Irigasi di Desa ‎Sitampurung Jebol, PerbaikanAkan Disusulkan ke Pusat Akibat Dana Terbatas

Siborongborong – Anggota DPRD Taput Hulman Nababan dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput Dayan Sihombing meninjau lokasi jebolnya tanggul daerah irigasi Wilayah Satu Dusun Peanauli , Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong, Senin (5/9)Hulman Nababan mengatakan, peninjauan ini dilakukan berdasarkan laporan Kepala Desa Sitampurung saat anggota DPRD Taput melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Camat Siborongborong.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi kerusakan yang disebabkan jebolnya tanggul irigasi Wilayah Satu Dusun Peanauli yang mengakibatkan rusaknya lahan persawahan warga dan merusak jalan menuju Dusun Peanauli,” kata Hulman.

Dia mengatakan, bila kerusakan ini tidak secepatnya ditangani, akan berdampak terhadap putusnya akses jalan menuju Dusun Peanauli dari jalan utama.”Selaku Anggota DPRD Taput , saya berharap kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat supaya secepatnya melakukan penanganan kerusakan akibat bencana alam ini. Sebab musim tanam mulai tiba,” ujar Hulman.

Sementara, Kepala BPBD Taput Dayan Sihombing bahwa kehadiran ke lokasi itu untuk meninjau tanggul irigasi di Desa Sitampurung yang jebol, sesuai laporan kepala desa.

“Kita akan mencoba mengajukan hal ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Pusat supaya secepatnya ada perbaikan melalui dana tanggap darurat penanggulangan bencana pusat, yakni Dana Siap Pakai (DSP). Itulah yang bisa kami sampaikan untuk menanggapi dan sekaligus mengatasi masalah bencana yang terjadi di Desa Sitampurung pada Minggu (4/9) lalu,” ujarnya.

Dayan menambahkan, hal itu diajukan ke pemerintah pusat, mengingat keterbatasan dana APBD Taput untuk memperbaiki tanggul yang rusak berat, dimana dana yang dibutuhkan diperkirakan kurang lebih Rp1 milliar, melihat kondisi kerusakan yang sangat panjang dan lebar.Sementara, Kepala Desa Sitampurung Johan Ferri Lumbantoruan mengatakan, bencana ini terjadi pada Minggu (4/9) sekira pukul 20.00 WIB akibat derasnya hujan pada malam itu.

Dampak dari bencana ini akan mengancam pemukiman Dusun Peanauli yang berpenduduk 40 kepala keluarga dan akan merusak lahan persawahan warga sekitar 30 hektare yang diusahai 40 kepala keluarga.

“Kami memohon melalui pemerintah daerah supaya kerusakan tanggul irigasi Wilayah Satu Desa Sitampurung bisa cepat diperbaiki, mengingat musim tanam mulai tiba. Bila ini tidak ditangani dengan cepat, akan berdampak gagal tanam dan gagal panen,” ujar Kepala Desa Sitampurung.Masyarakat setempat, M Sihombing mengatakan, bila tidak secepatnya diperbaiki akan berdampak terhadap jebolnya jalan Dusun Peanauli.

Sebab, air yang begitu besar akan mengikis pinggiran jalan.”Kami sangat khawatir, bila kerusakan ini dibiarkan berlarut-larut, akan membuat jalan kami putus, sehingga kami akan kesulitan mengangkut hasil pertanian ke pasar tradisional,” ungkap M Sihombing. (as/ara)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s