Tak Memperhatikan Aspek Lingkungan, Permohonan Izin PLTA Dibatalkan

DOLOKSANGGUL – Sejumlah permohonan izin usaha pendirian pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Kabupaten Humbahas dibatalkan oleh Bupati Dosmar Banjarnahor SE. Pembatalan dilakukan karena dinilai masih belum memperhatikan berbagai aspek lingkungan.

“Baru-baru ini kami sudah membatalkan sejumlah permohonan izin pendirian PLTA di Humbahas yang diajukan investor dengan berbagai pertimbangan, yakni aspek lingkungan,” kata Dosmar menjawab sejumlah wartawan.

Sayangnya, Dosmar tidak merinci berapa jumlah izin yang sudah dibatalkan dan atas nama perusahaan apa. Dia juga menjelaskan bagi para investor yang berniat mendirikan PLTA harus memerhatikan berbagai aspek.

“Aspek lingkungan salah satu yang utama harus diperhatikan. Soal lingkungan ini, tidak ada istilah karena saya kenal dengan investor atau bahkan karena terkait hubungan marga. Bahkan, kalau keluarga dekat sekalipun itu kalau tidak sesuai, kita akan batalkan jika tidak sesuai aturan dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Pertambangan dan Energi Humbahas M Sigalingging membenarkan pembatalan sejumlah izin pendirian PLTA tersebut. Hanya saja dirinya terkesan tertutup soal informasi berapa jumlah PLTA yang sudah aktif maupun yang sedang mengurus izin di Humbahas.

Bahkan, dirinya selaku instansi yang membidangi PLTA secara terang-terangan mengaku lupa dan terkesan merahasiakan keberadaan PLTA ini.
“Jumlahnya yang pasti saya tidak ingat. Kebetulan anggota saya yang menangani itu sedang tugas ke lapangan. Lain kali ajalah datang, datanya akan kami berikan,” kata Sigalingging saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Dia juga mengaku lupa soal berapa izin yang dikeluarkan terhadap investor yang masuk ke Humbahas yang begerak di bidang pembangkit listrik. “Memang ada beberapa izin yang kami keluarkan. Hanya saja jumlahnya saya tidak ingat,” ucapnya.

Terkait pemberian izin itu, pihaknya tidak ada menerima uang pelicin dari investor yang melakukan kegiatan kelistrikan tenaga air di Humbahas.
“Saya tidak ada terima apa-apa dari mereka (investor, red) dalam hal meloloskan izin mereka. Kita hanya mengeluarkan izin sepanjang persyaratan dipenuhi oleh investor,” terangnya.Disinggung soal permodalan para investor yang disinyalir dominan mengharapkan pinjaman uang dari bank dengan memanfaatkan izin, Sigalingging menolak untuk berkomentar.

“Kalau soal itu kan urusan investor. Kita hanya mengeluarkan izin saja. Saya tidak bisa mencampuri hal itu. Yang pasti, data yang Anda minta itu nanti akan kita berikan. Kalau hari ini belum dapat saya berikan, sebab anggota saya yang menangani itu sedang keluar kantor,” pungkasnya. (bl)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s