Napi Pelarian Rutan Pekanbaru Ditangkap di Sipoholon

Gelapkan Handphone Warga Taput
Tarutung – Seorang narapidana (Napi) yang ikut melarikan diri dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Sialang Bung­kuk, Tena­yan Raya, Pe­kanbaru, Riau beberapa waktu lalu, Supriadi Situ­morang (25), war­ga Pekan Baru, di­tangkap Sa­tuan Reser­se Kriminal (Res­krim) Polsek Sipo­holon, Rabu (26/7).

Menurut keterangan Ka­subbag Humas Polres Taput, Aiptu W.Baring­bing SH, pe­nang­kapan napi itu ber­mula ketika dia melakukan tindak pidana penggelapan hand­phone me­rek Oppo milik se­orang war­ga, Benget Manalu (45), warga Jalan Balige Situ­meang Ha­­bin­caran, Kecama­tan Sipo­holon, Ka­­bupaten Ta­put.

Peristiwa penggelapan itu terjadi, 23 Juli 2017 pukul 16.00 WIB. Awal­nya tersangka pura-pura menemui korban Be­nget Manalu di rumahnya untuk cerita-cerita.

Korban yang dalam keadaan ku­rang sehat karena menga­lami patah kaki akibat kecelakaan, duduk di kursi roda sambil menerima kedatangan ter­sangka.

Tersangka tiba-tiba me­min­jam hand­pho­ne korban de­ngan alasan mau menghu­bu­ngi temannya di Pekanbaru.

“Korban percaya karena su­dah bebe­rapa kali bertemu dengan tersang­ka. Namun setelah korban memberikan handphonenya, tersangka me­larikan diri dan korban tidak bisa mengejar karena kondisi­nya yang duduk di kursi ro­da,” ujarnya.

Baringbing mengatakan, setelah kor­ban sadar kalau handphonenya dila­rikan ter­sangka, dia membuat laporan ke Polsek Sipoholon dan per­sonel Pol­sek Sipoholon mela­kukan penyeli­di­kan dan beru­saha memancing ter­sang­ka dengan cara meng­hubungi no­mor telepon korban yang tertera pada hand­phone yang dilarikan itu.

Korban beberapa kali menghubungi dan membujuk tersangka agar bersedia meng­embalikan handphone itu. Na­mun tersangka mengatakan kepada kor­ban, handphone itu sudah dijualnya kepada orang lain seharga Rp 800.000 dan kalau mau ditebus kem­bali, korban harus menyerah­kan uang sebesar Rp 800.000. Atas permintaan tersangka, korban memenuhinya dan me­minta tersangka datang menjemput uang itu. Korban dengan petugas Polsek Sipo­ho­lon sudah menunggu. “Setelah ter­sangka muncul, petugas meringkus­nya,” ung­kap Baringbing.

Baringbing mengatakan, setelah di­lakukan pemerik­saan terhadap ter­sangka, ter­ungkap dia merupakan salah satu napi yang kabur dari dari Ru­mah Tahanan (Rutan) Ne­gara kelas II B Sialang Bung­kuk Tenayan Raya Pe­kanbaru Riau beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan hasil peme­riksaan, selain pelaku tindak pidana pengge­lapan, tersang­ka juga merupakan salah satu Napi yang melarikan diri dari Rutan Kelas II B Pekanbaru Riau, saat ini tersangka sudah ditahan di Rutan Mapol­res Taput,” katanya.

Baringbing belum bisa memastikan apakah setelah ditangkap, napi itu akan dikembalikan lagi ke Ru­mah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Tenayan Raya Pe­kan Baru Riau.

Hanya, dia menyebut, biasanya un­tuk hal seperti ini, tersangka yang ber­sangkutan harus terlebih dahulu menja­lani proses hu­kum di daerah tempat peristiwa hukum. “Selanjutnya setelah sele­sai menja­la­ni proses hukum di sini, nantinya hal itu sudah menjadi urusan antar sesama Rutan di sini dan Rutan Pekan­baru,” katanya. (can)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s