Korban Tewas Bertambah, Total Menjadi 132 Orang

TerorParis – Sebanyak 3 dari korban kritis akibat penembakan dan pengeboman di Paris menghembuskan nafas terakhir. Angka ini menambah total korban tewas yang sebelumnya 129 menjadi 132 orang.

Sementara itu dikutip dari AFP, Senin (16/11/2015) masih ada 42 orang yang dirawat intensif. Sebelumnya diberitakan bahwa total korban luka adalah sebanyak 352 orang.

Para korban tewas berasal dari berbagai latar belakang mulai dari sepupu pemain timnas Prancis, anggota dewan, mahasiswi, hingga arsitek. Sebagian korban tewas yang telah teridentifikasi dikenal sebagai figur yang baik.

Petugas berwajib masih terus melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap pelaku hingga saat ini. Salah seorang teroris yang meledakkan diri diketahui sebagai pemilik paspor darurat atas nama Ahmad al Mohammad.
(bag/hat)

Iklan

Kritikan Bertubi-tubi untuk Arab Saudi Usai Tragedi Mina

Mina3Riyadh – Berbagai kritikan diarahkan kepada pemerintah Arab Saudi atas terjadi tragedi Mina yang merenggut lebih dari 700 nyawa. Saudi diminta mencari solusi yang tepat untuk menangani banyaknya jemaah di Mina, setiap musim haji.

Seperti dilansir New York Times, Jumat (25/9/2015), Direktur Eksekutif Yayasan Penelitian Warisan Islam, Irfan al-Alawi yang juga dikenal sebagai pengkritik keras otoritas Saudi menyebut insiden ini merupakan dampak dari buruknya pengelolaan otoritas Saudi. Terlebih melihat insiden serupa pernah terjadi beberapa kali sebelumnya.

Pada tahun 1990 lalu, sedikitnya 1.426 orang meninggal dalam insiden desak-desakan dan saling injak di Mina. Insiden terbaru yang terjadi pada Kamis (24/9) waktu setempat, tercatat sebagai insiden paling parah dalam 25 tahun terakhir di Saudi. Lanjutkan membaca “Kritikan Bertubi-tubi untuk Arab Saudi Usai Tragedi Mina”

Istri Dubes Indonesia di Pakistan Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

ISLAMABAD – Helikopter militer Pakistan yang membawa sejumlah diplomat asing menuju ke tempat acara peluncuran suatu proyek di Gilgit, Baltistan, Pakistan, jatuh dan menewaskan enam korban jiwa. Menurut keterangan dari militer Pakistan, korban tewas dalam kecelakaan itu termasuk duta besar Norwegia dan Filipina, serta istri duta besar Malaysia dan Indonesia.

Ada pun Perdana Menteri Nawaz Sharif menuju Gilgit, yang merupakan daerah pegunungan di utara, dengan pesawat yang berbeda. Rencananya, PM Sharif akan meluncurkan dua proyek di tempat tersebut. Nawaz Sharif segera kembali ke Islamabad setelah kecelakaan terjadi.

Juru bicara militer Asim Bajwa menulis di akun Twitter bahwa empat warga asing dan dua pilot meninggal dalam kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa duta besar Polandia dan Belanda mengalami cedera dalam musibah tersebut. Media mengatakan terdapat 11 warga asing dan enam warga Pakistan menumpang helikopter M-17 yang jatuh di atas sekolah di Gilgit dan kemudian terbakar. (Kompas)

Gempa 7,9 SR di Nepal Tewaskan 718 Orang

Ada 5 WNI di Nepal, Seorang Putus Kontak

NepalKathmandu – Gempa bumi berkekuatan besar memporak-porandakan Nepal, Sabtu (25/4), menewaskan sedikitnya 718 orang tewas dan lebih 100 lainnya terluka. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Laxmi Dhakal memperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat. Gempa ini merupakan gempa paling dahsyat yang pernah melanda Nepal dalam kurun waktu 80 tahun terakhir.

Kuatnya gempa menyebabkan sejumlah rumah roboh, situs peninggalan kuno tumbang dan memicu longsor di Himalaya. Pemerintah Nepal menjelaskan gempa telah membuat kerusakan parah dan luas di sekitar pusat gempa. “Kami membutuhkan dukungan dari lembaga-lembaga internasional yang memiliki pengetahuan dan peralatan untuk mengatasi masalah darurat yang saat ini kami hadapi,” kata Menteri Informasi Nepal, Minendra Rijal.

Lanjutkan membaca “Gempa 7,9 SR di Nepal Tewaskan 718 Orang”

DK PBB Desak Dunia Bantu Pemerintah Irak Hadapi ISIS

PBBNEW YORK – Dewan Keamanan PBB, Kamis (7/8/2014), mendesak masyarakat internasional membantu Irak mengatasi krisis kemanusiaan yang dipicu serangan kaum militan ISIS yang telah menyebabkan ratusan ribu warga Irak lari dari rumah mereka.

Dewan beranggota 15 negara itu bertemu dalam sebuah rapat tertutup di markas PBB di New York, saat Amerika Serikat sedang menimbang sejumlah tindakan termasuk kemungkinan menurunkan bantuan lewat udara bagi warga sipil yang terperangkap. Dewan itu meminta “masyarakat internasional mendukung pemerintah dan rakyat Irak dan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk meringankan penderitaan penduduk,” kata sebuah pernyataan bersama dari 15 anggota DK itu.

Duta Besar Irak, Ali al-Hakim, mengatakan pertemuan itu difokuskan pada upaya bantuan darurat untuk membantu warga sipil yang melarikan diri dari kekerasan. Ia membantah laporan bahwa serangan udara telah dilakukan terhadap kaum militan. “Belum ada serangan yang telah dilakukan,” kata Hakim. “Item pertama adalah bantuan kemanusiaan segera untuk Irak, di dalam Irak. Itulah yang segera diminta dan kelihatannya sedang dilakukan sekarang.” Lanjutkan membaca “DK PBB Desak Dunia Bantu Pemerintah Irak Hadapi ISIS”

Melacak Pesawat Hilang

LacakHingga Minggu (16/3), terhitung sembilan hari pesawat Boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 menghilang. Setelah pencarian di Laut China Selatan tidak membuahkan hasil, Sabtu (15/3/2014), muncul informasi baru yang mengarah pada pembajakan pesawat itu.

Sejak awal, para ahli penerbangan bingung dengan putusnya kontak pesawat yang dilengkapi peralatan canggih itu tanpa ada peringatan darurat sebelumnya. Ketidakpastian kian bertambah setelah seminggu pencarian di Laut China Selatan tidak menunjukkan tanda-tanda ada pesawat jatuh. Padahal, kawasan itu tergolong ramai dan dipantau banyak satelit.

Saat sebuah pesawat hilang kontak, asumsi pertama yang muncul biasanya adalah pesawat jatuh. Dari kontak terakhir, posisi hilangnya pesawat dapat dilacak. Adapun posisi pasti jatuhnya pesawat dapat dilihat dari pecahan badan pesawat yang terlihat ataupun pancaran sinyal emergency locator transmitter (ELT). Lanjutkan membaca “Melacak Pesawat Hilang”

Keberadaan Pesawat Malaysia Airlines Masih Misterius

MASKualalumpur – Upaya pencarian dan penyelamatan internasional masih belum menemukan puing-puing yang bisa dipastikan berasal dari jet Malaysia Airlines, lebih dari dua hari setelah pesawat itu hilang secara misterius, kata seorang pejabat, Senin (10/3/2014).

“Saudari dan saudara, sayangnya, kami belum menemukan apa pun yang tampaknya merupakan obyek dari pesawat itu, apalagi pesawat itu sendiri,” kata Azharuddin Abdul Rahman, Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia.

Dengan tidak ada petunjuk kuat mengenai apa yang terjadi dengan pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan 370 itu, Azharuddin hanya punya beberapa jawaban atas banyak pertanyaan yang muncul dalam konferensi pers seputar apa yang menimpa pesawat itu. Pesawat tersebut hilang pada Sabtu dini hari dengan 239 orang di dalamnya. Pesawat itu tidak ada sinyal marabahaya.

“Kami memahami bahwa Anda ingin jawaban dari kami. Kami juga sama seperti Anda semua,” katanya. Lanjutkan membaca “Keberadaan Pesawat Malaysia Airlines Masih Misterius”