PLTM Parmonangan Resmi Pasok Listrik ke PLN

Tarutung – Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang terletak di Desa Dolok Manalu, Kecamatan Parmonangan, resmi beroperasi dan merupakan yang ketujuh memasok listrik ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan salah satu Humas PT SCE Parlin Sihombing. Dia menyampaikan, pada peresmian pasokan listrik dari PLTM Parmonangan berkapasitas 2 x 4,5 Mega Watt (MW) tersebut, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Seluma Clean Energy selaku pengelola PLTM Parmonangan Robin Sunyoto beserta General Manager PT PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto di Parmonangan, Minggu (16/7).

Dikatakan, penandatanganan berita acara Commercial Operating Date (COD) digelar di Medan, Kamis (13/7). Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) ini merupakan PLTM pertama yang beroperasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan, Tapanuli Utara.

Sebelumnya, PLTM Parmonangan menjalani serangkaian uji coba yang meliputi Run Reliability (RR) test selama 4 x 24 jam serta Running Test selama 14 x 24 jam.

“PLTM Parmonangan ini berproses selama tujuh tahun untuk bisa mencapai seperti ini. Potensi energi baru terbarukan di Tapanuli Utara kita sangat luar biasa,” katanya.

PT Seluma melihat ada peluang di bisnis PLTM, setelah Menteri ESDM mengeluarkan Permen 31 tahun 2009.

“Setelah itu memulai proses dan akhirnya berhasil mewujudkan PLTM Parmonangan serta memakai pekerja dari asli putra daerah ini serta ke depan berencana membangun PLTM Parmonangan 2, yang konstruksinya diharapkan mulai dikerjakan Juli 2018,” katanya.

PLTM Parmonangan saat ini menjadi yang ketujuh yang beroperasi di Sumatera Utara. Parmonangan bisa berkontribusi stabil pada sistem kelistrikan di PLN Sumut dan nantinya diteruskan ke PLTM Parmonangan.

Parlin Sihombing menyebutkan, seperti yang dikatakan Feby, ada potensi energi yang melimpah ruah hingga mencapai total 1.000 MW dari hydro. Memang kapasitas PLTM relatif kecil, sekitar 9 MW. Tetapi spotnya banyak dan tersebar. Ini menjadi kekuatan yang layak dikembangkan untuk memerkuat sistem kelistrikan di Sumut.

Dengan masuknya pasokan 9 MW dari PLTM Parmonangan, maka saat ini PLN Sumut memiliki kapasitas 2020 MW. Adapun kapasitas PLN untuk Pulau Sumatera saat ini kurang lebih 6.000 MW. Jadi di luar Pulau Jawa, Sumut merupakan pengonsumsi listrik terbesar.

“Ada cukup besar cadangan listrik yang siap dijual, jika pasar membutuhkan. Untuk itu, selama bulan Juli 2017, PLN menggelar program Gemerlap Lebaran, i mana pengajuan penambahan daya untuk warga mendapat diskon 50 persen, sedangkan rumah ibadah gratis. Manfaatkan,” kata Feby Joko berpromosi.

Tentang potensi PLTM, Feby mengatakan, saat ini jumlah IPP (Independent Power Producer) yang berminat mengembangkan PLTM & EBT ada 138 perusahaan. Dari jumlah itu, yang sudah beroperasi ada 6 PLTM dalam masa konstruksi ada 8 pembangkit, PPA (Independent Purchase Agreement) ada 9 dan dalam proses kajian ada 115 perusahaan.

“Potensi daya yang akan dibangkitkan oleh 138 IPP tersebut sekitar 850 MW. Jadi, potensinya sangat besar,” kata Feby. (as/ara)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s