Kapolres Gerebek Kosan Bripda S, Temukan 17 Paket Sabu Seberat 3,64 Gram

SabuDoloksanggul – Bripda S tak menyangka, kos-kosan yang ditempatinya digerebek pimpinannya sendiri. Parahnya dari lokasi, Kapolres Humbahas AKBP Rustam Mansur, menemukan 17 paket sabu-sabu.

Peristiwa penggerebekan itu berlangsung pada Sabtu (9/4) lalu sekira pukul 16.35 WIB. Awalnya Kapolres mendapat informasi tentang tindak tanduk Bripda S yang disebut-sebut terlibat dengan peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Mendengar informasi itu, Rustam selaku pimpinan di Polres Humbahas kemudian membentuk timnya untuk mengembangkan informasi tersebut. Dari hasil pengembangan, S yang berpangkat Bripda dari satuan Sabhara, diketahui sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

Hingga akhirnya pergerakan Bripda S dikuntit oleh personil lain. Pada Sabtu (9/4), Bripda S kebetulan sedang lepas tugas. Selanjutnya Kapolres Rustam didampingi Wakapolres Kompol Marudut, Kasat Narkoba AKP Maimun, KBO Narkoba Ipda Bobby Hartawan, menggerebek kos-kosan S yang berada di Jalan Martabe, Desa Pasaribu Kecamatan Dolok Sanggul. Saat itu Bripda S tak berdaya begitu melihat kedatangan pimpinan di institusi tempatnya bekerja datang.

Selanjutnya kos-kosan tempat polisi yang sempat bertugas di Poltabes Medan ini digeledah. Dari sana, ditemukan 17 paket kecil sabu-sabu yang disembunyikan dalam power bank. Setelah ditimbang, berat barang haram itu sekira 3,64 gram. ”Benar saya yang memimpin langsung penangkapannya. S adalah anggota kita yang bertugas di satuan Sabhara. Kini ia harus berurusan dengan intitusinya sendiri,” ucap Rustam dalam keterangan persnya kepada New Tapanuli, Minggu (10/4).

Ditambahkan Rustam, Saat digeledah, ia dan jajarannya menemukan 17 paket kecil sabu-sabu yang terbungkus dalam kantong plastik kecil dengan bruto 3,64 gram. “Sabu itu ditemukan dari power bank dan dalam kotak kosmetik (bedak). Kita juga menemukan sebuah alat hisap atau bong, pirek, pipet, mancis dan bungkusan plastik bekas narkotika jenis sabu.”

Setelah mendapati barang bukti, Bripda S pun diboyong ke Mapolres Humbahas. Kini kasusnya masih terus dikembangkan untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau S sebagai pemakai, belum bisa kita terangkan. Karena hasil tes urinenya belum keluar. Tapi yang pasti Bripda S ini pengedar.”
AKBP Rustam menambahkan, S dijerat pasal 112 ayat 1 junto 127 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Ia juga diproses secara internal Polri dengan ancaman pemberhentian tidak dengan hormat. Siapapun itu, mau Polri, TNI, masyarakat, ASN, bila terlibat narkoba, tetap diproses. Tidak ada ampun,” tukasnya. (cr-01)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s