Aliran Air Hidup

“Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yohanes 7:38.

Nababan Berdoa
Nababan Berdoa

Air yang dialirkan oleh perusahaan air minum ke rumah-rumah ketika suatu waktu bermasalah atau tidak mengalir, maka kita akan merasa dongkol dan segera menelepon peruahaannya kenapa air tersebut tidak mengalir. Bagaimana dengan air hidup yang diutarakan dalam nats Alkitab di atas ? Air hidup adalah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

Apabila kita benar-benar percaya pada keberadaan Tuhan dalam hidup kita, maka dari dari dalam hidup kita akan mengalirkan aliran-aliran air hidup seperti yang dimaksud oleh Tuhan Yesus. Jadi, jika ada orang Kristen yang tidak memancarkan aliran-aliran air hidup, berarti orang tersebut belum benar-benar mengenal Kristus.

Dalam perilaku hidul sehari-hari, banyak orang Kristen merasa bahwa dirinya sudah percaya kepada Tuhan Yesus, padahal ia belum percaya dengan benar. Jika seseorang belum memiliki percaya dengan benar, pasti belum mengalirkan aliran-aliran air hidup.

Dalam Alkitab banyak sekali kita temui ayat yang menuliskan kata percaya. Tetapi jika kita belajar sungguh-sungguh, sebenarnya ada tiga jenis percaya yang harus kita ketahui. Pertama, percaya dalam keyakinan terhadap kuasa Allah.

Memang banyak mukjizat yang bisa terjadi karena percaya ini. Alkitab banyak mengisahkan tindakan percaya jenis ini. Tuhan juga mengajarkan percaya jenis ini bagi mereka yang baru belajar mengenal Tuhan atau baru mengenal Kekristenan.

Jenis percaya keyakinan terhadap kuasa Allah bukanlah iman yang menyelamatkan. Contoh dalam Matius 7:21-23. Kedua, percaya akali. Banyak orang merasa sudah percaya hanya karena mengaku bahwa Allah itu ada. Kepercayaan seperti ini bukanlah percaya yang benar, sebab kalau hanya kepercayaan berlandaskan bahwa Allah itu ada, setan pun juga percaya bahwa Allah itu ada dan mereka gemetar (Yakobus 2:19), artinya setan pun percaya bahwa Allah ada, bahkan ketakutan, tetapi setan tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhan, bahkan setan memosisikan diri sebagai musuh.

Perhatikan pernyataan Tuhan dalam Matius 7:21-23. Ketiga, percaya yang benar. Percaya dengan tepat menurut Alkitab, hal ini perlu memerhatikan hubungan antara kita sebagai orang percaya dengan Tuhan. Umat Tuhan juga harus memiliki hubungan yang benar dengan Tuhan. Jadi percaya sangat bertalian dengan kualitas hubungan antara umat yang percaya dan Allah yang dipercayai. Percaya yang benar adalah, percaya dalam ketaatan mutlak terhadap kehendak Tuhan yang terpancar dalam tindakan nyata.

Jika sumber kehidupan dalam diri orang percaya buntu dan berhenti mengalir, bukanlah sumber masuknya yang salah, tetapi saluran keluarnya yang berma­salah. Air kehidupan harus mempunyai jalur untuk alirannya. Airnya harus mengalir ke suatu tempat di mana orang lain bisa menikmatinya.

Jika kita diberkati, kita juga harus bisa menjadi berkat bagi orang lain, jangan menahan berkat itu hanya untuk diri sendiri. “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” (Amsal 11:25). Karena itu kita harus menyelidiki hati kita sendiri, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23).

Terkadang, dalam perilaku hidup sehari-hari kita justru merasa cukup kurang cukup. Saat Tuhan memberikan kita berkat berlimpah, kita lupa untuk meng­ucap syukur. Lupa bahwa berkat yang kita terima berasal dari Tuhan. Sudah diberi berkat, banyak orang masih terus berusaha untuk mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Fenomena yang ada dengan menggandakan uang adalah pertanda bahwa manusia sekarang ingin mendapatkan keuntungan berlipat ganda dengan cara yang salah.

Jangan menyalahkan Tuhan jika kita merasa bahwa berkat dalam hidup ini rasa-rasanya kok seret, segeralah bereskan saluran keluarnya air kehidupan yang kita terima dari Tuhan, mungkin selama ini ‘air’ berkat dari Tuhan itu tidak pernah kita salurkan keluar. Alkitab menasihati, “Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Lukas 6:38).

Percaya kepada Tuhan bukan hanya dalam bentuk pengakuan bahwa Dia adalah Pencipta alam semesta, Allah yang layak dipuji dan disembah dan lain sebagainya, tetapi juga kesediaan menyerahkan kehendak diri kita kepada Tuhan. Mengalirkan aliran-aliran air hidup artinya hidup kita sebagai orang percaya harus memancarkan pengaruh yang mengubah orang lain dan menghidupkan orang lain. Kehidupan orang percaya haruslah kehidupan yang memengaruhi dunia.

Hal ini jelas sekali dari apa yang Tuhan Yesus katakan dalam Matius 5:14-15, ketika Tuhan berbicara mengenai terang dunia. Dalam Matius 5:16 tertulis: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.” Standar perbuatan baik kita adalah jika perbuatan yang kita lakukan sampai membuat seseorang memuliakan Bapa di Sorga, seperti yang Kristus lakukan. Dengan demikian, air kehidupan yang dari Allah akan terus terpancar yang akhirnya dapat menghidupkan jiwa orang lain sampai kepada kekekalan bersama Bapa.

Percaya kepada Tuhan dengan segenap hati dan mau mengucap syukur atas berkat-berkat yang sudah Tuhan berikan akan menjadi senjata paling ampuh dalam kehidupan kita. Dengan percaya kepada Tuhan, berarti aliran air hidup akan terpancar dalam kehidupan kita masing-masing. Amin.

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s