Mencari Keadilan pada Orang yang Benar

Nababan Berdoa

“Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus? Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?” 1 Korintus 6 : 1 -2)

Hari-hari belakangan ini berbagai bentuk ketidakadilan dipertontonkan secara terbuka dan berbagai bentuk ketidakadilan seringkali terjadi di sekitar kita. Mungkin, sebagian dari kita pernah merasakan ketidakadilan dari pemimpin kita di kantor, orangtua, sahabat, saudara kandung, atau oleh orang lain yang ada di sekitar kita. Saat diperlakukan tidak adil mungkin Anda merasa marah, kecewa dan terkadang ada yang mengambil keputusan mengundurkan diri karena tidak tahan.

Yang paling buruk pun pernah terjadi dalam hidup kita, dimana kita menganggap Tuhan tidak adil dengan perlakuan yang kita alami. Padalah, kita sudah setiap hari berdoa, menuruti firman Tuhan dengan benar dan hidup berdasarkan kehendak Tuhan. Benarkan Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya? Alkitab dengan jelas menuliskan bahwa Allah itu adil. Oleh sebab itu, kita harus mencari keadilan pada Allah Yang Maha Kuasa.

“Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu. Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” 1 Korintus 6 : 8 -10.

Firman Tuhan ini dengan jelas mengingatkan kita, jika ingin mencari keadilan maka kita harus melakukan hal-hal yang adil terhadap semua orang tanpa mengenal latar belakangnya. Karena, semua orang sama dihadapan Allah.

Seperti dituliskan dalam 2 Timotius 2 : 22 “Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.”

Kemana saat ini kita mencari keadilan? Ya sudah pasti kepada orang benar dan takut akan Tuhan. Hanya saja, untuk mencari orang benar dan masih takut untuk melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki oleh Tuhan mungkin sangat sedikit orangnya. Hanya Allah satu-satunya yang adil. Dia akan menyatakan keadilan-Nya pada kehidupan sekarang maupun pada kehidupan yang akan datang. Kebenaran ini seharusnya menjadi penghiburan bagi kita di tengah-tengah dunia yang penuh dengan ketidakadilan.

Apa yang dimaksud dengan adil? Adil berarti bertindak dengan benar sesuai dengan standar kebenaran atau ketetapan hukum yang berlaku. Allah itu adil. Artinya, Allah akan selalu berlaku benar sesuai dengan prinsip kebenaran-Nya. Dia tak akan pernah melanggar ketetapan-ketetapan hukum yang telah dibuat-Nya.

Di dalam Habakuk 1 : 4 dituliskan “Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.” Ini yang paling banyak terjadi saat ini di dalam kehidupan kita. Orang yang sudah jelas-jelas melakukan kesalahan justru dibela mati-matian hanya karena satu alasan, demi menegakkan hak azasi manusia. Takarannya bukan lagi berdasarkan kebenaran firman Tuhan tapi pertimbangan logika benar dan salah menurut manusia sebagai ciptaan Tuhan.

Perbuatan Baik

Perlu diketahui, bahwa keadilan Allah itu dinyatakan dengan berbagai cara, antara lain: Pertama, keadilan Allah dinyatakan dengan mencintai kebenaran dan membenci kefasikan. Dia mengasihi orang-orang yang hidup dalam kebenaran dan membenci orang-orang yang hidup dalam kefasikan. Dalam Mazmur 11:4-7 dikatakan :

“TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka. Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.”

Kedua, keadilan Allah dinyatakan dengan menjatuhkan hukuman atas setiap pelanggaran dan dosa. Dia tidak akan membiarkan pelanggaran dan dosa berlalu begitu saja dari hadapan-Nya. Dia akan mengganjarnya dengan hukuman.

“Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah men­jatuhkan hukuman ini. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka! (Wahyu 16 : 5-6)

Ketiga, keadilan Allah dinyatakan dengan memberikan penghargaan atas setiap perbuatan baik yang kita kerjakan. Setiap perbuatan baik yang kita kerjakan tidak akan sia-sia. Allah memperhatikan setiap perbuatan baik, bahkan tindakan kecil, yang kita lakukan karena mengasihi Dia.

“Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.” (Ibrani 6:10)

Allah itu sangat adil dalam segala perkara yang kita hadapi. Mungkin hari ini Anda merasa sangat susah dan kesulitan dalam hal keuangan. Akan tetapi, ketika kita meminta kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan menaruh harapan kepada-Nya dengan sungguh-sungguh, ada saja jalan yang Tuhan tunjukkan untuk kita mendapat pertolongan di saat yang tepat.

Kebiasaan kita mengeluh dan merasa Tuhan tidak adil harus kita singkirkan, percayalah bahwa doa Anda hari ini akan dijawab Tuhan tepat pada waktunya. Burung di udara saja Tuhan pelihara, apalagi kita yang mengenal Tuhan dan selalu berpengharapan kepada-Nya, pasti Tuhan cukupkan. Segala kebutuhan kita dalam menjalani hidup di muka bumi ini serahkan saja kepada Tuhan. Kita boleh berencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Percayakan semua rencana itu kepada Tuhan dan berbuatlah yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Maka rencana kita akan digenapi tepat pada waktunya. Jangan mencari keadilan pada orang yang salah, tapi mendekatlah kepada Tuhan Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana. Amin.

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s