Patung Yesus akan Dibangun di Sipinsur

patungDOLOKSANGGUL – Peduli kemajuan pariwisata Danau Toba, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Batak yang bergabung dalam Perkumpulan Gereja Toba Semesta (PGTS) mempropgramkan berbagai pembangunan. Salah satunya rencana pembangunan patung Yesus di kawasan objek wisata Sipinsur, Humbahas.

Ketua umum PGTS Ramles Manapang Silalahi menyampaikan, siap membangun patung sebuah replika Tuhan Yesus di lokasi objek wisata Sipinsur di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Humbahas dalam waktu dekat ini.

Segala biaya yang dibutuhkan untuk patung itu pun seluruhnya ditabung pihak PGST sendiri.

“Kita siap mendanai pembangunan patung itu. Pemkab Humbahas hanya menyiapkan lahan saja. Nanti akan kita buat mirip seperti patung Yesus yang ada di Brazil,” kata Ramles Manampang Silalahi dalam pertemuan dengan Pemkab Humbahas di Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Kamis (29/9).

Sebelum membahas program PGTS ke depan, Ramles menjelaskan secara singkat tentang apa itu PGTS. “PGTS adalah sebuah perkumpulan para alumni ITB Batak dengan enam puak di daerah kawasan Danau Toba. PGTS ini didirikan Mei 2016 dan sudah mendapatkan pengesahan dari Menhumkam berkantor di Cikini, Jakarta Pusat,” ujarnya.

Pembangunan patung Yesus itu merupakan salah satu kepedulian perkumpulan para alumni ITB terhadap Kaldera Toba.

“Saat ini PGTS sudah beranggotakan 3.000 orang alumni yang berasal dari 9 kabupaten meliputi Simalungun, Tobasa, Karo, Samosir, Taput, Humbahas, Tapanuli Tengah, Dairi dan Pakpak Bharat,” ucapnya.

Ramles menjelaskan, saat ini pemerintah sudah memprogramkan Danau Toba salah satu destinasi pariwisata di Indonesia. PGTS dan pemerintah daerah harus siap menerima program pembangunan itu. Setelah ditetapkannya Danau Toba sebagai tujuan wisata.

“Jadi kami dari PGTS terpanggil untuk pulang kampung ikut membangunnya. Supaya jangan kalah bersaing dengan daerah lain, PGTS akan memberikan pelatihan, seminar kepada putra-putri di wilayah Danau Toba,” terangnya.

Ke depan pihaknya juga akan menyumbangkan komputer, proyektor termasuk jaringan internet ke sekolah-sekolah yang membutuhkan, khususnya di wilayah Danau Toba. Bahkan akan menggelar pelatihan kepada guru-guru.

“Inilah kerinduan alumni ITB untuk membangun kampung halamannya. Jangan nantinya putra-putri di wilayah Danau Toba kalah bersaing dengan daerah lain,” tandasnya.

Begitu juga putra-putri yang tidak mampu bimbingan belajar akan dibuka pelatihan gratis.

“Mengenai pertanian jagung, nilam, peternakan ayam kampung dan lainnya juga merupakan program PGTS ke depan. Khusus nilam, kita meminta Pemkab Humbahas cukup meyediakan lahan 10 hektare saja untuk dijadikan sebagai percontohan,” tutupnya.

Rombongan PGTS yang hadir antara lain, Milton Pakpahan, Bob Foster Sinaga selaku pengelola bimbingan ganesa operation (GO), Gilbert Sinamo, Martinus Sembiring dan lainnya.

Sedangkan dari Pemkab Humbahas, Asisten Pemerintahan Tonny Sihombing, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tahi Gultom, Seketaris Bappeda Bottor Purba, Kabag Tapem RJ Simamora, Kabag Humas Jonny Gultom, Lasro Marbun dan BP Siahaan.(bl)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s