Cinta Memang Tak Memandang Fisik

Pernikahan Fandi Barita Sitanggang dan Dame Boru Siringoringo mendapat banyak Pujian, Pemberkatan Pernikahan keduanya dilangsungkan di Gereja GKPS Kongsi Laita, Sondi Raya, Kabupaten Simalungun, Kamis (12/7/18 ) sekitar pukul 10:00 WIB.

Kebahagiaan terpancar dari raut wajah kedua mempelai pasangan Fandi Barita Sitanggang dan Minta Dame Boru Siringoringo. Lanjutkan membaca “Cinta Memang Tak Memandang Fisik”

Iklan

Partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit Sedunia Sukses

BorsakLintongnihuta – Setelah ratusan tahun lamanya, Partangiangan Pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit Saportibi (se-dunia) yang berlangsung selama dua hari, 8– 9 Juli di Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja dan Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta, Humbahas berlangsung meriah dan sukses. Lanjutkan membaca “Partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit Sedunia Sukses”

Inilah Jenis Ulos Batak dan Fungsinya dalam Budaya Batak

Pemakai Ulos Batak
Ulos Batak pada acara tortor

Suku atau Bangso Batak memiliki adat dan budaya tersendiri. Salah satunya adalah pakaian adat khas batak Toba. Batak Toba atau biasa dibilang Bangso Batak, memiliki kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan oleh siapapun (kecuali dirinya sendiri tidak tahu diri) dalam melakukan kegiatan atau acara atau ritual apapun yang erat hubungannya dengan adat batak. Seperti menggunakan / memakai ULOS. ULOS ini tidak bisa lepas dari Budaya Batak, karena ULOS bagian terbesar dari Adat Batak.
1. Ulos Antak-Antak
Ulos Antak-Antak dipakai sebagai selendang orang tua untuk melayat orang meninggal, dan dipakai sebagai kain dan biasa dililit / hohop-hohop waktu acara manortor. Lanjutkan membaca “Inilah Jenis Ulos Batak dan Fungsinya dalam Budaya Batak”

Sari Matua, Saur Matua & Mauli Bulung di Tengah Masyarakat Batak

Pendahuluan

Foto0966Berbicara tentang Sari Matua, Saur Matua dan Mauli Bulung adalah berbicara tentang kematian seseorang dalam konteks adat Batak. Adalah aksioma, semua orang harus mati, dan hal itu dibenarkan oleh semua agama. Bukankah pada Kidung Jemaat 334 disebut: “Tiap orang harus mati, bagai rumput yang kering. Makhluk hidup harus busuk, agar lahir yang baru. Tubuh ini akan musnah, agar hidup disembuhkan. di akhirat bangkitlah, masuk sorga yang megah.”

Selain yang disebutkan diatas, masih ada jenis kematian lain seperti “Martilaha” (anak yang belum berumah tangga meninggal dunia), “Mate Mangkar” (yang meninggal suami atau isteri, tetapi belum berketurunan), “Matipul Ulu” (suami atau isteri meninggal dunia dengan anak yang masih kecil-kecil), “Matompas Tataring” (isteri meninggal lebih dahulu juga meninggalkan anak yang masih kecil). Lanjutkan membaca “Sari Matua, Saur Matua & Mauli Bulung di Tengah Masyarakat Batak”

Panitia Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Terbentuk

Siborongborong – Parsdaan Borsak Mangatasi Nababan Boru Bere (PBMNBB) se Indonesia, setiap tanggal 13 Oktober mengadakan partangiangan untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan berdoa bersama diseluruh penjuru dunia.
Untuk itu Ketua Umum PBMNBB Indonesia Dr Anthon Sihombing Nababan MM dan Sekretaris Jenderal Drs Lesman Sihombing Nababan MM telah membentuk panitia Partangiangan dipusatkan di Tipang tanggal 13 Oktober 2015 yang akan datang. Susunan Panitia adalah :

image072

  Lanjutkan membaca “Panitia Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Terbentuk”

Jadi Agenda Tahunan, Horja Bius dan Mangalahat Horbo

Tomok – Pesta Budaya Horja Bius dan Mangalahat Horbo, diobyek wisata Sigalegale Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir berjalan lancar, Jumat (7/8).

HorjaSerangkaian acara diisi dengan Borhat Borhat (pemberangkatan) yang disajikan dengan membawa makanan sajenan seperti itak gurgur (Tepung Beras), pisang, daging kambing yang telah dimasak dan disusun rapi dalam piring yang dibawa ratusan warga menuju makam Ompu Soributtu Sidabutar, sebagi tambak nenek moyang pertama Sidabutar di Tomok, Samosir.

Acara dilanjutkan dengan membawa sesajen yang sama ke Danau Toba, namun ditambah dengan sepasang ayam putih yang hidup dan dipersembahkan ke penghuni Danau Toba sesuai dengan adat melalui panduan dari seorang “datu” (orang pintar). Lanjutkan membaca “Jadi Agenda Tahunan, Horja Bius dan Mangalahat Horbo”

Pembangunan Sopo Panisioan Pomparan ni Borsak Mangatasi Nababan

SOPOPerkembangan Pembangunan Sopo Panisioan Pomparan ni Borsak Mangatasi Nababan/Boru/Bere di TIpang:
Tu Ompung/Amang/Hahadoli/Anggidoli/Namboru/Iboto/Lae/Bere/Ibebere, as rap paturehon hita di pembangunan Sopo Panisioan na sedang tabangun di Desa Tipang tempat kelahiran Borsak Mangatasi Nababan.
Perkembangan pembangunan dapat dilihat pada leaflet terlampir sekaligus sebagai undangan untuk menghadiri Parriaan Bolon di Pematang Siantar tanggal 12 Oktober 2015 mulai pukul 13:00 WIB dan Partangiangan 13 Oktober 2015 di Desa Tipang (Pengkotbah: Pdt. Dr. S.A.E. Nababan).
Mohon sumbangan sukarela untuk pembangunan Sopo Panisioan dapat di transfer ke rekening Bank BCA No. 5800 240 524 a.n. Parsadaan Borsak Mangatasi Nababan. Note: Mohon jumlah dan nama yang mentransfer dapat di sms ke no 0852 1164 6811.
Mauliate,
Bisman Nababan, Ph.D.