Cuaca Ekstrim di Taput Diprediksi hingga Akhir Mei

Tarutung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput memprediksi cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin puting beliung yang melanda beberapa wilayah akan berlangsung hingga Mei. Masyarakat pun diminta agar selalu waspada cuaca .

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Taput Dayan Sihombing saat ditemui wartawanI, Selasa (3/5). Menurutnya, sesuai prediksi cuaca dari BMKG, akan terjadi cuaca ekstrim atau hujan dengan intensitas tinggi selama Mei. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, mengingat cuaca ekstrim masih akan terjadi.

“Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, karena ancaman bencana alam masih mengintai wilayah Taput. Terutama untuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang, “ terangnya.

Dia menambahkan, bukan hanya masyarakat yang meningkatkan kewaspadaan. Namun, stakeholder dan pemerintah juga harus siaga untuk mengahadapi ancaman bencana. “Semua stakeholder harus siap dan selalu siaga terhadap ancaman bencana alam ini. Kalau kita BPBD sudah siap baik personel maupun peralatan untuk penyelamatan korban bencana dan dinas-dinas terkait,“ sebutnya.

Sementara itu sebelumnya, beberapa rumah warga di Desa Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, rusak akibat dihantam angin puting beliung yang terjadi Senin (2/5) sekira pukul 15.30 WI B. Puluhan hektare tanaman padi siap panen juga rusak akibat puting beliung tersebut.

Panjaitan, warga sekitar kepada wartawan mengatakan, puting beliung itu terjadi saat angin kencang disertai hujan deras yang turun sekira pukul 15.30. Sekitar 10 menit angin begitu cepat merusak beberapa rumah warga.

”Kerusakan rumah warga umumnya terjadi pada atap. Atap seng warga beterbangan hingga sejauh beberapa puluhan meter,” ujar Panjaitan.
Seperti rumah milik keluarga Simamora. Angin menyapu seluruh atap rumahnya, jaringan listrik juga ikut terputus.

Selain merusak rumah, puluhan hektare padi siap panen juga rusak. Warga khawatir akan gagal panen karena padi mereka mengalami patah batang. Pantauan wartawan di lokasi, beberapa warga korban angin puting beliung dan warga setempat sibuk bergotong royong untuk membantu para korban. (tul)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s