Apa yang dapat kita katakan mengenai daya tarik “buku tua” ini? Jawabannya sangatlah sederhana. Buku ini adalah firman Allah, yang disampaikan dalam bahasa manusia, dan menceritakan tentang Pencipta kita dan kehendak-Nya atas dunia ini. Tidak hanya itu, buku ini juga memberikan pengertian yang paling tepat mengenai sifat dasar manusia yang membingungkan, serta alasan kita berbuat sesuatu. Lanjutkan membaca “Dilahirkan Kembali dari Roh”

Berhikmat Tetap Lebih Baik

Damemadihamu

”Kataku: “Hikmat lebih baik dari pada keperkasaan, tetapi hikmat orang miskin dihina dan perkataannya tidak didengar orang.” Perkataan orang berhikmat yang didengar dengan tenang, lebih baik dari pada teriakan orang yang berkuasa di antara orang bodoh. Hikmat lebih baik dari pada alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan banyak hal yang baik.” (Pengkhotbah 9 : 16 – 18)

Berhikmat tetap lebih baik menjadi pilihan judul renungan ini, karena menurut firman Tuhan yang dituliskan dalam Pengkhotbah dengan tegas menyam­paikan bahwa hikmat lebih baik dari pada keperkasaan, tetapi hikmat orang miskin dihina dan perkataannya tidak didengar orang. Lanjutkan membaca “Berhikmat Tetap Lebih Baik”

Sebab Kita Semua Bersalah dalam Banyak Hal

Nababan Berdoa

“Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal ; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.” – Yakobus 3 : 2.

Perasaan bersalah akan muncul ketika kita melanggar sebuah aturan. Perasaan bersalah juga akan menghantui kita ketika keinginan daging lebih me­nguasai seluruh kehidupan kita. Jika melihat kehidupan nyata seperti sekarang, banyak sekali manusia yang sudah jelas-jelas melakukan kesalahan tapi berani bersaksi dan mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Lanjutkan membaca “Sebab Kita Semua Bersalah dalam Banyak Hal”

Mengalahkan Rasa Takut

Nababan berdoa

Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat. – Roma 13 : 27.

Firman Tuhan di atas mengingatkan kita agar menempatkan segala sesuatu sesuai dengan porsi dan tempatnya. Sama halnya dengan rasa takut, semua orang memiliki rasa takut, rasa takut yang berlebihan juga bisa menghinggapi siapa saja. Alkitab banyak menuliskan ayat-ayat yang menguatkan agar kita tidak memeliharan rasa takut. Bagaimana mengalahkan rasa takut yang ada dalam diri kita? Lanjutkan membaca “Mengalahkan Rasa Takut”

Jangan Menghakimi Sebelum Waktunya

Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan. Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. – 1 Korintus 4 : 4 – 5.

Nababan Berdoa
Nababan Berdoa

Firman Tuhan sangat tegas dalam menuntun kita untuk tidak menghakimi orang lain menurut ukuran kita sendiri atau menurut ukuran dunia. Seringkali saat ini manusia menghakimi seseorang dengan seenaknya saja. Orang miskin langsung dianggap bersalah karena tidak mampu membeli ‘pasal-pasal’ dalam aturan hukum yang cenderung memenangkan orang berduit. Lanjutkan membaca “Jangan Menghakimi Sebelum Waktunya”

Tanpa Doa Kita Layu dan Redup

Nababan Berdoa
Nababan Berdoa

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. – Matius 7 : 7-8

Sejak kecil kita sudah diajarkan oleh orangtua, guru sekolah minggu di gereja, pendeta, guru agama Kristen di sekolah bagaimana berdoa dan menyampaikan permohonan kita kepada Tuhan. Doa yang disampaikan dengan tulus dari dalam hati sangat besar kuasanya. Beberapa waktu lalu seorang teman bertanya kepada saya, “Saya sudah berdoa berkali-kali dalam satu hari, berbulan-bulan, tapi tidak ada jawaban dari Tuhan. Apa yang salah dengan doa saya?” Lanjutkan membaca “Tanpa Doa Kita Layu dan Redup”