Polda Tahan Mantan Bupati Tapteng

Medan – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menahan mantan Bupati Tapanuli Tengah berinisial RBS, dalam kasus dugaan penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2013.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Kamis, mengatakan, tersangka itu saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda.

Menurut dia, tersangka RBS ditangkap polisi di Bandung, Selasa (16/10) dan selanjutnya dilakukan penahanan di RTP Polda Sumut.

“Tersangka ditangkap atas pengaduan korban Evi Rosnani Sinaga warga Sibolga dengan nomor laporan No 848/VII/2018 di Polda Sumut,” ujar AKBP MP Nainggolan.

Ia menjelaskan, pada tahun 2014, saat tersangka menjabat Bupati Tapanuli Tengah menyuruh korban dan suaminya untuk mencari CPNS dengan ketentuan lulusan S-1 sebesar Rp 165 juta dan lulusan D-3 sebesar Rp 135 juta.

Selanjutnya, korban mendapatkan CPNS delapan orang dan menyerahkan uang pengurusannya kepada tersangka dengan total Rp 1.240.000.000,- yang diserahkan dalam empat tahap.

Pada tanggal 29 Januari 2015 sebesar Rp 570 juta yang diserahkan korban bersama suaminnya kepada tersangka dirumah dinas di Sibolga.Tidak ada dibuatkan kwitansi tanda terima, namun disaksikan Joko ajudan tersangka.

Kemudian, tanggal 30 Januari 2014 sebesar Rp120 juta dikirim oleh korban melalui Bank Mandiri Cabang Jalan Gatot Subroto Medan, ke rekening atas nama Farida Hutagalung.
Pada tanggal 3 Februari 2014 sebesar Rp 500 juta dikirim korban dari Bank Mandiri Jalan Kirana Raya Medan Petisah ke rekening Farida Hutagalung.
“Pada tanggal 17 Agustus 2014 diserahkan sebesar Rp 50 juta tanpa kwitansi,” ucap Nainggolan.

Ia mengatakan, Polda Sumut juga menyita barang bukti satu lembar bukti pengiriman uang Rp120 juta ke rekening Farida Hutagalung, dan satu lembar bukti pengiriman uang Rp500 juta ke rekening Farida Hutagalung.

Surat pengumuman dan syarat penerimaan CPNS di Kabupaten Tapanuli Tengah, nama-nama peserta CPNS, surat keputusan kelulusan CPNS, dan dua lembar slip penarikan uang oleh Farida Hutagalung.

“Tersangka melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUH Pidana, Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,” kata mantan Kapolres Nias Selatan itu.
Pewarta : Munawar Mandailing

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s