Bus Rombongan Pesta Masuk Parit, Warga Taput dan Tobasa Luka-luka

Asahan – Diduga supir mengantuk, Bus Kencana Dumai BM 7257 RO tujuan Riau-Medan masuk ke parit, Jumat (21/7) sekitar pukul 04.45 WIB di Jalinsun Medan-Rantauprapat Km 194-195. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun 16 penumpang mengalami luka-luka, 4 di antaraya adalah warga Tapanuli Utara (Taput) dan Toba Samosir (Tobasa).

Informasi dihimpun, keenambelas korban luka pada peristiwa yang terjadi di Desa Pulo Maria, Dusun IV, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan itu dirawat di Klinik Siti Aisyah Air Batu.

Salah seorang penumpang bus, Desman Kristo Manalu (30) mengatakan, saat itu mereka baru menghadiri pesta salah seorang kerabatnya di daerah Rantauprapat.

Namun saat di perjalanan pulang, bus pariwisata yang mereka carter mengalami kerusakan. Dipastikan kerusakan tak bisa diperbaiki secepatnya. Dan, akhirnya supir bus pariwisata mengambil inisiatif mencari bus pengganti.

“Rusak mobil kami, Bang. Jadi ganti mobil kami. Kalau kejadiannya aku nggak tahu, karena kami hampir semua tidur. Tiba-tiba sudah saling timpa kami. Kami semua keluarga, Bang,” ucap Desman yang merupakan warga Kelurahan Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini di Klinik Siti Aisyah.

“Para korban banyak yang mengalami trauma. Luka-luka yang dialami tidak terlalu parah,” ucap seorang perawat pada wartawan.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Hendrik Aritonang SIK melalui Kanit Laka Iptu M Butarbutar mengatakan, dugaan penyebab kejadian itu diduga supir mengantuk.

“Diduga supir saat itu sedang mengantuk. Lokasi jalan menurun dan menikung. Supir langsung melarikan diri dan saat ini kita masih mencari identitas supir. Para korban luka masih dalam perawatan di Klinik Siti Aisyah,” ujarnya.

Para korban luka tersebut, yakni Erwin Simanjuntak (61), warga Tebing Tinggi, Hamonangan Manurung (59) warga Balige, Tobasa, Desman Kristo Manalu (30) warga Percut Sei Tuan, Hotmarisi Tambunan (52) warga Jalan Pukat Medan, Basmen Panjaitan (62) warga Medan, Wiliater Simanjuntak (66) warga Teluk Dalam Asahan, Jansen Simanjuntak (62) warga Medan Maimun, Parsaoran Panjaitan (32) warga Balige, Tobasa, Hasuluan Simanjuntak (57) warga Sei Rampah, Serdang Bedagai, Agusto Simanjuntak (23) warga Garoga, Taput, Robert Tondang Simanjuntak (51) warga Pasaman, Sumatera Barat, Irfan BP Simanjuntak (29) warga Medan Denai, Julintong Sihombing (59) warga Medan Timur, Riki Simanjuntak (25) warga Garoga, Taput, Hemamalini Simanjuntak (78) warga Medan Baru, Imran Simanjuntak (50) warga Sunggal, Deli Serdang. (ind/syaf)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s