Waspadalah dengan yang Palsu

“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.”- 1 Yohanes 4 : 1

Firman Tuhan di atas mempertegas bahwa saat ini sudah bermunculan segala sesuatu yang palsu. Sejak kita lahir, isi Alkitab yang kita baca sampai hari ini te­tap sama dan sampai selama-lamanya. Ayat Alkitab ini sudah sejak lama mengingatkan kita bahwa nabi-nabi palsu akan muncul dan mencoba merayu kita untuk ikut dengan ajarannya yang seolah-olah paling benar.

Sekarang bermunculan segala sesuatu yang palsu, bentuk dan teksturnya hampir sama betul dengan aslinya. Muncul BPJS palsu, ijazah palsu, KTP palsu, paspor palsu, uang palsu, kosmetik palsu dan segala sesuatu yang palsu saat ini mengelilingi kita. Tinggal kata kuncinya ada pada kita apakah mau menggunaka yang palsu atau menolaknya sama sekali.

Tidak hanya produk yang palsu, profesi yang dipalsukan juga ada. Saat ini ada pendeta palsu, guru palsu dan yang lainnya juga palsu. Segala sesuatu yang palsu itu saat ini berusaha mencari untung lewat ajaran-ajarannya yang menurut ukuran manusia sangat logika, akan tetapi menurut firman Tuhan ajarannya itu sama sekali tipu daya yang mencoba menyeret kita ke dalam dosa yang semakin dalam.

Hukuman bagi guru-guru palsu itu telah ditulus dalam 2 Petrus 2 : 3 “Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.”

Isu barang palsu yang paling membahayakan generasi muda kita adalah beredarnya vaksin palsu. Pelakunya sudah tertangkap dan sedang ditelusuri rentetan peredarannya selama ini. Tidak hanya barang palsu, penambah stamina palsu yang dianggap bisa menghilangkan stress, tekanan perasaan, kelelahan adalah narkoba. Narkoba ini ada banyak jenisnya dan sedang berusaha mengambil korban-korban berikutnya dari kalangan generasi muda.

Kalau iman percaya kita tidak kuat, maka segala sesuatu yang bernama kepalsuan akan mudah kita serap dan percayai. Keberadaan nabi-nabi palsu seperti yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah kebaikan bagi kita, yakni yang memalsukan kebenaran Firman Tuhan. Para nabi palsu yang bernubuat atas dasar pikiran, keinginan dan mimpi-mimpi mereka. Nabi-nabi palsu yang beredar di tengah-tengah umat Israel ditentang keras oleh Nabi Yeremia.

Nabi-nabi palsu memberikan harapan-harapan palsu kepada umat Israel yang mengatakan “kamu akan selamat” tertulis dalam Yeremia 23 : 16 – 17 “Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Janganlah dengarkan perkataan para nabi yang bernubuat kepada kamu! Mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, dan hanya mengungkapkan penglihatan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut TUHAN; mereka selalu berkata kepada orang-orang yang menista firman TUHAN: Kamu akan selamat! dan kepada setiap orang yang mengikuti kedegilan hatinya mereka berkata: Malapetaka tidak akan menimpa kamu!”

Kebenaran Firman Tuhan yang telah dinubuatkan melalui nabi Yeremia bahwa Tuhan akan mendatangkan hukuman bagi umat-Nya yang telah berdosa. Hu­kuman yang akan didatangkan Tuhan adalah rencana-Nya untk memulihkan kehidupan umat-Nya. Sebab Tuhan tidak pernah merancangkan kejahatan kepada umat-Nya tetapi yang ada hanyalah rancangan damai sejahtera untuk hari depan yang penuh harapan (ditulis dalam Yeremia 29: 11).

Kita diingatkan bahwa firman Tuhan itu bukanlah sesuatu yang murahan dengan begitu mudahnya untuk dipalsukan manusia. Firman Tuhan bukanlah untuk dipermainkan dan menganggap remeh kuasa-Nya. Apa yang difirmankan-Nya itulah yang akan terlaksana atas kehidupan ini.

Bagi umat Allah, firman-Nya yang membakar dan menghancurkan adalah untuk kebaikan. Kesediaan umat yang percaya untuk dimurnikan oleh Tuhan. Mem­bakar ilalang yang menghimpit kehidupan kita dan juga menghancurkan tembok pemisah diri kita dari Tuhan. Maka seharusnya umat Israel harus menerima kuasa kebesaran Tuhan melalui rencana penghukuman-Nya bukan untuk kehancuran umat-Nya tetapi untuk kebaikan umat-Nya.

Pengkhotbah 3 : 11 menuliskan “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.”

Kenyataan yang ada saat ini adalah kita tidak pernah menyadari bahwa segala sesuatu yang kita inginkan tidak pernah dijawab oleh Tuhan. Kita tidak sadar bahwa Tuhan telah menyediakan apa yang kita butuhkan. Saat kita menginginkan sebuah rumah, mobil yang baru, atau sepeda motor yang baru jawabannya mungkin belum sekarang. Karena, kita justru sedang mem­butuhkan uang untuk membayar uang sekolah anak-anak kita, membayar sesuatu yang tidak kita duga sebelumnya.

Tapi yang pasti, percayalah pada Tuhan dengan segenap hatimu. Jangan karena ingin mendapatkan sesuatu secara instan lantas kita melupakan Tuhan dan lebih mempercayai apa kata nabi-nabi palsu dan guru-guru palsu yang secara duniawi kita anggap bisa dengan cepat memberikan kekayaan kepada kita, menjanjijikan jabatan kepada kita. Hanya karena jabatan penting tadi, kita pun dengan mudahnya menukar keyakinan dan berbalik ke pengajaran lain.

Firman Tuhan dari Mazmur 37 : 5-7 “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebe­naranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang. Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.” Amin.

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s