Janner Lumbantobing Dibunuh Abang Beradik di Lobupining

1Adiankonting –Perselisihan yang terjadi di meja catur berujung pada kematian. Ini yang terjadi pada Janner Lumban Tobing (61). Dia dicekik abang beradik hingga tewas. Dan, kasus ini sempat dirahasiakan warga dan akhirnya terungkap dua hari usai kejadian.

Informasi dihimpun wartawan, peristiwa ini terjadi di Desa Dolok Nauli Lobupining, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (21/6). Dan, sekitar 2 hari jenazah korban disemayamkan di rumahnya, akhirnya pembunuhan itu terungkap setelah Marsihol Hutabarat (54), salah seorang keluarga korban, pulang dari perantauan pada Kamis (23/6) dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Adiankoting. Pelaku yang merupakan abang beradik, yakni Andrian Tamba dan Anto Tamba pun diamankan.

Marsihol Hutabarat menceritakan, pembunuhan berawal saat almarhum Janner Lumban Tobing sedang menonton rekan-rekannya bermain catur di sebuah warung tak jauh dari rumahnya sekira pukul 16.00 WIB. Namun, tiba-tiba ada seseorang langsung memukul meja dengan keras tanpa alasan yang jelas. Korban pun kaget dan marah. Tak lama, pria yang memukul meja itu pergi dari warung bersama kawannya. Korban yang sudah emosi kemudian mencari pria itu. Dia pun mencari hingga sampai ke sekitar rumahnya sendiri.

Namun, sesampainya di depan rumah, dia tak juga menemukan pria tersebut. Lalu ia melempar batu ke rumah tetangganya bermarga Tamba karena dia menduga orang yang memukul meja tersebut bersembunyi di sekitar rumah tetangganya itu.

Lemparan batu itupun membuat Andrian dan Anto keluar rumah dan menanyakan apa maksud korban melakukan hal itu. Perdebatan pun terjadi hingga akhirnya Anto menendang almarhum Janner. Kemudian, Andrian Tamba mencekik leher korban. Perkelahian tak seimbang pun terjadi hingga akhirnya Janner tewas di depan rumahnya sendiri.

“Warga takut memberitahukan kepada polisi. Setelah tewas, korban langsung dimandikan dan dibawa ke rumahnya sambil menunggu keluarga dari perantauan. Setelah keluarga sampai, terungkaplah kejadian tersebut dan kami melaporkannya ke Polsek Adiankoting,” terang Marsihol.

Dia menambahkan, selama ini alamarhum seorang diri di rumah. Almarhum adalah duda dengan satu anak yang tidak tinggal bersamanya. “Dan, karena hidup seorang diri, warga sekitar sering melecehkannya,” ujar Marsihol.
Terpisah, Kapolsek Adiankoting Kompol Ramson Hutagaol saat dikomfirmasi melalui telepon selular membenarkan pembunuhan dilakukan oleh dua orang dan sudah ditahan setelah mendapat informasi dari masyarakat. Korban sudah dibawa ke RSU Siantar karena keluarga akan melakukan autopsi.

“Kematian almarhum Janner terjadi pada Selasa lalu dan warga takut melaporkannya ke Polsek. Setelah keluarganya datang, baru terungkap dan melaporkannya dan langsung kita tanggapi,” ujar kapolsek. (as/ara)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s