Oppung…Oppung Tolong…! Begitu Teriakan 2 Bocah yang Terbakar di Aek Badak Julu

1aTAPSEL-Tubuh dua balita mengalami luka bakar, saat terjadi peristiwa kebakaran di Dusun Pardomuan, Desa Aek Badak Julu Kecamatan Sayurmatinggi, Rabu (31/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi dihimpun wartawan MetroTabagsel, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, pemilik rumah yakni Sonar br Hutagaol (65) sedang memasak air panas di dapur rumah menggunakan kayu bakar.

Karena ada keperluan, Ompung Sonar keluar rumah sedangkan cucunya Misbah br Hutabarat (4) bermain-main di sekitar rumah bersama temannya bernama Gebi br Sitompul (3,5).

Diduga kedua balita itu asyik bermain dan masuk ke dalam rumah dan bermain api dengan menggunakan pelepah kelapa. Tiba-tiba api membakar bagian rumah papan tersebut, dan seketika api menjalar ke seluruh bangunan.

Melihat api semakin membesar, kedua balita perempuan itu berteriak menyelematkan diri dengan cara bersembunyi di bawah tempat tidur di dalam rumah.

Sambil bersembunyi di bawah tempat tidur, sedangkan api terus membesar. Keduanya berteriak meminta tolong. “Oppung…oppung..Tolong…” teriak keduanya.

Teriakan mereka, didengar James Pasaribu dan Dumaria Silitonga dan langsung mendatangi lokasi. Melihat api sudah mulai membesar membakar rumah, keduanya pun meminta tolong kepada warga lain.

“James dan Dumaria, kebetulan menjemur padi tidak jauh dari lokasi. Mendengar teriakan anak-anak, mereka langsung bergerak dan memanggil warga lain,” kata personel Polsek Batang Angkola, Brigadir Batubara.

Brigadir Batubara menyebutkan, setelah mengetahui ada kebakaran, warga yang berdatangan ke lokasi langsung berusaha memadamkan api dan menyelamatkan kedua balita yang berada di dalam rumah, dan setelah berhasil diselamatkan, keduanya pun dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan karena tubuh keduanya mengalami luka bakar.

Ditemui di IGD RSUD Kota Psp, R br Siregar dan Torang Hutabarat, orangtua dari Misbah br Hutabarat mengatakan, mendengar kebakaran setelah diberitahu warga. Dia pun langsung ke lokasi untuk mencari keberadaan anaknya.

Mengetahui anaknya berada di dalam rumah, Torang langsung meneroboh masuk ke dalam rumah menyelamatkan kedua balita tersebut.

“Pintunya terbuka. Tapi karena takut, mereka bersembunyi di bawah tempat tidur. Begitu aku berhasi masuk ke dalam rumah, aku langsung tarik mereka dari bawah tempat tidur dan menggendong mereka keluar rumah,” kara R br Siregar.

Sedangkan Sopia Leo Sitompul, orangtua dari Gebi mengatakan, saat peristiwa dia dan istrinya pergi ke ladang dan menitipkan putri kelimanya kepada Oppung Sonar.

Hal itu dibenarkan kerabat mereka Elfirda br Sitompul, yang juga berada di rumah sakit menemani kedua balita itu ketika mendapatkan perawatan.

“Iya, tadi orangtua Gebi berada di ladang dan anaknya dititip sama Oppung Sonar. Jadi waktu Bu Sonar pergi keluar sebentar, kedua anak bermain api,” ucap Boru Sitompul.

Pantauan wartawan di IGD, kondisi yang paling parah dialami Gebi, Kedua pahanya melepuh, dada hingga wajah juga melepuh. Begitu juga pada bagian luar kedua tangan kulitnya mengelupas. Sedangkan Misbah, hampir seluruh anggota tubuhnya pada bagian depan mengalami luka bakar.

Dokter jaga IGD RSUD Kota Psp dr Nadia Lubis saat dikonfirmasi menerangkan, kondisi kedua korban cukup parah dengan luka bakar berkisar 40 hingga 60 persen.

“Luka bakar di tubuh Gebi 40 persen sedangkan Misbah 60 persen. Kita sudah memberikan perawatan,” sebutnya. (mag-01)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s