Pelatihan oleh Rumah Tani Tapanuli: Penguatan Kapasitas dan Peningkatan SDM

Adiankoting  – Ketua Rumah Tani Tapanuli (RUMATA) Rijon Manalu, SPd.K melaksanakan pelatihan ternak ayam untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kapasitas dan peningkatan SDM kepada masyarakat di Desa Pancurbatu, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara (Taput), diikuti peserta yang berasal dari berbagai kelompok dari tiga desa.

Rijon Manalu menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ternak ayam merupakan program Rumata sebagai wujud menigkatkan kapasitas dan sumber daya manusia (SDM) petani, sebagaima visi Rumata untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Rumata konsisten memperjuangkan hak-hak petani dan mendampingi petani serta melakukan penguatan kapasitas kepada petani demi terwujudnya petani yang sejahtera, mandiri dan berdaulat,” kata Rijon, Minggu (30/7).

Peserta yang hadir merupakan masyarakat petani ternak ayam, baik sudah memulai maupun yang sedang merencanakan, berasal dari 3 desa, yakni Desa Pancurbatu I, Pancurbatu II dan Pancurbatu III.

Kepala Desa Pancurbatu J.Hutapea menyampaikan terimakasih atas kegiatan pelatihan ternak ayam yang dilaksanakan Rumata.

“Kami masyarakat sangat merindukan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat agar mengerti melaksanakan kegiatan usaha ternak ayam, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengajak peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan berkomitmen menerapkan ilmu yang didapat dalam usaha ternak ayam,” ujarnya.
Pelatihan ternak ayam tersebut turut mendatangkan narasumber dari generasi muda yang cerdas dan energik serta sudah berkarya di bidang ternak ayam, yakni Cintya boru Simanjuntak, alumni Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), yang telah menggeluti usaha pertanian dan ternak ayam. Dia memaparkan secara teori dan memandu langsung praktek pembuatan pakan organik yang sangat membantu petani.

Dilanjutkan narasumber Supryadi Cristanto Manalu, alumni Fakultas Peternakan Andalas, membawakan materi menejemen ternak ayam dan memandu pembuatan vaksin organik.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Bahkan, diskusi dari peserta begitu banyak sehingga suasana diskusi semakin ‘hidup’.

Dalam sesi penutupan, Ketua Rumata menyampaikan dan mengajak para peserta harus belajar dan berusaha untuk mandiri. Dia mengajak para peserta agar tidak terjebak dalam politik yang akan datang di Tapanuli Utara.

“Biarlah demokrasi berjalan sesuai undang-undang dan kita masyarakat tetap menjaga persaudaraan sekalipun berbeda pilihan. Tetapi kita harus berkomitmen menolak politik uang agar petani bisa mandiri,” seru Rijon Manalu dan dengan dijawab setuju oleh peserta dengan kompak.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Rumata Kecamatan Adiankoting Jonly M Silalahi dan pengurus lainnya, Kepala Desa Pancurbatu serta perangkat Desa Pancurbatu dan pengurus Karang Taruna. (as/ara)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s