Kapolres Solo Sebut Pengebom Bunuh Diri Manfaatkan Pergantian Petugas Jaga

1cSurakarta – Polisi belum memberikan keterangan utuh soal bom bunuh diri di Mapolresta Solo pukul 07.30 WIB Selasa (5/7). Namun Kapolresta Solo Ahmad Luthfi sudah memberikan gambaran soal kejadian tersebut dari hasil olah TKP sementara. Lanjutkan membaca “Kapolres Solo Sebut Pengebom Bunuh Diri Manfaatkan Pergantian Petugas Jaga”

GM PT PLN (Persero) Sultenggo dan Palu Melapor ke Wapres

Baringin NababanGM PT PLN (Persero) Sultenggo dan Palu Ir Baringin Nababan, MBA melaporkan kondisi kelistrikan di Wilayah Sultenggo dan Palu ke Bapak Wapres Drs Yusuf Kalla dan Gubernur Sultenggo sesudah gerhana matahari total di kantor gubernur Sulteng – Palu hari ini (09/03) . (RN)

Mutilasi 2 Anaknya, Brigadir Petrus di Tahanan: Terus Meracau, Tak Menyesal Membunuh 2 Anaknya

Ibu Kapolda sedang memberikan dukungan pada istri Brigadir Petrus
Ibu Kapolda sedang memberikan dukungan pada istri Brigadir Petrus

Jakarta – Brigadir Petrus Bakus memutilasi dua anaknya Febian (5) dan Amora (3). Petrus mengaku menjalankan bisikan Tuhan. Petrus diduga mengidap masalah kejiwaan atau schizoprenia.

Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi menyampaikan, kalau Brigadir Petrus yang berdinas di Sat Intelkam Polres Melawi tidak pernah macam-macam.

“Dilaporkan selama ini yang bersangkutan tidak ada masalah dalam kedinasan,” terang Arief, Sabtu (27/2/2016).

Lanjutkan membaca “Mutilasi 2 Anaknya, Brigadir Petrus di Tahanan: Terus Meracau, Tak Menyesal Membunuh 2 Anaknya”

7 Pendaki Tewas dan 2 Luka Bakar di Gunung Lawu yang Terbakar

tujuhMagetan – Sebanyak tujuh orang pendaki Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, dipastikan tewas saat melakukan pendakian pada Minggu (18/10) siang. Pendaki itu tewas setelah terjebak kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu.

Para korban kebanyakan berasal dari Ngawi, Jawa Timur. Hal ini ditegaskan Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora Minggu (19/10/2015) malam saat berada di pos 1 Cemoro Sewu, Magetan.

“Hingga malam ini korban tewas mencapai tujuh orang pendaki. Mereka kebanyakan berasal dari Ngawi,” ujar Kapolres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora. Lanjutkan membaca “7 Pendaki Tewas dan 2 Luka Bakar di Gunung Lawu yang Terbakar”

Ulos Batak Dipamerkan di Maluku Expo 2015

PespaAMBON— Pameran bertajuk pembangunan terus dilakukan di Kota Ambon. Dalam sebulan terakhir, sudah dua kali di gelar. Bulan lalu, Maluku Fair baru ditutup, kini dua hari lalu atau Sabtu (3/10) dibuka lagi pameran bertajuk Maluku Expo. Ribuan orang memadati pembukaannya semalam. Ini diharapkan menjadi satu dari sekian momentum kebangkitan Maluku.

Maluku Expo 2015 yang merupakan rangkaian dari pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional ke-XI yang berlangsung di Kota Ambon, Provinsi Maluku, dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua. Pameran nantinya akan berlangsung sejak 3 hingga 7 Oktober ini, diikuti 140 peserta.

Maluku Expo 2015, digelar di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu, (3/10). Masyarakat datang dari berbagai kalangan. Begitu juga dengan para peserta Maluku Expo yang turut ambil bagian dalam memeriahkan Expo Maluku ini. Lanjutkan membaca “Ulos Batak Dipamerkan di Maluku Expo 2015”

Ini Penampakan Uang Rp 6,5 M yang Terbakar

uangPapua – Pesawat Trigana Air yang jatuh di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, membawa uang sebesar Rp 6,5 miliar yang merupakan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Uang Rp 6,5 miliar itu tidak semuanya hancur, ada sebagian yang bisa diselamatkan.

Dari foto yang diterima detikcom, Selasa (18/8/2015) uang tersebut terdiri dari pecahan seratus ribuan. Uang tersebut terbungkus karung beras warna putih.

Mungkin uang tersebut tadinya tercecer dan kemudian dimasukan ke dalam karung beras tersebut. Sebab, dua karung yang menjadi bungkus uang tersebut tidak sedikitpun terlihat terbakar.

Pada bagian atas tumpukan uang tersebut terlihat bekas terbakar. Namun tidak terlihat di bagian dalam apakah ikut terbakar atau tidak. Lanjutkan membaca “Ini Penampakan Uang Rp 6,5 M yang Terbakar”

Salah Sasaran, Korban Tewas di Klender Tak Pernah Ikut Tawuran

korbanJakarta – Seorang warga kampung Jati Selatan, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, tewas akibat buntut tawuran, Jumat (17/7) lalu. Korban tewas, Subhan Wahyudi (21) dikenal tak pernah ikut tawuran.

Subhan dan temannya, Igun, keluar subuh tadi, Minggu (19/7/2015), karena ingin membeli rokok. Sebelumnya warga di lingkungannya terlibat tawuran dengan warga Cipinang Jagal, Cipinang.

“Ini buntut tawuran kemarin. 2 orang ini diculik. Emang sudah diincar karena warga situ (Jati Selatan). Polanya diintai,” ungkap petugas kepolisian, Bripka Ukke Adhan di RSCM, Salemba, Jakpus, Minggu (19/7). Lanjutkan membaca “Salah Sasaran, Korban Tewas di Klender Tak Pernah Ikut Tawuran”