Pencurian Sepedamotor dari Showroom, Pelaku Diringkus Saat Hendak Menjual

Tarutung – Upaya Polres Taput menangkap pelaku pencurian sepedamotor yang berpura-pura membeli dari sebuah showroom milik Rinto Tumaris Pasaribu, akhirnya berhasil. Pelaku bernama Desembro Putra Simatupang (19) diringkus saat hendak menjual spedamotor tersebut.

Diketahui, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini melancarkan aksinya pada Minggu (5/3) lalu. Kasus ini kemudian dilaporkan korban pada Senin (6/3).

Kasubag Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing SH, Rabu (15/3) menjelaskan, pelaku ditangkap oleh tim Opsnal Reskrim Polres Taput pada Selasa (14/3) sekira pukul 18.00 WIB.

“Tersangka berhasil ditangkap bersama barang bukti hasil penggelapannya satu unit sepedamotor jenis Mega Pro, uang tunai sebesar Rp 669 ribu yang diduga panjar penjualan sepedamotor,” ungkap Baringbing.

Baringbing mengatakan, tersangka ditangkap dari Desa Simamora Siwaluoppu, Kecamatan Tarutung, saat hendak menjual sepedamotor tersebut kepada seseorang. Tertangkapnya pelaku karena pembeli merasa curiga saat mau transaksi pelunasan yang kemudian melaporkan kepada kepolisian. Dan setelah mendapat laporan tersebut, tim Opsnal Reskrim Polres Taput meluncur ke TKP dan menangkap tersangka dan membawa ke Polres Taput.
“Dari hasil pemeriksaan di ruang Sat Reskrim Polres Taput, tersangka mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan penggelapan sepedamotor Mega Pro dari showroom Pasar Garoga dengan berpura-pura sebagai pembeli. Tersangka juga mengakui bahwa dia sudah merencanakan cara tersebut jauh-jauh sebelumnya,” terangnya.

Sebelum tersangka melakukan aksinya, dia sudah mengetahui kalau jual beli sepedamotor bekas ada di Pasar Garoga, karena pelaku sudah sering ke sana sebelumnya untuk berdagang sayur-mayur setiap hari pekan.

Sebelumnya diberitakan, Rinto Tumaris Pasaribu (34) kehilangan 1 unit sepedamotor Honda Mega Pro BK 6473 TAL dari showroom miliknya.

Saat itu, pelaku berpura-pura sebagai pembeIi dan menawar sepedamotor Honda Mega Pro tersebut. Lalu korban dan pelaku tawar menawar harga motor tersebut dan disepakati harga sepedamotor sebesar Rp 10 juta.

Sebelum membayar sesuai kesepakatan, pelaku meminta untuk mencoba sepedamotor tersebut. Dengan kepercayaan penuh, korban memberikan kunci dan pelaku pun membawanya. Beberapa lama menunggu, sepedamotor itu tak kembali. (as/ara)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s