Gubsu Buka FDT 2016, Danau Toba Destinasi Penting di Indonesia

fdtMuara – Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi secara resmi membuka Festival Danau Toba (FDT) yang berlangsung mulai 9 hingga 12 September di Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).Gubsu mengatakan, Danau Toba adalah destinasi yang penting di Indonesia, bahkan di mancanegara. Dan, demi tujuan itu, dibentuklah Otorita Danau Toba untuk memperlancar pembangunan kawasan Danau Toba yang berada di tujuh kabupaten. “Sesuai data pada tahun 2015, pengunjung mencapai 229 ribu dan itu harus dimanfaatkan,” kata Gubsu. Untuk itu, masyarakat harus mengambil peran, seperti meningkatkan penyediaan souvenir pariwisata untk memajukan ekonomi masyarakat. Selain itu, turut melestarikan budaya dan alam, adalah daya tarik dan hiburan yang akan membuat wisatawan betah di kawasan Danau Toba.“Sangat penting membuat even berskala nasional maupun lokal untuk menarik wisatawan.

Masyarakat juga diharapkan menerapkan konsep 3S, yakni senyum, sapa dan salam,” ujarnya. Selanjutnya, Bupati Taput Nikson Nababan mengatakan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin melakukan pembenahan kawasan Danau Toba yang menjadi destinasi warisan dunia dengan keragaman Kaldera Toba-nya. Sementara, Anggota DPR RI Ir Sukur Nababan yang turut hadir menyampaikan bahwa FDT adalah sarana untuk mewujudkan masyarakat yang berdikari. Karenanya, wilayah kawasan Danau Toba yang mencakup 7 kabupaten, agar ditanggungjawabi Provinsi Sumatera Utara.”Menjadikan program nyata bekerjasama dengan pusat karena Danau Toba adalah warisan dunia. Diminta agar membangun infrastruktur ke daerah wisata Danau Toba. Ini juga sebagai langkah mengembalikan sejarah di Indonesia,” ujarnya. Senada disampaikan staf Menteri Pariwisata Hari Guntoro. Dia mengatakan bahwa budaya dan sejarah Danau Toba adalah potensi bagi 7 kabupaten untuk dipromosikan.
*Pelepasan Karnaval Diiringi Tortor
Bupati Taput Drs Nikson Nababan bersama istri Ny Satika Nikson Nababan, Wakil Bupati Dr Mauliate Simorangkir MSi serta Ketua DPRD Ir Ottoniyer Simanjumtak dan tokoh masyarakat melepas Karnaval FDT dari Tarutung menuju Muara, Jumat (9/9).Pantauan wartawan, acara pelepasan karnaval dihadiri ribuan masyarakat di Jalan Sisingamangara Kota Tarutung, diiringi dengan gondang Batak serta tortor dan doa bersama. Nikson Nababan berharap agar Tuhan selalu menyertai pelaksanaan FDT serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Salah seorang tokoh masyarakat, B Hutabarat mengatakan, FDT ini menjadikan Taput sebagai ikon obyek wisata nasional di Indonesia, dimana budaya Batak pun akan semakin dikenal.”Kita sebagai masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang mendukung penuh FDT di Muara. Juga kita sampaikan terima kasih kepada sponsor dan berbagai elemen masyarakat serta para perantau yang turut berpartisipasi untuk memajukan Kabupaten Tapanuli Utara ini,” ujarnya.B Hutabarat bersama ratusan masyarakat Tarutung yang ikut menyaksikan pemberangkatan pawai FDT ke Muara tersebut mengaku sangat bangga dan senang, dimana Taput didaulat menjadi tuan rumah even nasional ini. Mereka menyambut baik FDT tersebut, karena baru kali FDT dilaksanakan di Taput. Diharapkan, ini menjadi awal berkembangpesatnya Taput. “Kita selaku masyarakat sangat menyambut baik FDT. Ini menjadi sebuah sejarah di Taput dan Indonesia serta dunia. Kita masyarakat siap mendukung FDT. Semoga Taput semakin jaya,” ungkap P Lumbantobing, warga lainnya.
*Bus dan Posko Kesehatan Gratis di FDT

Pemkab Taput selaku tuan rumah FDT 2016 menyediakan empat bus Damri untuk mengangkut para pengunjung secara gratis yang ditempatkan di sekitar Bandara Silangit.

“Kita akan menyediakan empat unit bus Damri untuk mengangkut para pengunjung yang akan menyaksikan Festival Danau Toba di Muara,” kata Kepala Dinas Perhubungan Tapanuli Utara Drs Erikson Siagian.

Erikson menjelaskan, keempat bus itu akan ditempatkan di dua lokasi. Pertama, di sekitaran Bandara Silangit atau Simpang Bandara Silangit dan Kota Muara. “Semua bus dimaksud akan beroperasi setiap setengah jam, mengangkut para pengunjung selama pelaksanaan FDT berlangsung,” sebut Erikson.

Dia juga menyampaikan, agar selama pelaksanaan FDT para pengunjung yang menggunakan kendaraan memarkirkan kendaraan di tempat-tempat (kantong) parkir yang sudah ditentukan panitia. Sehingga pelaksanaan acara tidak terganggu nantinya. Begitu juga para pengunjung yang menumpang bus, agar naik dengan tertib dari tempat-tempat yang sudah disediakan. “Kita mengimbau seluruh pengunjung jangan memarkirkan kendaraan di sepanjang jalan dalam Kota Muara, sehingga tidak mengganggu pengunjung lainnya. Juga agar tetap memarkirkan kendaraan di tempat-tempat parkir yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Selain menyediakan bus secara gratis, Pemkab Taput juga menyiapkan 40 pos pelayanan kesehatan secara gratis. Pos-pos itu ditempatkan di sepanjang jalan, mulai 500 meter dari lokasi Bandara Silangit hingga sepanjang jalan menuju Kota Muara. Dinas Kesehatan Tapanuli Utara akan menerjunkan 130 tenaga medis, meliputi 10 dokter dan 120 perawat/bidan dan 15 unit ambulans.

“Selain Posko Kesehatan gratis, kita juga melibatkan Puskesmas yang ada di Muara, supaya jika ada pengunjung yang sakit mendadak, bisa tertangani dengan baik dan cepat,” jelas Kepala Dinas Kesehatan dr Janri Nababan sembari menambahkan pelayanan medis yang disediakan itu akan beroperasi pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB selama pelaksanaan FDT. (as/tul/ara)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s