TNI AD Buka Penerimaan Caba Untuk PK Reguler dan PK Unggulan

SIBOLGA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memberikan kesempatan untuk anak bangsa dengan membuka pendaftaran calon bintara prajurit karier TA 2016 kepada seluruh masyarakat.

Pendaftaran untuk caba PK reguler dibuka sejak tanggal 15 hingga 27 Agustus 2016 dan caba PK pria/wanita dengan keahlian khusus dibuka sejak tanggal 13 Juni hingga 27 Agustus dan caba PK unggulan atlet berprestasi pria dan wanita dibuka sejak 13 Juni hingga 27 Agustus mendatang.
“Cara mendaftar, yakni pendaftaran dilakukan secara online melalui website penerimaan prajurit TNI di alamat http://rekrutmen-tni.ilmci.com.

Kemudian calon datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan fotocopy masing-masing 1 lembar yang telah dilegalisir, antara lain print out pendaftaran online,” kata Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Fachri SIP melalui Kepala Ajudan Jenderal Korem 023/KS, Mayor (Caj) J. Samosir kepada wartawan, Selasa (19/7) di Makorem 023/KS di Sibolga.

Selain itu, pelamar juga harus membawa ijazah dan SKHU SD, SMP dan SMA, KTP calon dan KTP orang tua/wali, kartu keluarga (KK), akta kelahiran atau surat kenal lahir. “Kemudian membawa pasfoto hitam putih ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),” bebernya.

Adapun persyaratannya, yakni calon merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 29 September 2016. “Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri, sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata dan tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Persyaratan lainnya, bukan anggota atau mantan prajurit TNI, Polri atau PNS TNI dan berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK baik negeri maupun swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan. “Adapun persyaratan nilai rata-rata, yakni lulusan SMA/MA/SMK tahun 2011 dan 2012 nilai ujian nasional rata-rata minimal 6,8 dan lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014 nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6. Sedangkan lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015 nilai akhir rata-rata minimal 5,5 dan lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016 lulus ujian nasional dengan nilai ujian nasional minimal rata-rata 5,0,” jelasnya seraya menambahkan bahwa panitia tidak menerima calon yang melakukan perbaikan Danem atau nilai UAN tanpa mengikuti sekolah sesuai ketentuan dari Depdiknas.

Dia mengatakan, calon pendaftar memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku. “Kemudian, si calon juga belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama, serta bersedia menjalani ikatan dinas pertama (IDP) selama 10 tahun dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.
Dia mengatakan, calon juga harus membawa surat persetujuan orangtua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun. “Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud. Tidak bertato atau bekas tato dan tidak ditindik atau bekas tindik di telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat,” tukasnya.

Bagi calon yang sudah bekerja, katanya, harus melampirkan surat persetujuan atau izin dari kepala dinas, jawatan atau instansi yang bersangkutan dan bersedia diberhentikan dari status pegawai bila diterima menjadi bintara TNI. Kemudian, calon harus melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui lurah atau kepala desa asal tempat tinggal.

“Harus mengikuti pemeriksaan atau pengujian yang diselenggarakan panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan akademik. Apabila pendaftaran online terdapat gangguan, maka dibenarkan calon mendaftar langsung ke Ajenrem 023/KS di Jalan Datuk Itam Nomor 1 Sibolga,” tandasnya lantas menambahkan pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu bila animo pendaftaran telah memenuhi alokasi yang telah ditentukan sesuai renlakgiat.

Dia juga mengatakan bahwa TNI memberikan kesempatan untuk menjadi Bintara TNI AD melalui penerimaan Caba PK Unggulan atlet pria dan wanita dengan materi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan keterampilan olahraga. “Caba PK wanita bertalenta, pria regular dan pulau terluar/terdepan/perbatasan dengan materi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan akademik. Caba PK pria/wanita keahlian khusus dengan materi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan keahlian sesuai jurusan,” terangnya.

Sedangkan persyaratan khusus Caba PK unggulan atlet pria/wanita, cabang olahraga yang dibutuhkan yakni sepakbola, bulutangkis, judo, karateka, atau cabor lain standart/kualifikasi internasional. “Peserta adalah atlet berprestasi minimal pernah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan bagi atlet berprestasi tingkat internasional dan mendapat rekomendasi dari Komiad akan langsung mengikuti Rik/uji pusat. Caba PK wanita bertalenta memiliki penampilan menawan dan mempunyai bakat bidang protokoler, fashion, tataboga, presenter, MC (master of ceremony) dan lainnya, juga menyertakan sertifikat atau piagam perlombaan apabila ada,” ujarnya.

Sementara, bagi Caba PK pria/wanita keahlian khusus, sambungnya, berijazah D3/D4, usia maksimal 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 29 September 2016 dan jurusan yang dibutuhkan untuk penerbangan, yakni Airframe Powerplant, Alectrical Avionic, Aircraft Mechanics dan Aircraft Alectricity. “Untuk perbekalan, yakni mesin, tekstil, pelayaran dan perkapalan. Untuk kesenian, yakni musik. Kesehatan pria dan wanita, yakni perawat kesehatan, farmasi, analis kesehatan, ahli gizi dan rekam medis. Untuk perhubungan, yakni komputer jaringan, elektronika dan multimedia. Keuangan, yakni ekonomi dan akutansi. Sementara Konstruksi, yakni ketenagalistrikan, bangunan, otomotif (alat berat), kimia, dan elektronika. Kemudian, untuk penerangan, yakni grafika, audio video, komunikasi, komputer informatika dan broadcasting, untuk kesenjataan Arhanud, Armed dan Kavaleri, yakni mesin, otomotif, hidrolik, elektronika, listrik, komputer dan ilmu ukur. Kemudian, untuk peralatan, yaitu sitem informatika, keagamaan dan kehalian lain,” paparnya. (ab/ara)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s