Angin Kencang dan Hujan Deras Rusak Rumah Warga

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput memotong pohon yang menimpa rumah warga, akibat diterjang angin kencang.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput memotong pohon yang menimpa rumah warga, akibat diterjang angin kencang.

Tarutung – Sejumlah rumah warga di Desa Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), rusak parah setelah diterjang angin kencang dan hujan deras yang terjadi, Senin (2/5).

Selain merusak rumah, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon sehingga menimpa rumah warga.

Pantauan wartawan, atap rumah warga banyak berterbangan dan sebagian lagi rusak akibat ditimpa pohon. Warga panik dan berhamburan keluar rumah setelah melihat situasi.

Menurut salah seorang warga sekitar, Jhonny Hutagalung, peristiwa angin kencang dan hujan deras yang merusak rumah warga dan menumbangkan se­jumlah pohon mulai terjadi pada sore hari pukul 16.00 wib.

“Angin kencang dan hujan deras datang secara tiba-tiba dan menghantam atap rumah dan menumbangkan pohon”ujarnya.

Sekda Taput, Edward Tampubolon SE bersama jajaran turun ke lokasi melihat kejadian sembari melakukan evakuasi terhadap rumah warga yang tertimpa pohon.

Edward Tampubolon mengatakan, selain melakukan evakuasi, hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan berapa rumah warga yang rusak diter­jang angin kencang.

“Kita masih melakukan pendataan, yang pasti kita akan tetap membantu masyarakat untuk perbaikan rumah,”katanya.

Dairi

Sementara di hari yang sama, sebanyak tiga rumah mengalami kerusakan diterjang angin puting beliung di Dusun Sumbul Karo Desa Palding Jaya Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi, Senin (2/5) siang. Warga sekitar me­nyebut, kediaman dihuni keluarga berru Sebayang, Sinulingga serta rumah mar­ga Tarigan. Musibah tidak merenggut korban jiwa. Namun kerugian ekonomi mencapai puluhan juta rupiah.

Camat Bahagian Ginting mengatakan data sementara, kerusakan terparah menimpa satu bangunan. Tidak tertutup kemungkinan, jumlah korban bertam­bah. Disebutkan, korban mengungsi di rumah sanak famili.

Logan Sinulingga menerangkan, kala itu, angin bertiup berputar-putar. Hujan juga mengguyur deras. Masyarakat merasa takut. Sepengetahuannya, ada atap rumah terlempar sejauh 100 meter. Dia menambahkan, banyak lahan pertanian juga hancur. Sejumlah pohon durian, kepala, jagung dan kemiri tumbang. Pada waktu bersamaan, angin kencang juga melanda Kota Sidikalang. (can/ssr)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s