Digerebek Selingkuh dengan Jaksa, Oknum Polisi Tembak Istri

DUMAI – Gara-gara dipergoki selingkuh dengan jaksa, oknum polisi berinisial Z nekat menembak perut istrinya. Sang istri pun tumbang dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Dumai untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa tersebut bermula ketika sang istri mengetahui suaminya, Brigadir Z, anggota Polres Dumai, selingkuh dengan oknum jaksa berinisial V di kamar kost di Jalan Sidorejo Kecamatan Dumai Selatan, Riau.

Sang istri kemudian melaporkan perselingkuhan tersebut ke polisi. Selanjutnya, sang istri bersama beberapa polisi langsung melakukan penggerebekan.

Penggerebekan tersebut membuat Brigadir Z marah. Tak pikir panjang, Brigadir Z mencabut senjata api miliknya lalu menembak istrinya sendiri.

Kapolres Dumai AKBP Suwoyo SIK MSI yang dikonfirmasi melalui ponselnya pada Kamis (17/12) siang membenarkan peristiwa tersebut.
Lagi

“Polwan” Seksi Berpangkat AKP Datang ke Markas Polisi, Lalu Menipu Kapolresta

ilustrasiBERMODALKAN nyali besar seperti tubuhnya, ditambah perawakan tegap dengan rambut Dea Rahmanisa menyaru sebagai polwan. Tak tanggung-tanggung, dengan memakai seragam Korps Brimob berpangkat AKP, Dea nekat mendatangi markas Polresta Pontianak untuk menipu.

Bahkan saking nekatnya, Dea menemui Kapolresta Pontianak Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat dan Kasatreskrim Kompol Andi Yul Lapawesean. Di depan para perwira itu, Dewa mengaku sebagai Akpol lulusan 2007.

Tujuan wanita asal Samarinda, Kalimantan Timur itu hanya satu, meminta penangguhan penahanan salah seorang tersangka tindak kriminal.

Sebelum mengecek keaslian identitas polisi wanita berusia 27 tahun tersebut, Hidayat memang menerima baik kedatangan Dea. Lagi

3 Pembunuh Sadis Pasutri dan Cucu Itu Ditangkap, 1 Ditembak

Medan – Tiga pelaku pembunuhan pasutri dan cucunya di Jalan Sei Padang, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang pada Jumat (23/10) ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Medan dan Polda Sumut. Ketiga pelaku yakni Yoga (20), Rory (23) dan Nanang (27) yang merupakan saudara kandung ini ditangkap di kediamannya di Jalan Seser, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (24/10) sore.

Dua pelaku Rory dan Nanang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas polisi di kedua kakinya, karena saat diamankan melakukan perlawanan. Selanjutnya, dua pelaku yang dilumpuhkan dengan timah panas polisi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan.

Pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihanto dan Kasat Reskrim Kompol Aldi Subartono turun melihat ketiga tersangka. Hingga berita ini diturunkan, kedua pelaku yang dihadiahi timah panas masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.[rgu/Rmol.co)

Sadis ! Sekeluarga Dibunuh Perampok

SadisMEDAN – Kasus perampokan yang disertai dengan pembunuhan terjadi di sebuah rumah di kawasan Jalan Sei Padang, Medan, Jumat (23/10) siang. Tiga penghuni rumah ditemukan tewas dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Ketiga korban pembunuhan sadis itu adalah pasangan suami istri berusia lanjut, Muchtar Yacob (60) dan Yati (55). Seorang lagi merupakan cucunya Andika (7). Tubuh ketiga korban ditemukan berlumuran darah penuh luka bekas bacokan.

Kepala Lingkungan V kawasan Selayang 1, Padang Bulan Medan, Gibson Tampubolon, mengatakan, Muchtar Yacob ditemukan dalam kondisi telungkup dan bersimbah darah di ruangan tengah rumahnya. “Yati, istri Yacob ditemukan bersimbah darah di dalam kamar tidurnya. Cucu mereka ditemukan tewas di kamar mandi. Jenazah ketiganya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan, untuk keperluan autopsi,” katanya, Medan, Jumat (23/10). Lagi

Sampaikan ke Anak-anakmu, Kita Bukan Keluarga Lagi!

TOBASA – Dusun Manullang (51), tersangka pembunuh bapauda dan inanguda (adik kandung ayah dan istri, red)-nya, mengaku sudah memutuskan hubungan keluarga sebelum ia menombak kedua korban hingga tewas.
“Sampaikan kepada anak-anakmu, bahwa saya tidak satu keluarga lagi denganmu!” kata Dusun di kediaman korban di Desa Sigordang, Kecamatan Siantar Narumonda, Tobasa, saat pertemuan mereka sebulan lalu.

Itu tertuang dalam 24 adegan rekonstruksi yang digelar Polres Tobasa kemarin (5/10). Adegan memutuskan hubungan keluarga itu ada pada adegan keempat, tepatnya terjadi dua hari sebelum kejadian. Saat itu Dusun tidak setuju lahan sawah peninggalan leluhur mereka dijual keapada orang lain. Tetapi korban bersikeras, kemudian Dusun berontak hingga memutuskan hubungan kekeluargaan melalui ucapannya.

Sebagaimana diberitakan, kedua korban masing-masing Arden Manullang (65) dan istrinya Ledy br Marpaung (60). Mereka tewas ditombak tersangka pada 10 September lalu. Lagi

Forensik Ambil Sampel di Rumah Terduga Pelaku Pembunuh Bocah dalam Kardus

KardusJakarta – Pihak kepolisian sudah mulai mengerucutkan penyelidikan kasus pembunuhan bocah perempuan (9) di dalam kardus, ke arah terduga pelaku. Tim forensik bahkan telah mengambil sampel di rumah terduga pelaku tersebut.

“Forensik sudah mulai melakukan olah TKP di salah satu rumah yang dicurigai,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan hari ini, Rabu (7/10/2015).

Hanya saja, Krishna belum mau menjelaskan lebih rinci rumah itu milik siapa dan di mana alamatnya. Krishna juga tidak menyebutkan, apakah rumah tersebut ditempati oleh 2 orang saksi yang sebelumnya diamankan polisi atau bukan.

Krishna juga belum mau menjelaskan, apakah orang yang dicurigai yang menempati rumah tersebut sudah dalam pengamanan polisi atau belum. Lagi

Istri Penikam Pemilik Toko Kaget, Tiba-tiba Polisi Datang ke Rumah

bunuhIstri pelaku penikamam terhadap Nurhalimah, Sorta br Nababan (54), kepada wartawan tadi malam menjelaskan, awalnya sekira pukul 18.30 WIB, ia dan suaminya sedang berdua di rumahnya. Mereka duduk-duduk di teras depan rumah.

Tak lama kemudian, Emerson pamit kepadanya hendak ke grosir yang berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya. Sepeninggal suaminya, dia pun lantas bergegas pergi ke arah yang berlawanan, hendak membeli sayur.

“Di depan ininya kami tadi duduk-duduk. Datang dia (Emerson) mengatakan; pergi dulu aku beli piting lampu. Iyalah, aku pun kesanalah dulu mau beli sayur, kubilang sama dia,” terang Sorta.

Lanjut dijelaskannya, kira-kira sejam kemudian, saat mendekati rumahnya, dia sudah melihat banyak orang. Waktu masuk ke dalam, Sorta melihat sudah banyak polisi. Saat itu pula dia melihat suaminya terbaring dan bersimbah darah di lantai kamar. Kondisi suaminya sudah terbujur kaku dan pada dada kirinya teradapat luka. Ada juga sebilah pisau belati di sebelahnya. Lagi

Previous Older Entries

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

NaBabAn

Pslm 133-1 "Idama, denggannai dohot sonangnai molo tung pungu sahundulan angka na marhahamaranggi !!!", HORAS !!!... Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 43.010 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: