Sesalkan Kasus Judi 4 Anggota DPRD dan Kepala Bappeda Taput

Tarutung – Pengurus pusat koordinator wilayah Nangroe Aceh Darussalam (NAD)-Sumatera Utara (Sumut) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ivan Maranatha Hutagalung, menyesalkan kasus judi yang menimpa empat anggota DPRD dan Kepala Bappeda Tapanuli Utara (Taput).

Demikian diungkapkan Ivan kepada wartawan. Menurutnya, pada dasarnya DPRD adalah wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan masyarakat dalam berbuat baik.“Saya hanya ingin menyampaikan agar Ketua DPRD Taput Ir Ottoniyer Simanjuntak memberikan teguran keras atau sanksi kepada keempat anggota DPRD tersebut. Bahkan tidak terlepas juga partai yang mengusung mereka,” tegas Ivan, Senin (11/4).

Pengurus GMKI itu juga meminta seluruh masyarakat Taput tetap tenang dan turut mengawal penegakan supremasi hukum dari pihak kepolisian. Sehingga ini juga menjadi bagian pembelajaran bagi seluruh pejabat, baik eksekutif, yudikatif dan legislatif.

Sementara pengacara Dr Muhammad Sahala Tobing SH MBA yang dimintai tanggapannya, Senin (11/4) mengatakan, keempat anggota DPRD dan Kepala Bappeda Taput itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun mereka hanya dikenakan pasal 303 bis oleh kepolisian.

“Personil Poldasu diminta jeli dan harus berhati-hati untuk menangani kasus tersebut. Karena jika masyarakat yang tertangkap bermain judi, langsung ditahan. Keputusan tetap di tangan kepolisian untuk tegas menanganinya.”

Dia menambahkan, masyarakat dapat menilai kinerja kepolisian dari kasus perjudian yang dilakukan anggota DPRD dan Kepala Bappeda tersebut.

Sebelumnya Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt William TP Simarmata MA juga meminta Kepala Bappeda dan empat anggota DPRD Tapanuli Utara (Taput) yang digerebek dari kamar hotel di Medan saat bermain judi, ditindak tegas.

“Perbuatan mereka itu jelas sudah mencoreng nama baik Bonapasogit Taput. Mereka itu pejabat dan orang Batak. Saya minta agar Bupati Taput Drs Nikson Nababan menindak tegas aparatnya yang bikin malu daerah ini,” ujar Ephorus HKBP.Begitu juga kepada aparat kepolisian, katanya, agar meneruskan prosesnya sesuai hukum yang berlaku.

“Lakukan tindakan tegas sesuai aturan kepada mereka itu,” tambahnya kepada wartawan di Seminarium Sipoholon, Taput, Kamis (7/4) lalu.

Menurut pimpinan Gereja Kristen Protestan terbesar di Asia ini, perlakuan kelima penjudi yang ditangkap polisi tersebut tidak lagi mencerminkan panutan kepada masyarakat Taput.

Saya sangat sedih dengan kelakukan mereka, apalagi mereka pejabat publik di Taput. Malamnya saya sudah mengetahuinya. Bahkan sebelum para pejabat di Pemkab Taput mengetahuinya, saya sudah tau kelima orang itu ditangkap polisi.” Ia berharap, mudah-mudahan Bupati Taput kuat menghadapi aparatnya yang berkelakuan tidak baik itu.

“Padahal bupati sedang giat-giatnya membangun Taput. Namun ternyata, ada aparatnya dan empat anggota dewan melakukan perbuatan tidak terpuji. Saya sebagai pimpinan HKBP dan sebagai orang Batak, sangat sedih dan malu dengan mereka itu. Maka wajar dilakukan tindakan tegas.”
Katanya, aparat polisi sudah sangat bagus sekali melakukan penggerebekan. Namun lebih bagus lagi jika menindaklanjuti proses hukumnya sampai selesai.
“Sesuai kewenangannya sebagai aparat hukum, selesaikan saja sesuai prosedur hukum yang berlaku. Yang jelas, saya minta Bupati Taput menindak tegas aparatnya itu,” pintanya.

Sebelumnya, berbagai elemen masyarakat Bonapasogit juga mendesak Kapolda Sumut menahan Kepala Bappeda Indra Simaremare dan empat anggota DPRD, masing-masing Dapot Hutabarat dari Partai Demokrat, Sahat Sibarani dari Partai Gerindra, Frengki Simanjuntak dari Partai Hanura dan Sanggam Lumbantobing dari Partai PAN.

Desakan dilontarkan para tokoh anti judi, menyusul penggerebekan di kamar hotel beberapa hari lalu. Apalagi saat ini, kelima orang tersebut berkeliaran di Taput. “Kita heran kenapa kelima orang penjudi itu sudah berkeliaran di Taput. Seharusnya pihak kepolisian harus menahan mereka sesuai prosedur hukum yang berlaku. Jika mereka ditahan, akan memberikan efek jera kepada penyelenggara pemerintahan. Karena mereka harus menjadi panutan di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana mungkin Indra Simaremare sebagai Kepala Bappeda Taput dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan statusnya itu?

Begitu juga kepada bapak-bapak anggota dewan yang terhormat itu. Kelima orang ini jelas mencoreng nama baik Taput,” ujar Wesly Suta Fernando Simanjuntak.

Ia juga meminta Bupati Taput Drs Nikson Nababan melakukan evaluasi terhadap Indra sebagai Kepala Bappeda yang barangkali sudah melanggar peraturan dan hokum, serta membuat malu pemerintahan Kabupaten Taput.

Kejatisu Belum Terima SPDP
Kasus empat anggota DPRD bersama Kepala Bappeda Tapanuli Utara (Taput) yang digerebek berjudi di kamar hotel, sudah sepekan berlalu. Namun Polda Sumut belum menyampaikan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) ke Kejati Sumut.

“Belum ada (SPDP), kita menunggulah,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri, Senin (11/4).
Seluruh tersangka diketahu bernama Frengky Simanjuntak (39), Sanggam Tobing (46), Sahat Sibarani (37) dan Dapot Hutabarat (45). Keempat tersangka, merupakan anggota DPRD Taput. Kemudian seorang pegawai negeri sipil (PNS), yaitu Indra Simaremare (44). Dia menjabat sebagai Kepala Bappeda Pemkab Taput. Meski tidak ditahan, Polda Sumut tetap melanjutkan kasus tersebut.“1 x 24 jam, setelah ditangkap sudah sampai SPDP-nya. Kalau tidak ditahan, paling lama 2 x 24 jam,” jelasnya.

Walaupun seluruh tersangka hanya dikenakan pasal 303 Bis KHUPidana. Tapi, penyidik Polda Sumut menjanjikan akan tetap melanjutkan kasus tersebut. (as/gus/smg)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s