Razia Kafe Remang- remang Berlanjut Hingga Lebaran

RemangTarutung – Menjelang hari raya Idul Fitri, Satpol PP Taput tetap akan melaksanakan razia hiburan malam di kafe remang-remang di daerah tersebut.

Hal itu dikatakan Kasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Satpol PP, Mutiha Simaremare kepada wartawan, Senin (27/6) di ruangannya. Libur panjang pada Juli mendatang, pihaknya akan tetap melaksanakan razia di tempat hiburan malam, seperti kafe remang-remang. Terkhusus kafe yang tidak mempunyai izin hiburan, IMB dan TPUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) di wilayah Taput.

“Kita melaksanakan sesuai aturan Perda pemerintahan yang sudah ada, agar dapat dimengerti. Razia dilaksanakan bagi kafe yang tidak mempunyai izin dari Dinas Perizinan, Dinas Pariwisata dan izin hiburan dari Polres Taput. Kafe yang melanggar pada waktu jam malam walaupun libur Idul Fitri sudah mulai dekat,” tegas Mutiha.

Dia menjelaskan, kafe yang sudah lengkap izinnya tidak ada masalah karena itu adalah sebagai penghasil PAD Taput sepanjang tidak ada masalah. Kalaupun ada di luar itu, misalkan penyalahgunaan narkoba di kafe dan prostistusi di dalam tersebut, sudah ada hukum terkait yang menangani hal tersebut. Dinas Satpol PP hanya menangani waktu jam kerja dan para pemilik kafe nakal yang tidak mempunyai izin.

Hal yang sama dikatakan Kakan Satpol PP Taput Sondang H Panjaitan di kantornya, untuk menangani hal ini yang membuat bingung masyarakat, seharusnya muspida dan para tokoh dan para pengusaha kafe seharusnya duduk bersama menyelesaikan ini.

“Bukan ada maksud menutup kafe di Taput, akan tetapi sesuai peraturan yang dibuat oleh Perda Taput, semua pengusaha seyogianya haruslah menuruti peratuaran. Kita lagi mendiskusikan persoalan ini karena informasi kita dapat semua kafe harus tutup. Apakah izin dari Dinas Perizinan dan TPUP dan izin hiburan dari Polres, serta tidak mengganggu warga masyarakat atau jauh dari pemukiman warga,” ujar Sondang H Panjaitan.

Dia menambahkan, libur lebaran Juli nanti dari Dinas Satpol PP akan tetap melaksanakan razia dan bukan hanya di bulan puasa saja. Bagi pengusaha yang nakal yang tidak memiliki izin dan melanggar waktu jam malam akan ditindak langsung dan tidak ada ampun siapaun itu orangnya. Tim Satpol PP akan secara tiba-tiba datang untuk menertibakan pengusaha kafe remang-remang yang nakal.

DPRD Apresiasi Nikson Nababan
Sementara itu, instruksi yang dikeluarkan Bupati Taput Nikson Nababan untuk menutup sejumlah kafe yang tidak memiliki izin, termasuk Kafe Amor yang lokasinya berdekatan dengan tempat ibadah, mendapat respon positif dari DPRD setempat.

Mengetahui adanya instruksi dari bupati tersebut, anggota DPRD Ronal Simanjuntak dan Renol Tampubolon mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Drs Nikson Nababan yang langsung merespon pengaduan masyarakat yang sudah resah dengan keberadaan kafe yang berjuluk daerah wisata rohani itu. “Terima kasih kepada Bupati Taput atas pengaduan masyarakat yang langsung ditanggapi dan direspon,” ujar mereka.

Kedua anggota DPRD tersebut mendesak Satpol PP untuk segera melaksanakan perintah bupati untuk melakukan razia dan menutup kafe yang tidak mengantongi izin dan sudah meresahkan masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Pariksabungan, M Tampubolon juga mengucapkan terima kasih kepada bupati yang sudah mengeluarkan perintah untuk merazia dan menutup kafe penyedia wanita malam yang ada di daerahnya.

“Saya sangat berterima kasih apabila kafe tersebut segera ditutup. Karena kafe tersebut sangat mengganggu ketenteraman masyarakat. Sudah berapa kali kami buat surat agar kafe remang-remang yang di desa kami ini segera ditutup, tapi tidak ada respon. Tapi setelah mendengar bahwa bupati telah mengeluarkan surat agar kafe yang menyediakan wanita malam dan juga tindak memiliki izin agar ditutup. Masyarakat sangat gembira dan mengucap syukur,” ujar Tampubolon.

Sebelumnya, Bupati Taput Drs Nikson Nababan dalam suratnya memerintahkan Satpol PP agar menutup sejumlah kafe di daerahnya yang tidak memiliki izin, termasuk Kafe Amor di Desa Pariksabungan, Kecamatan Siborongborong yang berdekatan dengan tempat ibadah. “Dalam waktu dekat ini sesuai instruksi bupati akan melakukan razia besar-besaran, termasuk menutup Kafe Amor yang lokasinya berdekatan dengan tempat ibadah,” kata Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Mutiha Simaremare.(as/tul)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s