Sopir I Bus ALS Akhirnya Ditangkap

Tarutung – Polres Tapanuli Utara (Taput) akhir­nya menangkap sopir I bus ALS, AN (36), yang sebelumnya melarikan diri setelah terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang menabrak anggota Polres Taput Brigdir David Marpaung tewas di tempat kejadian di Jalan Lintas Sumatera (Ja­linsum) Tarutung-Pahae Desa Lobupining, Keca­ma­t­an Pa­hae Julu, Kabupaten Tapa­nuli Uta­ra (Taput) beberapa waktu lalu. 

Menurut Kapolres Taput, AKBP Dr  JT Hutabarat MSi, sopir I bus AN, yang dite­tap­kan se­bagai tersangka itu ditangkap setelah dilakukan pengem­bangan dan kerja sama dengan supir II bus yang merupakan keluarga tersangka dan pihak perusahaan bus ALS.

“Informasi dari sopir II yang merupakan keluarga so­pir I kita kembangkan dan, kita minta supaya pihak ke­luarga dan pihak perusahaan bus ALS, agar mengantar yang bersangkutan dari pada kami mengejarnya,” ujar Ka­polres kepada wartawan, Se­lasa (22/8).

Kapolres mengatakan, saat ini sopir bus ALS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Ru­tan) Polres untuk menja­lani proses hukum selanjut­nya. “Sampai saat ini masih di­lakukan langkah-langkah dan proses se­lanjutnya,” ujar­nya.

Saat ditanya wartawan, sopir AN meng­akui, sebelum kejadian awalnya bus berang­kat dan mengangkut penum­pang umum dari Jakarta tujuan Medan. Namun saat kejadian di lokasi dan dalam situasi macet, tiba-tiba bus hilang kendali hingga menyeruduk warga yang berada di pinggir jalan.

“Bus kami dari Jakarta tu­juan Medan dan saya yang mengemudikannya. Saat itu bus tergelincir, direm tetap jalan terus, dan netral dalam keadaan hidup,”ujarnya.

Dia juga mengakui, bus yang dikemudikannya bukan mengangkut rombo­ngan je­maah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meskipun ada nomor kode rombongan melekat di bus pada saat kejadian itu meru­pakan ulah kondektur, agar bis diprioritaskan pada situasi macet.

“Jadi bus kami bukan membawa rombongan jemaah haji, kalaupun ada kode bus rombongan yang bikin itu kernek (kondektur),” tandas­nya.

Dia menambahkan, usai kejadian dia melarikan diri dari lokasi dengan menyelinap dari keramaian untuk meng­hindari amu­kan massa. Dari lokasi dia menum­pa­ng angku­tan umum dari Pahae ke Ta­ru­tung. Setiba di Tarutung berangkat ke Me­­dan menum­pang bus mini Koperasi Bin­­tang Tapanuli (KBT).

Bus penumpang ALS BK 7130 LO sebelumnya me­nabrak anggota polisi dan sopir truk hingga tewas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Taru­tung-Pahae KM 32 Desa Lo­bu­pi­ning, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (10/8) lalu.

Selain menabrak polisi dan sopir bus ju­ga menabrak se­peda motor dan dua war­ga yang berada di pinggir jalan. (can)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s