Razia di Kafe Remang-remang, Belasan PSK dan Waria Terjaring

Tarutung  – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial Kabupaten Taput berhasil menangkap 11 pekerja seks komersil (PSK) dan seorang waria dari kafe remang-remang yang ada di daerah itu.

Kakan Satpol PP Sondang Panjaitan mengatakan, razia dilaksanakan dengan menurunkan 22 personel anggota Satpol PP. “Kita menggelar razia atas perintah pimpinan untuk menindak kafe yang tidak punya izin gangguan, hiburan malam dan keramaian bagi pengusaha nakal. Kafe remang-remang yang kita razia, yakni Kafe Dian, Kafe Winda, Kafe Olo dan Kafe Rumah Kaca,” ujarnya kepada wartawan, Senin (1/8) di Kantor Satpol PP Tarutung.

Sondang dengan keras meminta agar menutup kefe tidak berizin serta mengakomodasi laporan masyarakat. Dari razia yang dilakukan kemarin, mereka menjaring 12 pekerja hiburan malam. Kebanyakan diantaranya tidak memiliki KTP dari Kafe Dian, Kafe Winda, Kafe Olo dan Kafe Rumah Kaca. Semuanya berada di kawasan Kecamatan Siatas Barita. Setelah kita data maka diserahkan ke Kantor Dinas Sosial karena ini merupakan wewenang mereka. Apakah nantinya dikirim ke panti rehabilitasi untuk pembinaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Rudi Sitorus melalui Kabid Rehabilitasi dan Bantuan Sosial Parulian Nainggolan menjelaskan, berdasarkan datan

di dinasnya, dari 12 pekerja kafe remang-remang yang terjaring belum pernah tersentuh dalam operasi pekat (penyakit masyarakat). “Setelah kita menangkapnya, sesuai aturan kita ambil datanya. Setelah itu buat surat pernyataan kemudian akan kita suruh pulang ke tempat asalnya masing-masing. Jadi, mereka akan dikirim ke Panti Rehabilitasi Parawansa di Berastagi. Tapi bila sekali lagi mereka tertangkap, maka tidak ada ampunan akan langsung kita kirim ke sana,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari ke 12 orang yang ditangkap dari tempat berbeda itu, telah diambil data-datanya, diantaranya dari Kafe Dian, berinisial WS (29) warga Partalijulu, Taput, NLYP (20) warga Simaremare, Sibolga, RP warga Jalan Oswald Siahaan, Sibolga, ML (25) seorang waria warga Jalan Ms Sianturi Nias. Dari Kafe Winda, berinisial SP (34) warga Kalangan Indah, Tapteng, RL (26) warga Batangtoru, Tapteng, SHL (25) wrga Bilal Ujung, Medan. Sedangkan dari Kafe Olo, berinisial NP (36) warga Pahae, Taput, SY (39) warga Tembung, Deli Serdang, ET (33) warga Baganbatu, Riau, E (33) warga Hajoran, Tapteng. Dan, dari Kafe Rumah Kaca, berinisial SS (20) warga Sisingamangaraja, Sibolga. (as)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s