Sisi Baik di Balik Sifat Buruk

Kultur masyarakat barat menempatkan sejumlah sifat atau karakter seperti berbangga diri, rakus, serakah, malas, cemburu, emosional, dan gairah seksual sebagai sifat buruk, bahkan dianggap dosa yang mematikan. Namun, penelitian menunjukkan sifat buruk ini juga punya sisi positif, seperti dijelaskan psikolog Simon H Laham, PhD, dalam bukunya The Science of Sin, The Psychology of the Seven Deadlies (and why they are so good for you).

Si doyan makan yang pemurah. Penelitian terkini menunjukkan orang yang lapar justru lebih jarang memberikan donasi ketimbang mereka yang kenyang. Riset ini berasal dari temuan bahwa sejumlah stimulan seperti uang dan makanan diproses di bagian otak yang sama, dan terkadang saling mensubstitusi. Orang yang lapar, tak hanya memiliki keinginan lebih atas makanan namun juga uang. Jadi kalau pasangan Anda cenderung rakus saat makan, justru dengan perutnya yang kenyang, Anda akan lebih mudah mengajaknya berdonasi ketimbang orang yang tak doyan atau bahkan membatasi makan. Lanjutkan membaca “Sisi Baik di Balik Sifat Buruk”

Hati-hatilah, Abraham Samad!

Jakarta  — Belum genap dua bulan menjabat sebagai Ketua KPK, Abraham Samad telah “memenuhi” janjinya yang dia lontarkan saat mengikuti proses fit and proper test di DPR. Miranda Gultom, yang sebelumnya begitu enaknya melenggang di atas “alas tidur” para korban kasus cek pelawat yang telah masuk penjara, ditetapkan oleh KPK di bawah kepemimpinannya sebagai tersangka kasus tersebut.

Terhangat, Angelina Sondakh, bidadari Partai Demokrat yang namanya sangat sering disebut oleh tersangka dan saksi persidangan kasus wisma atlet, dia tetapkan sebagai tersangka baru, ditambah usulan pencekalan I Wayan Koster oleh Kemenhuk dan HAM. Juga tak lupa, dia berjanji bahwa dalam waktu dekat akan ada lagi tersangka baru kasus wisma atlet. Lanjutkan membaca “Hati-hatilah, Abraham Samad!”

Kritik Media dan Apriori Pemerintah

Oleh Agus Sudibyo

Hubungan antara pemerintah dan pers belakangan ditandai dengan antagonisme yang menarik sekaligus perlu direnungkan.

Di satu sisi, sebagian media kita ada yang berpatokan pada hukum besi ”Bad news is good news”. Media seperti ini memang mengembangkan pemberitaan yang terlalu berorientasi kepada dimensi konflik, skandal, dan kontroversi sedemikian rupa sehingga terkesan hanya sibuk menyoroti kelemahan-kelemahan pemerintah, tanpa apresiasi selayaknya terhadap capaian kerja pemerintah, betapapun sedikit capaian itu. Lanjutkan membaca “Kritik Media dan Apriori Pemerintah”

Kisah dari Kampung Kosong di Mentawai

Oleh Rudrik Syaputra

Setelah menemukan sejumlah mayat, Hendri bersama relawan lainnya bersiap memasukkan mayat tersebut ke kantong yang telah dipersiapkan.

Mabesik… mabesik, rakekku mabesik (sakit… sakit, kakiku sakit),” jeritan seorang bocah berumur enam tahun yang masih selamat dari gulungan gelombang tsunami di Dusun Munte, Desa Betumonga Pagai Utara, Mentawai, Sumbar.

Jeritan itu begitu jelas terdengar oleh Hendri Saleleubaja (relawan) bersama teman-teman lainnya dari arah perbukitan dusun Munte yang sudah rata dengan tanah itu. Lanjutkan membaca “Kisah dari Kampung Kosong di Mentawai”

Asmara Nababan dalam Kenangan

Oleh Ignas Kleden

Asmara Nababan meninggal dunia pada suatu hari yang seakan menjadi keinginannya sendiri: 28 Oktober 2010, Hari Sumpah Pemuda, setelah lebih dari setahun menderita kanker paru-paru.

Gejala pertama yang sempat diceritakannya ialah ketika dia kembali ke kampung halamannya di Siborong-borong, Tapanuli Utara, pada Desember 2008, untuk merayakan Natal di sana. Suatu pagi ketika dia sedang melakukan jogging, tiba-tiba saja dia kena serangan yang membuatnya tak sadarkan diri dan harus ditolong orang dengan membawanya ke rumah sakit. Lanjutkan membaca “Asmara Nababan dalam Kenangan”

8 Trik Memaksa Diri Menabung

Menabung adalah cara untuk memberdayakan diri. Kebiasaan menyisihkan uang akan memberikan rasa aman secara finansial dan kebebasan untuk membuat pilihan.

Bukan rahasia lagi bila banyak orang dengan penghasilan seberapa pun ternyata mengalami kesulitan untuk menabung. Penyebabnya, tak lain gaya hidup yang meningkat. Akibatnya, gaji selalu habis untuk membiayai gaya hidup. Padahal, untuk memulai kebiasaan menabung, Anda bisa melakukan dari hal-hal yang sederhana, demikian saran Burton Malkiel dan Charles Ellis, penulis buku The Elements of Investing. Berikut adalah delapan cara yang direkomendasikan Malkiel dan Ellis untuk membuat Anda menggunakan uang lebih jarang, dan menabung lebih sering.

Lanjutkan membaca “8 Trik Memaksa Diri Menabung”

Memerangi Terorisme

Oleh : Donny Gahral Adian

Peristiwa teror senantiasa membawa efek disruptif dan disorientasi. Penyerangan terhadap Markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, misalnya, menimbulkan disorientasi dalam pengambilan kebijakan.

Presiden menginstruksikan Panglima TNI dan Kepala Polri untuk mengecek kelengkapan persenjataan guna mencegah terulangnya peristiwa Hamparan Perak (Kompas, 24/9). Sebagai respons terhadap panglima tertinggi angkatan bersenjata, instruksi tersebut terlalu teknis dalam menyikapi terorisme.

Perang melawan terorisme memerlukan perubahan fundamental soal definisi kita tentang ”perang”, ”terorisme”, dan ”operasi mengatasi terorisme” itu sendiri. Tanpa perubahan fundamental di tataran konseptual, kita senantiasa terjebak pada kebijakan teknis yang miskin gagasan. Alhasil, deret nyawa yang hilang selalu direspons dengan deret instruksi. Lanjutkan membaca “Memerangi Terorisme”