Disiksa Ibu Tiri, Bocah 4 Tahun Hanya 9 Kilogram

Ibu Tiri yg KejamMedan – Adriansyah (4), warga Gang Sidorejo, Lingkungan IV, Kelurahan Delitua, Kabupaten Deli Serdang, dirawat intensif di Ruang Rindu B Lantai III RSUP H Adam Malik Medan sejak 21 November 2012 lalu, akibat gizi buruk dan tak mampu buang air besar melalui anus. Penderitaan bocah yang ditinggal mati ibu kandungnya tiga tahun lalu ini diduga akibat perbuatan ibu tirinya berinisial M.

“Tak tau, karena aku kerja reparasi kursi pergi pagi pulang malam. Tapi kata tetangga dan abangnya, Ardiansyah sering dipukul, perutnya dipijak, jarang dikasi makan. Mungkin karena itu anak ku kena usus berlipat,” kata Sudirman (38), ayah Adriansyah kepada wartawan, Kamis (20/12/2012).

Sudirman mengaku, saat tuduhan itu ditanyakan kepada M yang merupakan istri keduanya, dia tidak pernah mengaku. “Dia tak pernah mengaku tapi tetangga bilang dia suka mukul. Kalau benar anakku disiksa, aku kecewa dan tak mau lagi menemuinya. Biar ku sembuhkan dulu anakku,” katanya lagi.

Menurut Sudirman, sebelum sakit, anak keduanya itu masih bisa buang air besar melalui anus, tapi sekarang harus lewat perut yang dilubangi. “Umur empat tahun dia seperti ini. Sebelumnya sehat-sehat saja,” ucapnya sedih.

Kepala sub bagian Humas RSUP H Adam Malik Medan, Sairi M Saragih mengatakan, pasien atas nama Ardiansyah didiagnosa mengalami gizi buruk dan tidak bisa BAB. “Anusnya ada, cuma tidak bisa BAB lewat anus. Makanya tim dokter buat tempat pembuangan diperutnya atau tindakan colostomy. Pasien juga mengalami gizi buruk karena berat badannya tidak seimbang, hanya 9 kilogram,” katanya. (Kompas)

Gubernur Sarankan Bupati Garut Minta Maaf

Bupati GarutBandung — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan sudah melakukan klarifikasi kepada Bupati Garut Aceng HM Fikri atas perbuatannya menikahi Fani Oktora, gadis berusia 19 tahun asal Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan Heryawan, Aceng mengaku secara terang-terangan di hadapan Heryawan atas semua isu yang mencuat di publik dan Aceng membenarkannya.

“Tadi Bupati sudah mengaku bahwa yang mencuat di publik itu benar, Bupati telah menikahi gadis Fani Oktora secara siri selama empat hari, kemudian setelah itu langsung menceraikannya karena ketidakcocokan. Tidak tahu ketidakcocokannya karena apa, silakan ditanyakan langsung kepada orangnya,” ujar Heryawan seusai melakukan klarifikasi kepada Aceng di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/12/2012) malam.

Kepada Heryawan, Aceng mengakui telah membuat perjanjian dengan Fani dengan menandatangani surat disertai materai bahwa mereka tidak akan memperpanjang kasus ini di hadapan publik. Aceng juga mengaku bahwa surat itu telah diperlihatkan secara langsung kepada para wartawan. Lanjutkan membaca “Gubernur Sarankan Bupati Garut Minta Maaf”

Minggu Berdarah di HKBP Maranatha Simanosor, Penuh Air Mata

PERISTIWA tragis yang menewaskan tiga balita yang ikut sekolah minggu di Gereja HKBP Resort Maranatha Simanosor, Sibabangun, Tapteng, Minggu (4/11) pagi, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga para korban. Suara tangis histeris tak henti-hentinya keluar dari mulut para orangtua korban di sela-sela menunggu jasad anaknya didatangkan dari RSU Pandan ke gereja HKBP Resort Maranatha Simanosor. Suasana haru semakin terasa tak kala sirine ambulans milik rumah sakit pemerintah setempat itu mulai terdengar.

Dan, puncak dari kesedihan itu akhirnya meledak setelah jasad para korban tiba dan diturunkan dari ambulans untuk kemudian dibaringkan di tempat yang telah dipersiapkan di dalam gereja. Suasana ini tak pelak membuat seisi gereja baik warga sekitar maupun warga luar yang datang ke lokasi pembantaian itu berlinangan air mata. Lanjutkan membaca “Minggu Berdarah di HKBP Maranatha Simanosor, Penuh Air Mata”

Diputus Pacar Lewat Facebook, Nini Gantung Diri

BATAM — Tak terima hubungan asmaranya diputuskan sang kekasih melalui Facebook tanpa sebab, Ame alias Nini (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sebelum melakukan aksinya, Ame sempat meninggalkan pesan-pesan melalui sepucuk surat yang ditujukan kepada bos tempatnya bekerja di salah satu butik di BCS Mall.

Ame diketahui mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tangga lantai dua rumah bosnya, di Perumahan Taman Kota Baloi Sabtu (10/3/2012) sekitar pukul 21.00 WIB. Lanjutkan membaca “Diputus Pacar Lewat Facebook, Nini Gantung Diri”

Sadisme yang Sudah Menghantui Anak

Ilustrasi

Pada Jumat (17/2/2012) pagi, warga menemukan SM dalam got bersimbah darah dengan luka tusuk di delapan titik. Dari hasil pemeriksaan diketahui, Amn ternyata juga telah merencanakan perbuatan sadisnya itu.

Kejadian ini berawal Rabu. Amn bersama temannya, Gb (12) dan Kf (12), mencuri telepon seluler milik SM yang disimpan di rumahnya di RT 04 RW 01 Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Kota Depok. Amn memanfaatkan kondisi fisik kedua orangtua SM yang tunanetra. Lanjutkan membaca “Sadisme yang Sudah Menghantui Anak”

5 Tewas, 300 Rumah Dibakar di Maluku Tengah

Ilustrasi

AMBON — Bentrok antarwarga kembali terjadi di Maluku Tengah. Setelah Desa Porto dan Harita yang menewaskan satu orang, sejak Jumat pukul 20.15 WIT hingga Sabtu (11/2/2012) pagi tadi terjadi bentrok antarwarga di Desa Pelauw, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Lima warga dikabarkan meninggal akibat bentrokan tersebut. Tak hanya itu, 300 rumah di Pelauw juga terbakar.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Maluku Ajun Komisaris Besar Johanis Huwae, Sabtu (11/2/2012), mengatakan, bentrokan diakibatkan perselisihan antarwarga di Pelauw dalam menentukan hari peresmian rumah adat dari keluarga Salampessy. Lanjutkan membaca “5 Tewas, 300 Rumah Dibakar di Maluku Tengah”

Tiga Anggota TNI Terjaring Operasi

Ilustrasi

PINRANG — Tim gabungan dari Batalyon Infanteri 721 Makkasau, Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dan Dinas Perhubungan melakukan operasi pemeriksaan kelengkapan berkendaraan. Dalam operasi tersebut, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak luput dari pemeriksaan. Alhasil, dalam operasi tersebut terjaring tiga anggota TNI yang berkendaraan tanpa dilengkapi surat-surat.

Perwira seksi Pers Yonif 721/ Makkasau Letnan Satu Infanteri Yan Manggala Simanjuntak kepada Kompas.com, Sabtu (11/2/2012), mengatakan, dugaan banyaknya aparat yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat berkendaraan menjadi salah satu alasan digelarnya operasi gabungan tersebut.

Lanjutkan membaca “Tiga Anggota TNI Terjaring Operasi”