Partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit Sedunia Sukses

BorsakLintongnihuta – Setelah ratusan tahun lamanya, Partangiangan Pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit Saportibi (se-dunia) yang berlangsung selama dua hari, 8– 9 Juli di Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja dan Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta, Humbahas berlangsung meriah dan sukses.

Pada puncak acara partangiangan pada 9 Juli di Desa Sigumpar–Lintongnihuta, dihadiri delapan ribuan pomparan (keturunan) Borsak Bimbinan Hutasoit boru, bere dan ibebere yang datang dari berbagai penjuru. Tampak para perantau dari Jabodetabek, Bandung, Batam, Pekanbaru, Papua, Sumatera, Aceh berperan aktif bersama panitia Bonapasogit.

Sehingga acara partangiangan yang baru pertama kali dilaksanakan berjalan lancar sesuai yang dijadwalkan para panatua Borsak Bimbinan Hutasoit.

Berdasarkan kesepakatan dan kebersamaan para perantau yang selama ini mendukung seluruh panitia yang berperan aktif melakukan berbagai gebrakan ke berbagai daerah sehingga acara partangingan tersebut dapat terlaksana untuk pertamakalinya dalam sejarah marga Hutasoit Saportibi.

Termasuk menemui hula–hula Borsak Bimbinan Hutasoit, yaitu Ompu Raja Mataniari (Baringbing) yang berdomisili di Huta Baringbing Sigumpar, Kecamatan Sigumpar Tobasa dan boru, yaitu Ompu Juara Tua (Situmeang) berdomisili di Sipoholon, Taput.

Dengan arahan panatua dan seluruh pengurus Borsak Bimbinan Hutasoit dari setiap daerah sehingga partangiangan terlaksana dengan sosialisasi maksimal ke seluruh pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit. Panitia partangiangan tersebut, yakni Manaek Hutasoit AMd (ketua umum), Tumbur Hutasoit SPd (sekretaris), Drs Lamhot Hutasoit MM (bendahara umum), Drs Bernard Hutasoit, Drs Thomson Hutasoit, Dewasa Hutasoit (Medan), Maringan Hutasoit (UD Nunut Ro), Pagomos Hutasoit , St Bangun Hutasoit, Marangin Hutasoit, Sintong Hutasoit, Jahormat Hutasoit (Ud Mullop), Antoni Hutasoit SE (Pak Rinaldi), Kepala Desa Sigumpar Hotbi Hutasoit, Parlin Hutasoit SH, M Hutasoit, BA (Tarutung).

Partangiangan tersebut diawali dengan prosesi dari HKBP Sigumpar dilanjutkan kebaktian yang dipimpin Pendeta Marhasil Hutasoit dan Pendeta Marakkup Hutasoit. Dalam khotbah yang diambil dari Mazmur 133 ayat 1 mengajak seluruh pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit agar memupuk kebersamaan dalam membangun kesatuan.

“Kesatuan tidak menunjukkan perpecahan, sebab hidup tanpa persatuan adalah hidup yang sangat memilukan. Sesungguhnya perbeadaan itu merupakan karunia Tuhan, maka marga–marga yang tidak bersatu akan dikesampingkan. Marga Hutasoit harus saling mengenal, saling mendukung dan saling mendoakan untuk meraih kemajuan. Huihutton Tuhan Asa Sonang Ima ngolukku Tujoloanon (HUTASOIT). Maka marga Hutasoit dapat menjadi berkat bagi sesamanya dengan didasari persatuan yang kokoh,” ujar Pdt Marhasil Hutasoit dalam kotbahnya.

Sebelum penyampaian kata sambutan dan laporan ketua umum panitia, seluruh peserta Partangiangan menyanyikan mars Borsak Bimbinan Hutasoit. Pada acara tersebut juga diundang sebagai Haha Doli dari Toga Sihombing, yakni Borsak Junjungan Silaban, Borsak Sirumonggur Lumbantoruan dan Borsak Mangatasi Nababan. Selain itu, Hula – Hula yakni Lontung dan Raja Mataniari Baringbing. Kemudian boru yaitu Ompu Juara Tua (Situmeang).
Ketua umum panitia Manaek Hutasoit Amd menyampaikan, partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit Saportibi baru pertama kali dalam sejarah dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan semua marga Hutasoit, baik yang berada di perantauan maupun di Bonapasogit.

“Panitia sudah bekerja maksimal untuk melakukan sosialisasi ke berbagai daerah agar keturunan Borsak Bimbinan Hutasoit menyatukan persepsi untuk membangun persatuan dan kesatuan dalam menggapai yang lebih baik dan cemerlang di masa mendatang. Khususnya panitia lokal Desa Sigumpar sebagai tuan rumah pada acara puncak partangiangan ini. Itu semua patut kita syukuri bersama sebab hasil kebersamaan ini dari kita dan untuk kita semua,” ujarnya

Dia menyebut, panitia sangat terharu dengan banyaknya pomparan Hutasoit datang mengikuti acara partangiangan itu. Begitu juga di Desa Tipang pada acara napak tilas di ikuti ribuan semua marga Hutasoit. Ke depan kami harapkan persatuan ini berlanjut sehingga Borsak Bimbinan Hutasoit ada pengurus pusat yang defenitif. Itu sudah komitmen kita bersama dengan para perantau,” sebut Manaek Hutasoit yang merupakan Ketua DPRD Humbahas itu.

Dari perantau, yaitu Tumorang Hutasoit (Jakarta) menyebut, partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit itu sudah terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan. “Kami dari perantau sangat mendukung untuk terbentuknya kesatuan dan persatuan Borsak Bimbinan Hutasoit. Semuanya sudah pasti saya sampaikan kepada penatua Hutasoit se-Jabodetabek untuk membangun kebersamaan. Kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Pada kesempatan itu turut menyampaikan sambutan, yakni mewakili tuan rumah St Pilin Hutasoit, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE serta Drs Maddin Sihombing MSi (mantan Bupati Humbahas) dan Sahat Silaban (anggota DPR RI) sekaligus sebagai Haha Doli Borsak Bimbinan Hutasoit dalam sambutannya juga mengajak marga Hutasoit agar terus memupuk rasa kebersamaan dan kesatuan.

“Kami sangat bangga dengan adanya partangiangan ini. Apalagi ini yang pertama kalinya dilakukan Borsak Bimbinan, sementara Borsak Junjungan, mulai tahun 2010,  Borsak Sirumonggur mulai tahun 2015 dan Borsak Mangatasi sudah melakukannya tanggal 13 Oktober 1955. Sebagai Haha Doli dan sebagai mantan Bupati Humbahas sangat yakin akan partangiangan ini akan membuahkan hasil yang bermanfaat buat seluruh pomparan Hutasoit Saportibi,” ujarnya.

Maddin menambahkan, lokasi acara partangiangan Borsak Bimbinan di Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta seluas 4 hektare diberikan marga Hutasoit yang ada di Sigumpar kepada Pemkab Humbahas sebagai pasar induk kopi.

“Saya sangat bangga kepada marga Hutasoit. Penyerahan itu sewaktu saya sebagai Bupati Humbahas. Maka saya minta agar Pemkab Humbahas melanjutkan pembangunanya,” katanya.

Sementara mewakili boru, yakni Ompu Juara Tua (Situmeang) disampaikan Tota Situmeang pada intinya menyebut, sangat bersyukur dengan terselenggaranya partangiangan Borsak Bimbinan Hutasoit Saportibi tersebut.

“Kami sebagai boru sudah ikut merasakan sesuatu yang indah kedepan. Sejak dahulu pun sudah sangat bangga dengan Hula–hula Hutasoit yang merupakan pengikat darah kepada kami keturunan Ompu Juara Tua Situmeang. Mari terus kita pupuk Dalihan Na Tolu itu sebagai lambang ikatan bagi suku Batak. Kami sangat bergembira hari ini,” ujar Tota Situmeang yang cukup dikenal sebagai tokoh di Rura Silindung–Sipoholon itu.

Hula–hula, yakni Lontung dan Raja Mataniari (Baringbing) juga menyampaikan pepatah orang Batak yang intinya meminta kepada sang pencipta agar seluruh pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit selalu dapat berkat dan karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Partangiangan tersebut dirangkai dengan acara adat Batak dan tor tor dari “Hasuhuton’ (Hutasoit), tortor Hula–hula (Lontung dan Baringbing) dan tortor boru marga Situmeang, yang dipandu Drs Thomson Hutasoit, St Bangun Hutasoit, Kepala Desa Sigumpar Hotbi Hutasoit sebagai “Panuturi” partangiangan.

Selanjutnya, pihak Hula–hula Lontung dan Raja Mataniari (Baringbing) memberikan ulos kepada Borsak Bimbinan Hutasoit dan kepada borunya Ompu Juara Tua (Situmeang). Acara adat tersebut ditandai dengan “Tudu–tudu Ni Sipanganon”. Partangiangan tersebut berjalan sukses yang juga menampilkan hiburan dari artis ibukota Batak dan pemberian ulos Batak berlogo Borsak Bimbinan Hutasoit kepada perantau maupun pengurus dan warga yang tinggal dibonapasogit.

Secara spontanitas terkumpul dana dari perantau maupun dari Hutasoit yang tinggal di Bonapasogit, selain sebelumnya telah terkumpul dana dari kumpulan Marga Hutasoit yang ada di daerah–daerah. “Kebersamaan ini hendaknya terpatri dalam hidup pomparan Borsak Bimbinan Hutasoit sehingga mendapat kemajuan dan berkat dari Tuhan. Keturunan Borsak Bimbinan Hutasoit sudah banyak yang berhasil di perantauan di semua lini. Mari kita satukan persepsi untuk sebuah persatuan yang kokoh yang saling mengasihi. Ini harapan kami kepada anak rantau. Apalagi sudah terbentuk susunan formateur yang bertugas untuk mencari figur siapa yang menjadi ketua umum Borsak Bimbinan Hutasoit. Tentu harus orang yang menjadi Parbahul–bahul Na Bolon,” ujar Drs Lamhot Hutasoit MM, Hotbi Hutasoit, St Jahormat Hutasoit (Ud Mullop), St Bangun Hutasoit, Drs Bernard Hutasoit dan Antoner Hutasoit SE (Pak Rinaldi).

Sebelumnya dalam temu kangen telah disepakati semua daerah dibentuk formateur beranggotakan tujuh orang yang bertugas untuk mengkondisikan siapa yang layak menjadi pengurus defenitif Borsak Bimbinan Hutasoit. Mereka adalah ketua Tumorang Hutasoit (Jakarta), anggotanya Togap Hutasoit (Bandung), Isvander Hutasoit (Batam), Nimrot Hutasoit (Dumai), Drs Bernard Hutasoit (Medan), Manaek Hutasoit AMd (Humbahas) dan Tumbur Hutasoit SPd sebagai sekretaris. (as)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s