Garuda Boeing 737-800 NG,Tingkatkan Pelayanan ke Silangit

Silangit – Maskapai Garuda Indonesia terus meningkatkan pelayanan penerbangan komersial jarak dekat dan jauh. Kali ini Garuda memanjakan penumpangnya dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Sisingamangaraja XII Silangit menggunakan jenis pesawat terbaru, yakni Boeing 737-800 NG (Next Generation). Uniknya, terbang perdana Garuda yang sempat stop beroperasi itu sebelumnya menggunakan tipe Bombardier CRJ 1000 dan dinahkodai dua orang bermarga Hutabarat.

Pantauan wartawan di lokasi, pesawat mendarat di landasan pacu Bandara Internasional Silangit dengan membawa 39 penumpang, Minggu (17/2) pukul 09.30 WIB. Pilot Edward Hutabarat dan Co-Pilot Yanson Hutabarat mengaku senang menginjakkan kaki di Bona Pasogit.

“Cuaca cukup mendukung, cukup senang bisa menginjak tanah kelahiran,” kata Edward yang mengaku tanah kelahirannya dari Parit Matia Pahae Jae.

Edward mengatakan, panjang runway untuk mendukung jenis pesawat berbadan lebar sudah cukup 2.650 meter. Hanya saja masih perlu di-overlay agar nyaman.

“Permukaannya masih perlu di overlay lagi agar rata dan lebih nyaman landing maupun take off,” tambahnya.

Edward berharap, para penumpang khususnya dari Tapanuli Raya menggunakan Garuda yang sudah memakai pesawat jenis terbaru dengan kapasitas 189 seat. “Tentunya Garuda mendukung pariwisata Danau Toba, mari terbang bersama kami,” ajaknya.

Sementara itu Kepala Bandara Internasional Silangit M Hendra Irawan didampingi Ermansyah Saragih mengatakan bahwa hal ini merupakan sejarah. Sebab selama dua minggu terakhir, sudah ada pesawat jenis terbaru melayani rute ke Silangit.

“Kita senang dengan adanya rotasi tipe pesawat jenis terbaru yang akan mendukung pariwisata di Danau Toba,” katanya.

Irawan berharap airliner lainnya semakin termotivasi merotasi pesawatnya sehingga akan semakin kompetitif demi peningkatan kualitas pelayanan penumpang dari dan ke Silangit.

Pihak bandara juga saat ini diakuinya sedang membenahi infrastruktur pendukung, di antaranya overlay landasan pacu, perluasan apron, parking stand pesawat, taxi way.

“Kondisi 50 persen dan diharapkan Mei sudah rampung. Sehingga nantinya kapasitas pesawat parkir bisa lebih banyak serta penumpang pun lebih nyaman,” ungkapnya.

Sebelumnya disebutkan, kembali dibukanya rute Garuda Indonesia ke Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII, Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara dengan pesawat yang lebih besar, yakni Boeing B737-800 NG sepanjang 41 meter lebih, menandai perkembangan pariwisata kawasan Danau Toba yang terus membaik. “Pengoperasian Boeing tersebut kami harapkan dapat mengakomodir demand pasar yang tinggi atas layanan penerbangan Jakarta-Silangit,” ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah.

Pikri mengungkapkan, peningkatan kapasitas pada rute Jakarta-Silangit ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional untuk senantiasa mendukung program pemerintah, khususnya dalam mengembangkan 10 destinasi prioritas yang disiapkan untuk menjadi Bali Baru di Danau Toba.

“Dengan menggunakan armada B737-800 NG ini, Garuda Indonesia menawarkan kenyamanan lebih bagi penumpang dari dan menuju Danau Toba dengan fasilitas penerbangan maskapai bintang 5. Di mana selama pernerbangan berdurasi lebih dari dua jam ini, penumpang dapat menikmati in-flight entertainment yang terdapat pada armada tersebut serta dilayani awak kabin terbaik di dunia versi Skytrax,” jelas Pikri.
Untuk diketahui, Maskapai Garuda Indonesia sempat menutup rute ke Silangit pada 3 Januari lalu. Namun pada 27 Januari lalu, Garuda kembali terbang ke Silangit. Pesawat Boeing ke Silangit menggantikan pesawat Garuda CRJ-1000 yang berkapasitas 96 orang. Dengan kapasitas yang berbeda, menunjukkan potensi bertambahnya wisatawan yang datang ke Danau Toba.

Kembalinya Garuda ke Silangit disambut baik oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo berharap, dengan armada yang baru, Garuda bisa membawa wisatawan untuk datang melihat keindahan Danau Toba. ”Ini adalah kabar yang menggembirakan. Ini semakin memacu kita untuk terus mengembangkan pariwisata di Danau Toba,” ungkapnya.

Dari berbagai sumber menyebutkan Boeing 737 adalah pesawat yang dilengkapi teknologi canggih. Pesawat 737 NG boleh dikatakan sebagai model baru karena ciri-cirinya yang banyak berbeda dengan seri-seri yang lama.

Boeing membuat 737-800 yang mampu terbang lebih jauh dam menampung penumpang lebih banyak daripada versi sebelumnya. Pada varian ini, kokpitnya telah dilengkapi dengan HUD (Head Up Display). Peralatan ini biasanya dipakai pada pesawat militer/pesawat tempur. Fungsinya adalah untuk mempermudah pilot dalam menentukan kemiringan pesawat baik secara vertikal maupun horizontal.

Di Indonesia, Boeing 737 merupakan standar armada bagi maskapai-maskapai. Hampir semua maskapai penerbangan di Indonesia pernah dan atau masih mengoperasikan 737, baik varian original (seri-200) varian Classic atau pun Next Generation (NG)

Untuk diketahui, penerbangan langsung Jakarta-Silangit dengan melayani penerbangan 4 kali dalam sepekan, yakni Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Dengan keberangkatan dari bandara Internasional Soekarno Hatta dengan GA268 pada pukul 07.35 WIB dan akan tiba di Bandara Internasional Silangit pada pukul 09.35 WIB.

Kemudian terbang kembali dari Bandara Internasional Silangit dengan GA269 pada pukul 10.40 WIB dan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 13.00 WIB.(as/gus/smg/nt)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s