Penanganan Kerusuhan Desa Lingga Ditangani Poldasu

3Kabanjahe – Penanganan penyebab terjadinya kerusuhan dan berdampak pembakaran pos polisi dan alat berat di sekitar rencana tempat relokasi mandiri korban erupsi Sinabung, Jumat (29/7) dan menyebabkan se­mentara korban, Abdi Purba meninggal dan Ganepo Tarigan warga desa Lingga Kecamatan Simpangempat, Karo ditangani Poldasu.

Sekitar lokasi rencana tempat relokasi mandiri dan tempat kejadian akan dipasang police line dan ditetapkan sebagai status quo sebelum ada hasil penyelidikan serta keputusan dari pihak pemerintah.

Demikian dikatakan Wakapoldasu, Brigjen Pol Adhi Prawoto dalam kata sambutannya dalam rapat bersama Bupati Karo dan unsur Muspida Karo, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pimpinan DPRD Karo, di ruang rapat bupati Karo, Kabanjahe, Sabtu (30/7).

Polisi berusaha tetap netral dalam penegakan hukum serta transparan dalam mengungkap apa penyebab terjadinya kerusuhan, pembakaran pos polisi dan alat berat di sekitar lokasi rencana tempat relokasi mandiri tahap ke dua terdiri dari 4 desa. Yaitu desa Gurukinayan, Gamber, Kuta Tonggal dan Berastepu berkisar 1683 KK. Soal perpindahan outopsi korban di RSU Bhayangkara Medan diusulkan DPRD Karo ke RSU Adam Malik pasti dilaksanakan.

“Kenapa tidak. Dokter yang menangani di RSU Bhayangkara juga kan dokter dari RSU Adam Malik,” tandas Wakapoldasu menjawab pertanyaan wartawan seusai rapat, Sabtu (30/7) pukul 15.00 Wib di kantor bupati Karo.

Demikian juga halnya tentang terjadinya tembakan di lokasi rencana tempat relokasi mandiri mau pun di sekitar Mapolres Karo, Jumat (29/7) sekitar pukul 20.00 wib, akibat adanya serangan berkisar 300 orang ke Mapolres Karo. Ini pembelaan karena ada serangan massa menggunakan batu, bambu runcing melempari Mapolres. Saya telah ijin dan menurut petunjuk Bapak Kapoldasu agar kantor Mapolres Karo jangan sempat terbakar. Sebab itu lambang negara. Itu yang saya pedomani. Dan ada korban jiwa itu bukan karena terkena peluru tapi karena terkena benda keras sesuai hasil outopsi dari RSU di Medan.

“Polisi juga ada cedera terkena batu 3 orang dan masyarakat juga demikian. Semua telah kita obati dan satu sedang menjalani operasi di Medan, Sdr Ganepo Tarigan,” ujar Kapolres Karo, AKBP Pangasian Sitio ketika menyam­paikan kronologis terjadinya kerusuhan dan serangan massa ke Mapolres Karo, Jumat malam.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu dalam sambutannya didampingi Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH, Wakil Bupati Karo, Cory Sriwati Br Sebayang, Wakil Ketua DPRD Karo, Efendi Sinukaban, anggota DPRD Karo, Lusi Br Sukatendel, Sekda, dr Saberina Br Tarigan, Asisten I, Suang Karo-karo, DankimaYonif 125/Smb, Kapten Inf JMH Tampubolon dan pimpinan SKPD mengatakan prihatin dengan peristiwa tersebut. Dandim juga mengakui sudah bosan dengan rapat yang sudah ke 15 tapi belum ada menyimpulkan suatu keputusan.

“Bahkan sebelum kejadian tragis seperti tadi malam, saya sudah ingatkan pemerintah agar ketegasan dalam penanganan relokasi mandiri harus dilakukan. Jangan ada unsur pemaksaan warga 4 desa direlokasi mandiri ke wilayah desa Lingga. Tapi sebaiknya secara berkelompok saja. Kelompok lain ke desa lain dan begitu juga lainnya. Tadi malam saya juga sudah mencoba memediasi warga desa Lingga dengan pemerintah agar dicari jalan musya­warah dan bukan dengan kekerasan. Bahkan sekitar pukul 00.30 Wib dinihari, 18 warga desa Lingga yang terjebak di Mapolres Karo dalam kerusuhan tadi malam diantar ke desa Lingga. Terdiri dari 13 kaum Ibu dan 5 kaum Bapak bersama wakil Ketua DPRD Karo, Efendi Sinukaban bersama BPBD dan war­tawan.

Bahkan setelah kejadian penyerangan massa ke Mapolres Karo ikut hadir melakukan pengamanan dan melarikan korban Ganepo Tarigan yang kritis di sekitar Makam Pahlawan, Kabanjahe ke rumah sakit umum Kabanjahe,” jelas Dandim.

Sementara itu, atas serangan massa ke Mapolres Karo, Jumat (29/7) berkisar pukul 20.00 wib, 1 kompi pasukan TNI dari Yonif 125/Smb dipimpin Dankima Yonif 125/Smb Kapten Inf JMH Tampubolon turun ke Mapolres Karo membantu pengamanan di Mapolres Karo yang sebelumnya sempat diserang ratusan massa yang mengakibatkan situasi kota Kabanjahe, khususnya di Jalan Veteran, Kabanjahe mencekam dan arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Pala Bangun dan jalan Kapten Selamat Ketaren.

Ditolak Jadi Lokasi Relokasi

Demikian juga dalam rapat gabungan Muspida bersama pimpinan SKPD serta dihadiri Wakapoldasu, Brigjen Pol Adhi Prawoto dan Wakil Ketua DPRD Karo bahwa, peserta rapat mendesak Pemkab Karo agar menetapkan desa Lingga ditolak menjadi lokasi rencana tempat relokasi mandiri 4 desa tahap kedua.

Hal ini dikatakan Sekum Moderamen GBKP, Pdt Rehpelita Ginting, Wakil Ketua DPRD Karo, Efendi Sinukaban, SE, anggota DPRD Karo, Lusi Br Sukatendel, tokoh budaya, Malem Ukur Ginting, Kadis Kehutanan Karo, Martin Sitepu dan lainnya memutuskan relokasi mandiri ditutup ke desa Lingga.

“Juknis penanganan relokasi mandiri harus diubah sehingga masalah serupa tidak akan muncul kembali di lokasi lain mau pun di desa Lingga itu sendiri. Kalau 4 desa menginginkan direlokasi mandiri ke desa Lingga, bagaimana pula kalau hanya nanti sekelompok atau beberapa kepala keluarga, bisa atau tidak. Karenanya, Juknis itu perlu diubah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Martin.

“Penanganan relokasi mandiri tidak bisa hanya mengandalkan hukum dan aturan. Tapi harus menyertakan budaya sebagaimana nilai-nilai kearifan lokal bagi masyarakat Karo yang mengedepankan musyawarah dan saling menghar­gai. Kalau selama ini kan tidak demikian. Budaya itu hanya sebatas kata-kata. Pelaksanaannya tidak,” ujar Malem Ukur alias Bapak Sungam Ginting menyarankan. (alex)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s