Pembangunan Dyk Tanggul Aek Sigeaon Berbiaya Rp 25 miliar

dekTarutung – Sepanjang 1.000 meter pembangunan dyk tanggul Aek Sigeaon berbiaya Rp 25 miliar, tepatnya di pinggir jalan rumah warga Komplek Mesjid, Kelurahan Hutatoruan X, sudah dikerjakan.

Warga pun senang dan mengucapkan terima kasih atas pembangunan itu karena selama ini daerah mereka sering banjir kalau hujan deras. Pembangunan dyk tembok tersebut nantinya tidak lagi membuat kampung mereka banjir dan menggenangi areal persawahan warga sekitar.

“Kami sudah lama menantikan pembangunan dyk tersebut. Sebelum ada pembangunannya jika hujan turun, air sungai Aek Sigeaon naik ke atas sehingga membanjiri perumahan warga dan lahan persawahan sehingga merusak tanaman warga mencapai puluhan hektare,” kata Gihon Nainggolan (45) kepada wartawan, Jumat (15/4).

Hal serupa dikatakan PTK Simanjuntak (69), salah seorang petani cabai di lokasi tersebut. Jika hujan turun, air sungai naik menggenangi jalan pintas dan rumah warga. Bahkan, air dari sungai menggenangi persawahan kami yang dapat merugikan mata pencaharian kami.

Sementara itu, bagian teknis pembangunan Candra Lubis kepada wartawan Jumat (15/4) membenarkannya. Pembangununan dyk tembok sudah dilakukan pengerjaannya sepanjang 700 meter di sepanjang aliran sungai.

“Pembangunan dilaksanakan dari dana APBN Propinsi Sumut BWS (Balai Sungai Sumatera) II dengan paket perkuatan tebing dikerjakan PT Kartika Indah Jaya. Tujuannya menghidari terjadinya banjir dan erosi dengan perkuatan tebing ‘Sheet Pile’ Baja” ujar Lubis yang ditemui di kantornya.

Ditambahkannya, untuk pelaksanaan pengerjaannya kiranya PLN mau bekerjasama supaya tidak ada gangguan seperti tiang listrik dan tower yang berada di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai). Masyarakat sudah setuju atas pembagunan tersebut.

Sedangkan, Kadis PU Anggiat Ir Rajagukguk saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di Komplek Mesjid adalah pengejaannya dari dinas provinsi, karena Dinas PU Taput sudah melaporkannya bahwa tembok tanggul Aek Sigeon sudah banyak yang rubuh. “Bangunan lama tersebut sudah rusak parah makanya pembangunan tersebut dapat dibangun,” ujar Rajagukguk. (as)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s