Polisi Tembak Oknum TNI yang Diduga Perkosa Perempuan

Jakarta – Anggota Polsek Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, menembak dua oknum TNI yang diduga memperkosa seorang perempuan. Polisi melepas tembakan karena dua oknum TNI tersebut melarikan diri.

Informasi yang dihimpun, peristiwa penembakan diawali dari patroli polisi di Desa Jambudipa, Jumat (25/3/2016) pukul 02.30 WIB dini hari. Saat melintas di dealer motor, petugas patroli mendengar jeritan seorang perempuan. Pada saat bersamaan, terlihat ada 2 orang yang mengendarai sepeda motor berboncengan pergi meninggalkan perempuan tersebut dengan kecepatan tinggi.

Petugas Polsek Cisarua mengejar ke dua orang tersebut. Sementara seorang polisi lainnya mendekati perempuan yang berteriak. Lanjutkan membaca “Polisi Tembak Oknum TNI yang Diduga Perkosa Perempuan”

Iklan

Bripka ST Simanjuntak Tembak Istrinya dengan 4 Proyektil Peluru, 5 Lubang di Tubuh

BripkaOknum polisi Bripka ST Simanjuntak, yang menghabisi nyawa istrinya dengan menembak di kepala, perut dan pinggang, masih dalam penyelidikan pihak Polsek Kepenuhan dan Polres Rokan Hulu.

Kanit Reskrim Polsek Kepenuhan Ipda Syafarudin yang turut mengantar jenazah Resna br Nainggolan, Selasa (20/10) mengatakan, Senin (19/10) sekira pukul 10.00 WIB, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat di lokasi kejadian bahwasa terjadi penembakan.

Selanjutnya, personel Polsek Kepenuhan langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi kejadian, persinya di depan rumah korban di Jalan Baru PT Ema, Kecamatan Kepenuhan, korban ditemukan sudah terkapar bersimbah darah. Lanjutkan membaca “Bripka ST Simanjuntak Tembak Istrinya dengan 4 Proyektil Peluru, 5 Lubang di Tubuh”

Mario Steven Ambarita Sembunyi di Roda Pesawat

1a
Mario Steven Ambarita

Jakarta – Jangan pernah meniru aksi Mario Steven Ambarita (21) yang menyusup di roda pesawat Garuda GA 177 dari Pekanbaru-Jakarta. Anda bisa tewas karena kedinginan, hingga membahayakan penerbangan dan keselamatan para penumpang lainnya.

“Bahaya menyusup ini sangat bahaya. Karena diketinggian 34 ribu kaki itu suhunya sudah minus dan oksigen tipis dan suhu 0 derajat celcius,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Rabu (8/4/2015).

Dalam kondisi tertentu, sebetulnya Mario bisa saja pingsan, bahkan hingga meninggal dunia. Seperti halnya yang terjadi pria bernama Pardeep Saini (23) dan adiknya Vijay ditemukan meringkuk di bagian roda pesawat British Airways Boeing 747 penerbangan New Delhi-London pada tahun 1996. Saat ditemukan, dia berada dalam kondisi berlumuran darah. Vijay tewas, sementara sang kakak bisa selamat. Mereka kena hipotermia. Lanjutkan membaca “Mario Steven Ambarita Sembunyi di Roda Pesawat”

Sering Dipukuli, Kami Kabur Dari Rumah

illustrasi
illustrasi

BINJAI – Abang beradik, Marolen Hutahaean (10) dan Nedia (9) Hutahaean terus menangis ketika berada di Polres Binjai. Tangis bocah asal Saribudolok ini semakin menjadi-jadi ketika hendak dibawa petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Binjai, Rabu (18/2) siang.

Air mata kedua bocah yang mengaku bersekolah di SDN 1 Saribudolok ini terus jatuh membasahi baju yang mereka kenakan. Tergambar kesedihan dan rasa takut teramat dalam dari wajah mereka. Dengan kalimat terbata-bata dan berlogat Batak yang kental, kedua bocah ini menceritakan kisah duka yang mereka alami hingga mereka memutuskan kabur dari rumah meninggalkan kedua orangtua dan empat orang adik mereka.

Mereka menceritakan bagaimana kehidupan kedua orangtua yang kerap berkelahi, bercerita tentang pemukulan yang kerap mereka terima serta kerja menjadi buruh cuci. “Orangtua kami Makdin Hutahaean dan Nora br Gultom,” terang kedua bocah ini. Lanjutkan membaca “Sering Dipukuli, Kami Kabur Dari Rumah”

Pemanasan Global Bisa Bikin Ular Tumbuh Sebesar Bus

UlarPada masa di mana Bumi mengalami pemanasan global di masa lalu, reptil adalah makhluk raksasa sementara mamalia makhluk kerdil. Perbandingannya, jika ular sebesar kuda, maka kuda hanya sebesar kucing.

Dalam konferensi ScienceWriter 2013 di Gainesville, Jonathan Bloch, paleontolog dari Florida Museum of natural History mengungkapkan bahwa jika emisi karbon terus bertambah dan Bumi makin panas, di masa depan, ular bisa menjelma jadi makhluk raksasa lagi, tumbuh sampai sebesar bus.

Bloch menilik kembali periode yang disebut dengan Paleocene-Eocene Thermal Maximum, sekitar 55 juta tahun lalu. Pada periode itu, Bumi mengalami pemanasan, temperatur global meningkat 6 derajat celsius dalam jangka waktu 200.000 tahun. Lanjutkan membaca “Pemanasan Global Bisa Bikin Ular Tumbuh Sebesar Bus”

Sukses Berusaha Tanpa Gelar Sarjana

Bisnis Mick Spencer sudah beromzet Rp 10 miliar lebih.
Bisnis Mick Spencer sudah beromzet Rp 10 miliar lebih.

Menghabiskan waktu 3-4 tahun di universitas merupakan penyia-nyiaan waktu dan biaya, demikian pendapat beberapa warga muda Australia yang memilih “berkarir” dibandingkan belajar.

Mereka beranggapan bahwa pengalaman hidup tidak bisa didapat dari bangku kuliah, dan di negeri seperti Australia dan banyak negara maju lainnya, kuliah juga berarti mereka harus berutang kepada negara.

Di Australia rata-rata utang mahasiswa adalah sekitar 15.200 dolar (sekitar Rp 152 juta), dan diperlukan waktu 8,3 tahun untuk membayar kembali utang-utang tersebut. Gelar sarjana hanya diperlukan untuk profesi seperti kedokteran atau hukum. Lanjutkan membaca “Sukses Berusaha Tanpa Gelar Sarjana”

Bayi Lahir di Penerbangan Merpati

BayiJakarta – Maskapai Merpati Nusantara Airline mendapat kejutan saat penerbangannya dari Timika ke Ujung Pandang kemarin. Saat masih di udara, seorang ibu muda melahirkan bayi prematur dengan selamat, Minggu (6/1/2013) malam.

Ceritanya, seorang penumpang bernama Harmani (33 tahun) memiliki usia kehamilan tujuh bulan. Saat itu, perempuan yang bersuamikan Rudi Hamjah ini memang sedang ingin berkunjung ke Maros Sulawesi Selatan.

Pesawat Merpati dengan kode penerbangan MZ 845 ini terbang pada pukul 19.00 WIT pada Minggu (6/1/2013) semalam. Saat itu, Harmani mengalami mulas seperti ingin melahirkan. Lanjutkan membaca “Bayi Lahir di Penerbangan Merpati”