Hari Ini Wapres ke Muara, Semoga Berdampak Positif Bagi Taput

1bSiborongborong – Hari ini, Jumat (29/7), Wakil Presiden (Wapres) RI HM Jusuf Kalla dipastikan melakukan kunjung kerja ke Kabupeten Tapanuli Utara (Taput) sekira pukul 15.00 WIB sore dalam rangka pencanangan penanaman pohon di Desa Hutaginjang Kecamatan Muara.

Kedatangan Wapres HM Jusuf Kalla ke Taput juga akan didampingi beberapa Menteri, yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan DR Ir Siti Nurbaya Bakar MSC.

“Seluruh persiapan penyambutan kunjungan kerja wapres ke Taput sudah rampung, termasuk lokasi penanaman secara simbolik di Gantole Hutaginjang, Kecamatan Muara. Pemkab Taput juga akan mendatangkan masyarakat dari berbagai kecamatan untuk mengikuti dan mendengar pengarahan dari Wakil Presiden,” ujar Sekdakab Taput Edward Tampubolon SE kepada wartawan, Kamis (28/7) di Kantor Bupati Taput.

Edward mengatakan, kunjungan wapres diharapkan membawa berdampak positif bagi masyarakat daerah itu.
“Wapres dari Jakarta sesuai dengan hasil rapat-rapat, dijadwalkan langsung menuju Bandara Silangit, selanjutnya ke Gantole, Kecamatan Muara. Usai ke Gantole di Muara, wapres langsung menuju Parapat, Kabupaten Simalungun via Balige, Kabupaten Tobasa, dengan naik mobil. Di Parapat, Pak Wapres akan memimpin rapat,” sambung Sekdakab Taput.

Sementara, Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing SH mengatakan, dalam rangka kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ke Hutaginjang, Polres menyiapkan 211 personel bersama personil dari TNI. Untuk menyambut kedatangan wapres, Polres sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab dan akan mendirikan pos pengamanan sesuai jadwal kedatangan wapres.

Dikatakan, pencanangan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di Gantole Hutaginjang, Kecamatan Muara, yang akan dihadiri ribuan masyarakat. Pohon yang akan ditanam, antara lain aren, kemiri, sengon, alpukat, pinus, kayu afrika, haturmangan, jengkol, surendan makadamia.

“Segala persiapan sudah dilaksanakan di sejumlah titik sesuai kejasama dengan Pemkab Taput,” sebut Baringbing.
Sementara, Dinas Kebersihan dan Dinas Pariwisata tampak melakukan pembersihan dan penataan untuk mempersiapkan kunjungan wapres. Kepala Dinas Kebersihan Alex Gultom mengungkapkan, upaya pembersihan dan penataan sudah hampir satu bulan dilakukan. “Kita sudah lakukan pembersihan dan penataan di Hutaginjang, bersama-sama dengan masyarakat,” ungkap Alek.

Dikatakan, lokasi penanaman bibit pohon sudah ditata dengan sebaik-baiknya sesuai restorasi lingkungan untuk kehidupan lebih baik yang akan datang. Bahkan, tumbuhan eceng gondok sudah dibersihkan dari danau di seluruh kawasan Kecamatan Muara beserta penataan taman di pinggiran danau.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Gibson Siregar mengungkapkan, untuk kunjungan wapres beserta rombongan, pihaknya sudah menyiapkan tenda dan peralatan yang dipergunakan. Dan, masyarakat Muara sangat gembira atas kunjungan wapres tersebut. “Kita sudah menata daerah wisata ini dengan sebaik-baiknya. Begitu juga agar pengunjung betah berkunjung ke Danau Toba di wilayah Muara,” ujar Gibson sembari mengatakan bahwa penanaman bibit pohon di Hutaginjang sudah hampir rampung.

Camat Muara Rihcrad Situmorang mengatakan, pihaknya beserta masyarakat Muara ikut ambil bagian dalam pembersihan dan penataan Muara. “Kita dan masyarakat dengan sukarela ikut melakukan gotong royong demi suksesnya Otorita Danau Toba. Mereka bekerja tanpa kenal lelah dan sangat bergembira atas kunjungan wapres dan rombongan,” ungkap Richard.
Terpisah, Kepala Bandara Silangit Hotasi Manalu mengatakan bahwa kondisi Bandara Silangit sudah sangat baik dan siap didarati pesawat yang membawa wapres bersama rombongan.“Bandara Silangit sudah siap dan tidak ada masalah,” katanya.

Pantauan wartawan, lokasi acara di Gantole sudah disterilkan. Tampak di sana personel TNI/Polri berjaga-jaga dan pihak Pemkab Taput membenahi lokasi acara. Tampak Bupati Taput Drs Nikson Nababan dan pejabat lainnya meninjau kesiapan lokasi.

Diketahui, wapres juga akan menghadiri pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Adat Batak (MMAB) 2016 di Lapangan Pagoda, Parapat. Ketua Umum Pengurus Pusat PSBI Effendi MS Simbolon usai bertemu dengan JK menjelaskan, MMAB akan dihadiri oleh warga Batak dari seluruh puak (golongan), yakni Puak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Tapsel dan Angkola, yang diperkirakan jumlahnya kurang lebih 5.000 orang. Jumlah Simbolon sendiri terdiri dari 50.000 kepala keluarga yang berasal dari Samosir. Sementara yang berdomisili di Jakarta berkisar 25.000 jiwa.

Diharapkan, Wapres dapat memberikan penjelasan kepada para peserta MMAB, bagaimana sikap pemerintah dan negara terhadap Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 18b ayat 2, bahwa negara menghormati hak-hak adat, sepanjang yang masih hidup. Namun, dalam implementasinya, antara hukum adat dan hukum positif yang berlaku sering over lapping. Misalnya masalah perkawinan, pertanahan, hingga hak ulayat.

Pangdam: 2.400 Personel Amankan Wapres
Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung memimpin apel gelar pasukan gabungan terkait kesiapan pasukan pengamanan TNI, Marinir dan Polri dalam menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla yang direncanakan tiba hari ini di Parapat.

Pengecekan kesiapan pasukan berlangsung di Open Stage Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kamis (28/7) sejak pukul 08.00 WIB. Apel diawali dengan penyematan kepada masing-masing satuan tugas oleh Mayjen Lodewyk Pusung.
Kemudian, Pangdam melakukan pemeriksaan terkait kesiapan masing-masing pasukannya, baik petugas di ring I, ring II, ring III dan kesiapan penembak jitu yang bertugas di area danau maupun di darat.

Usai pemeriksaan, kepada wartawan Pangdam mengatakan bahwa apel gelar pasukan tersebut bertujuan untuk memastikan dan meyakinkan kesiapan tiap-tiap satuan tugas pengamanan (Satgaspam) secara keseluruhan. Baik personel, materil maupun sarana pendukung lain. “Tiap satgaspam harus memiliki kesiapan operasional menangkal kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan,” paparnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kesiapan pelaksanaan pengamanan secara totalitas. Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam susunan tugas tersebut, untuk mengerti tentang siapa dan harus berbuat apa. Kemudian selalu melakukan cek dan ricek, serta senantiasa melakukan koordinasi di lapangan. Sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar, aman dan nyaman.

“Jumlah seluruh personel pengamanan 2.400 orang. Baik dari TNI maupun Polri, semunya sudah benar-benar siap untuk melakukan pengamanan kunjungan Wapres,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa gelar pasukan ini tidak hanya dilakukan di Open Stage Parapat saja, melainkan juga di Bandara Sibisa dan Bandara Kuala Namu. Sebab Wapres juga akan melalui lokasi-lokasi tersebut, meski kegiatan inti Wapres dominan di Kabupaten Simalungun. (as/tul/jos/hez/ara)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s