Belasan Warga Siborongborong Menderita DBD

BDBSiborongborong – Demam Berdarah Dengue (DBD) kini sedang mewabah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Bahkan, ada belasan warga yang menderita penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti ini.

Informasi dihimpun wartawan, ada 2 orang warga Jalan Makmur, 8 orang warga Gang Sehati serta Jalan Dolok Martimbang dan 2 orang warga lainnya yang keseluruhannya berada di Kecamatan Siborongborong, yang menderita DBD. Warga banyak yang silih berganti dirawat di rumah sakit maupun di klinik daerah tersebut.Horden Silalahi, salah seorang warga Jalan Makmur yang terjangkit DBD mengatakan, sampai saat ini warga sebanyak 15 orang telah terjangkit DBD selama sebulan ini.

Bahkan, sampai saat ini masih ada 6 orang yang dirawat di Klinik Santa Lusia Jalan Sisingamangaraja Siborongborong.“Saya sendiri ikut menjadi korban DBD dan tetangga kami bahkan masih dirawat di Klinik Santa Lusia. Ada juga yang sudah sembuh dari DBD,” ujar Horden di Klinik Santa Lusia Siborongborong, Minggu (7/8).

Dia mengaku, setelah mengecek kondisinya ke RSU Tarutung, dia positif menderita DBD dan ia kembali ke Klinik Santa Lusia rata Siborongborong untuk dirawat inap, dimana pasien di sana juga kebanyakan menderita penyakit DBD.

Dikatakn, dirinya sudah pernah melaporkan kejadian ini ke Puskesmas Siborongborong. Namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata, seperti melakukan fogging (pengasapan), di lingkungannya. “Lingkungan warga yang di-fogging hanya Gang Sehati. Tidak ada ke Jalan Makmur, begitu juga di wilayah lain. Sebab mereka tidak mempunyai data. Padahal, ini sangat perlu untuk memberantas bintik nyamuk Aedes Aegypti,” kata Horden.

Dia mengharapkan peran serta Dinas Kesehatan untuk mengatasi DBD yang sudah meresahkan warga Siborongborong. Sementara, Kepala UPT Puskesmas Siborongborong Lamtiur Lumbantoruan melalui Kabid Kesehatan Lingkungan Ernita Tambunan mengaku sudah menerima laporan warga, khususnya di Jalan Makmur.

“Kami bersama tim sudah mengecek langsung di wilayah Siborongborong. Memang ada warga Jalan Makmur dan Gang Sehati yang terkena DBD. Maka kami langsung melakukan fogging di Jalan Makmur dan Gang Sehati, Jalan Sanif Patuan Natigor dan Jalan Pacuan Kuda Siborongborong,” terangnya.

Dikatakan, gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menyerang warga, sesuai dengan data yang ada pada mereka, ada 8 orang di Kecamatan Siborongborong yang terjangkit penyakit tersebut, namun tidak korban jiwa.

“Kita akan mengadakan sosialisasi kepada warga untuk melaksanakan program kebersihan di lingkungan dengan cara 5 M. Jika ada lingkungan yang ingin di-fogging, silahkan saja dilapor ke puskesmas supaya kita turun ke tempat untuk melakukan fogging,” jelas Ernita Tambunan.

Dia menambahkan, dari 8 orang yang menderita DBD, ada beberapa yang masih dirawat dan ada juga yang sudah pulang.Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan dr Janri Nababan agar di daerah itu dilakukan fogging. (as/ara)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s