Perjalanan Bupati Taput Menelusuri Desa Terpencil di Garoga

1a3Garoga – Hasrat dan keinginan untuk membangun dengan ketulusan hati terus menggerakkan Bupati muda ini untuk terus mengunjungi rakyatnya di desa terpencil dan terisolir. Ketiga kalinya, Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan beserta seluruh SKPDnya menyisir desa-desa terisolir di Kecamatan Garoga walau sebenarnya libur panjang telah tiba.
Perjalanan untuk menyisir dusun-dusun ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, Sabtu-Senin (2-4/07/2016).

Hari pertama, Sabtu (2/7) pukul 10. WIB, perjalanan diawali dengan berdoa bersama seluruh rombongan di Rumah Dinas Bupati Taput dan berangkat bersama. Bupati dan rombongan langsung mengendarai kendaraan roda dua disertai lambaian masyarakat Tarutung dengan tujuan pertama Padang Siandomang Sibio-bio dan dilanjutkan dengan pertemuan di Dusun Gonting Hopo Desa Gonting Garoga didampingi Kepala Desa Baliga Pasaribu, Camat Garoga Josua Situmeang dan Kapolsek Garoga AKP Parulian Nababan
Walau di tengah libur panjang yang menggoda untuk liburan dan membawa keluarga tercinta untuk berlibur ke luar kota, tapi hasrat bertemu masyarakat dan menyisir dusun-dusun terisolir secara langsung mengalahkan semua godaan itu. “Ini kesempatan bagi saya untuk bertemu langsung masyarakat. Di saat libur ini, waktu saya lebih total untuk menyusuri dusun demi dusun karena kantor sedang libur. Waktu yang sempit untuk mengunjungi seluruh desa di Tapanuli Utara sebanyak 241 desa mengharuskan saya untuk memanfaatkan libur ini untuk mengunjungi rakyat saya di Garoga. Sungguh indah kebersamaan ini, sungguh terharu rasanya ketika melihat masyarakat sangat bahagia bertemu dengan saya dan seluruh rombongan,” ujar Bupati di sela-sela perjalannya.
Jalan berlubang dan berliku, menurun dan mendaki, penuh debu yang sangat menyesakkan dada, tidak menyurutkan langkah Nikson Nababan untuk meneruskan perjalanan menuju dusun lainnya dengan menggunakan sepeda motor. Luar biasa, penuh makna dan ketulusan hati. “Saya sudah merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat ketika menyusuri jalanan ini dengan menggunakan roda dua. Sungguh menggugah hati, saya tekadkan masyarakat Tapanuli Utara selama lima tahun ini harus merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Jalan harus dibuka dan harus interkoneksi seluruh desa, itu tekad saya dan untuk itu, saya harus bekerja keras. Alat berat harus menerobos segala hambatan itu,” ujar Bupati ketika berhenti di tengah perjalanan di Dusun Parsosoran menuju Dusun Hadataran dan menghela nafas panjang untuk melepaskan beban di hati menyaksikan penderitaan rakyat.
Usai pertemuan dengan masyarakat dan menikmati hiburan dengan masyarakat, bernyanyi bersama dan berjoget bersama dengan masyarakat, untuk melepaskan kelelahan, Bupati dan rombongan beristirahat di rumah-rumah penduduk di Dusun Parinsoran, bersama-sama di rumah masyarakat, berbincang, bersendagurau menikmati kebersamaan sebelum tidur melepas kelelahan.
Keesokan harinya, Minggu (03/07), Bupati Taput dan rombongan melanjutkan kegiatan dengan diawali kebaktian minggu dan pesta gereja di Gereja HKBP Parinsoran Kecamatan Garoga. Usai memuji Tuhan bersama masyarakat Parinsoran, menikmati keceriaan Minggu, makan bersama, Bupati Taput dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Sipang Bolon, menyambut permintaan masyarakat disana untuk bertatap muka secara langsung dengan Bupati Taput.
Di Simpang Bolon disambut tokoh masyarakat Arifin Pasaribu dan seluruh masyarakat Sipang Bolon dengan sukacita. Untuk menempuh jalan terjal dan sulit, Bupati Taput tetap semangat dan tersenyum bahagia dengan masyarakatnya. Sebagai ungkapan bahagia, masyarakat langsung menjamu makan Bupati dan rombongan dan kebersamaan dan kepemimpinan yang sederhana terpancar disana.
Arifin Pasaribu selaku tokoh masyarakat menyampaikan rasa bangga dan salut yang mendalam atas kepemimpinan Bupati Taput Nikson Nababan yang sangat merakyat dan penuh ketulusan ingin membangun Taput tanpa mengenal lelah. “Saya mengikuti setiap gerakan dan tindakan Bupati Taput yang satu ini, sungguh luar biasa, tidak kenal lelah, tidak pamrih dan seluruh jiwa mudanya dicurahkan untuk merubah Tapanuli Utara ini menjadi lebih baik. Peningkatan APBD Taput yang sangat signifikan adalah sebuah fakta yang luar biasa dari kinerja Nikson Nababan. Kami mendukung kepemimpinan Bapak Bupati hingga tuntas pembangunan ini, Bapak tidak bisa meninggalkan kami hingga masa kepemimpinan yang sekarang karena kami melihat program ini belum tuntas dan tolong bapak mau melanjutkan kembali untuk memimpin kami dan menuntaskan program bapak untuk kemajuan Tapanuli Utara,” ujar Arifin mengakhiri.
Usai acara silaturahmi dan kebersamaan yang indah, Arifin Pasaribu memberikan penghargaan yang unik dan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Sipang Bolon, yakni ‘Tukkot” (tongkat) yang memiliki makna akan menemani dan menolong Nikson Nababan menghadapi segala tantangan dan menyingkirkan semua penghalang dan perusak yang menginginkan Tapanuli Utara rusak dan kacau. “Saya serahkan ini untuk menemanimu amang memimpin dan membangun Tapanuli Utara ini menuju sebuah kecerahan dan kemajuan, saya yakin kamu mampu amang,” ujar Arifin sembari menyerahkan ‘tukkot’ ketangan Nikson Nababan.
Bupati Taput dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke Garoga. Bupati Taput langsung memimpin briefing dengan seluruh rombongan dalam membahas perjalanan keesokan harinya untuk menerima masukan dan saran dari seluruh SKPD dan rombongan dilanjutkan dengan isrirahat dan kembali ke rumah-rumah warga untuk melepaskan lelah seiring dengan berlalunya malam.
Keesokan harinya (Senin 04/07) perjalanan dilanjutkan kembali menuju dusun yang sangat terpencil dan terisolir dengan medan dan jalan yang cukup berat ke Desa Lontung Jae II. Diawali dari Dusun Hapesong, Parratusan hingga melakukan pertemuan dengan masyarakat di Dusun Sirumambe. Dalam pertemuan ini kebersamaan tetap menjadi keindahan tersendiri bagi kunjungan Bupati ini. “Saya mau seluruh masyarakat, baik di dusun yang sangat terpencil sekalipun merasakan kehadiran pemerintah. Semua masyarakat harus merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujar Bupati menegaskan.
Perjalanan Bupati dan rombongan dilanjutkan kembali ke Desa Lontung Jae I Dusun Pearaja untuk kembali bertemu dan berdiskusi dengan masyarakat di sana. Bupati menyapa, memberi semangat, memaparkan pembangunan dan berdiskusi dengan masyarakat Pearaja. Salah seorang masyarakat, Sukinoo Siregar menyampaikan pada pertemuan tersebut akan rasa salut dan bangga akan kinerja dan kepemimpinan Bupati Taput Nikson Nababan yang sungguh luar biasa, tidak kenal lelah, sungguh tulus dan penuh kesederhaan. Kepemimpinan Bapak luar biasa, kinerja dan kunjungan-kunjungan bapak yang seperti ini merupakan firman yang hidup bagi kami, memberi kami harapan dan semangat yang baru. Terimakasih pak Bupati dan jangan pernah berhenti menyayangi kami dengan tulus,” ujar Sukino dengan haru.
Dari dusun ke dusun dalam kunjungan Bupati ini, semua aspek ditinjau, baik jalan rusak, pembukaan jalan, kondisi sekolah dan kesejahteraan gurunya, PAUD, kondisi rumah penduduk dan ketersediaan air bersih dan listrik, pertanian dan kesehatan masyarakat. Selama perjalanan Bupati Taput ini, sehari sebelumnya telah dimulai pelayanan bagi masyarakat mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pelayanan KB, pertanian di bidang pelatihan pembuatan pupuk organik, pakan ternak dan kandang ayam petelur dan pelayanan lain yang langsung dinikmati masyarakat .
Bantuan demi bantuan diserahkan di setiap pertemuan, handtraktor, bibit-bibit pertanian, alat-alat olahraga. Di samping itu, Bupati Taput memberikan bantuan sepatu sekolah bagi setiap siswa/I yang dikunjunginya dan memakaian secara langsung sebagai cermin kedekatan dan ingin merasakan langsung keluguan hati dan ketulusan anak-anak di sana. “Saya tahu jalan disini masih sangat sulit dan rusak, anak-anak harus jalan kaki menuju sekolah sehingga sepatu sekolah mereka akan mudah rusak, sementara ekonomi masih sangat sulit disini. Saya ingin kehadiran saya di dusun-dusun ini memberikan kegembiraan bagi anak-anak dengan menghadiahkan sepatu baru bagi mereka,” ujar Bupati mengakhiri.
Akhirnya rombongan mengakhiri semua pertemuan pada pukul 18.00 dan siap-siap kembali ke Tarutung. Dengan penuh kebahagiaan dan harapan esok akan lebih baik, Bupati Taput dan rombongan kembali menuju Tarutung diringi lambaian tangan dan doa dari seluruh masyarakat Garoga dengan satu harapan di hati ‘Nikson Nababan akan membawa Tapanuli Utara kepada esok yang lebih baik. Rombongan tiba di Tarutung pukul 21.00 Wib. (Humas)

3 pemikiran pada “Perjalanan Bupati Taput Menelusuri Desa Terpencil di Garoga

  1. Op Debora Nababan

    Sai margogo ma amang bupati nami manguluhon Tapanuli Utara asa lam tu majuna, sehat selalu Tuhan memberkati

    Suka

  2. Eben Parhusip

    Terimakasih pak Bupati yang merakyat…langsung terjun ke lapangan melihat keadaan masyarakat terpencil….Horas

    Suka

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s