GMNI Minta Pejabat “Main Judi” Dievaluasi

demoTarutung – Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Na­sional Indonesia (GMNI), Cabang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar aksi damai ke gedung DPRD dan kantor bupati Taput, Selasa, (12/4).

Mereka menuntut, agar oknum pejabat Taput dan empat anggota DPRD yang tertangkap main judi beberapa waktu lalu di Medan segera dievaluasi dan diberikan sanksi tegas.

“Harus dievaluasi dan diberikan sanksi, sebab mereka sudah jelas melakukan tindakan tidak terpuji dan mencoreng nama Taput yang selama ini telah melekat sebagai Kota Wisata Rohani. Pecat,”ujar orator, Nerianto Gulo saat menyampaikan aspirasinya.

Nerianto bersama rekan-rekannya menilai, ulah tidak terpuji oknum pejabat Taput dan empat anggota DPRD tidak wajar, mengingat mereka pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh yang bisa menjadi panutan bagi masyarakat. Bukan malah menjadi pelaku tindakan yang menyalahi aturan yang justru membuat masyarakat kecewa dan meras malu.

“Tidak mungkin seorang pejabat dan anggota dewan terhormat dapat memberikan panutan kepada masyarakat kalau kerjanya main judi, dan menghamburkan uang rakyat,”teriak Nerianto bersama rekan-rekannya.

Usai menyampaikan orasi di Gedung DPRD, kehadiran massa diterima ketua DPRD Taput, Ir. Ottoniyer Simanjuntak bersama jajaran. Kepada massa Ottoniyer menyampaikan, pihaknya menerima aspirasi massa. Namun Otto­niyer menyebutkan, menyangkut kasus judi yang menerpa oknum pejabat dan empat anggota dewan saat ini sedang ditangani pihak aparat Polda Sumut.

“Kita menerima aspirasi mahasiswa GMNI, yakinkan kami untuk menyerap aspirasi masyarakat sehingga semuanya dapat mereka menyampaikan tuntutannya. Namun masalah kasus judi yang menerpa empat anggota dewan dan satu pejabat Taput saat ini proses hukumnya sedang ditangani Polda Sumut, sebab semuanya ada aturannya,” tandas Ottoniyer.

Usai dari gedung dewan, selanjutnya massa bergerak menuju Kantor Bupati Taput di Jalan Letjend Suprapto dan menyampaikan aspirasi dan tuntutan yang sama di sana.

Di halaman kantor bupati, massa diterima asisten II Pemkab Taput, Drs Parsaoran Hutagalung. Kepada massa, Parsaoran Hutagalung menyampaikan, pihaknya akan menyampaikan dan menindaklanti aspirasi massa kepada pimpinannya.

“Kita semua mendukung pemberantasan judi karena menyalahi aturan, namun untuk tindaklanjut hal ini itu merupakan kebijakan pimpinan,” tandasnya. Selanjutnya massa membubarkan diri dengan tertib dan dikawal aparat. (can)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s