Pelebaran Jalan Diduga Gunakan Material Ilegal

Tarutung – Proyek pengerjaan jalan Tarutung-Si­bolga, di Kecamatan Adiankoting, Kabu­pa­ten Tapanuli Utara (Taput) berbiaya Rp 30 miliar diduga sebagian menggunakan bahan material dari tambang galian C ilegal. Me­nurut informasi, bahan material tam­bang galian C ilegal yang diduga digunakan dalam proyek pelebaran Jalan Tarutung-Sibolga tersebut berasal dari tambang galian C yang beroperasi di Kecamatan Pahae Jae Taput.

“Kita mendengar bahan material yang digunakan untuk pengerjaan proyek pele­baran sebagian berasal dari tambang galian C ilegal yang beroperasi di Pahae Jae,” ujar sumber yang enggan menyebut namanya kepada wartawan, Jumat (19/10).

Dia mengungkapkan adapun bahan material yang bersumber dari tambang galian C ilegal tersebut berupa batu dan pasir. “Bahan material yang digunakan be­rupa batu dan pasir,” ungkapnya.

Kasatker Balai Besar Jalan Nasional Wilayah II Sumatera melalui PPK Proyek Pe­lebaran Jalan Tarutung-Sibolga Saleh Ha­rahap ketika dikonfirmasi wartawan membantah pihaknya ada menggunakan bahan material dari tambang galian C ilegal untuk proyek pelebaran jalan.

Menurutnya, proyek pengerjaan pel­a­baran Jalan Tarutung-Sibolga, seluruhnya menggu­nakan bahan material dari tambang galian C yang legal dan punya izin lengkap. “Jadi tidak ada kita menggunakan material dari tambang galian C ilegal. Seluruh bahan material yang kita gunakan dalam proyek pelebaran berasal dari tambang yang punya izin lengkap,” ujarnya saat dihubungi Analisa. (can/Analisa)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s