Petani Sipahutar Kembangkan Tanaman Andaliman

AndalimanSipahutar – Beberapa petani di Kecamatan Sipahutar, mulai mengembangkan dan membudidayakan tanaman andaliman. Selain karena kultur tanah mendukung, para petani menaman tanaman rempah-rempah ini karena dinilai potensial dan mempunyai prospek.

“Selama ini, andaliman di kampung tidak kami tanam, tapi bisa tumbuhnya secara liar. Tapi kini kami mulai mempelajari mengembangkan dan membudidayakan tanaman tersebut,” ujar salah seorang petani, Jonny Simanjuntak kepada wartawan, Kamis(19/5).

Menurutnya, menanam andaliman tidak terlalu sulit di lahan yang ada, karena kultur tanah memungkinkan. Tanaman andaliman bisa ditanam di celah tanaman lain. “Kami pelajari dan kami tanam. Ternyata tidak terlalu sulit,” ucapnya.

Hal senada disampaikan petani lain Op Parluhutan Simanjuntak. Usia tanaman andaliman sampai berbuah hanya menelan waktu delapan bulan saja. Biaya yang dikeluarkan pun tidak terlalu banyak seperti tanaman pertanian lainnya. Sebab, tanaman ini tidak terlalu membutuhkan pemupukan kimia atau obat-obatan. Perawatan cukup dengan membersihkan areal tanam. “Semuanya alami. Pupuknya hanya rumput-rumput kering dikelilingi batangnya dan tidak perlu disemprot,” katanya.

Padahal, hasil panen atau harga jual andaliman dinilai cukup memuaskan para petani, karena di pasaran harganya cukup mahal. “Harga andaliman cukup mahal. Jadi diuntungkan kalau tanaman ini bisa berhasil,” ucapnya dan menyampaikan kalau tanaman nantinya berhasil, mereka sebagai petani akan terus mengembangkan tanaman yang digunakan sebagai bumbu masak itu. (tul)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s