Tim Nikson-Sarlandy Gelar Gotong Royong

Pahajulu – Tim pemenangan calon Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson-Sarlandy nomor urut 1 pererat persatuan melalui budaya gotong royong di 5 Desa bersama masyarakat Kenegerian Sigompulon bertempat di Desa Lumban Gaol, Lumban Dolok, Lumban Tonga, Simardagiang, Pangurdotan Kecamatan Pahae Julu, Sabtu (10/11).

Jimmi Tambunan ketua tim Pemenangan Nikson-Sarlandy gelar satukan kekuatan antar desa di Kecamatan Pahae Julu, menurutnya menjalin kekuatan dengan menggelar gotong royong lebih tepat ketimbang harus perang di media sosial seperti yang dilakukan tim pemenangan pasangan lainnya.

Mengarahkan tim dan simpatisan kearah yang positif merupakan langkah bijak ketimbang harus membiarkan massa perang dimedia sosial yang rentan melanggar peraturan yang berlaku.

Diakuinya tim pemenangan pasangan calon nomor satu sudah mengarahkan massanya kearah yang lebih positif termasuk membangkitkan semangat gotong didesa masing-masing.

Maju mundurnya suatu daerah bagaimana seiring pemimpin mengarahkan massanya serta bagai dia menjalankan roda pemerintahan didaederah itu.

Tidak hany keuntungan bersih serta kekompakan, dilaksanakanya gotongroyong juga berdampak peningkatan kepedukian antar sesama serta terpeliharanya kebersamaan.

“Budaya gotong royong akhir-akhir ini kian terkikis, sehingga kita harus menggalakkan kembali, hilangnya budaya gotong royong tersebut diakibatkan kemajuan teknologi serta medsos yang tidak terkoordinir dengan baik.

Desa sigompulon Kecamatan Pahae julu, mengecam oknum pelaku postingan yang tidak sehat bahkan memburuk burukkan sala saru pasangan calon.

“Kami tidak percaya dengan media sosial dengan postingan yang btidak bertanggungjawab, bahkan meniadakan apa yang sudah diterimanya,” ujarnya.

Nikson Nababan, mengaku salut dengan kebersamaan yang dimiliki tim pemenangan Kecamatan Pahae Julu yang memilih memper kuat barisan lewat budaya gotong royong.

Terimakasih dengan kebersamaan yang dimiliki Kecamatan Pahae Julu, sebab memelihara budaya gotong royong. Diakuinya budaya gotong royong tersebut sudah terkikis daikalangan masyarakat, semoga desa lainya meniru komitmen tetsebut. (as/rah)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s