Mabuk, Ayah Bunuh Anak Kandung

BunuhSidikalang – Nyawa Nasib Sianturi (27) seorang pria lajang meregang di tangan sang ayah, LS (57) bertempat tinggal sekaligus kejadian di Dusun 1 Desa Kentara Kecamatan Lar Parira Kabupaten Dairi, Jumat (25/3) malam. Anak ke empat dari 7 bersaudara mengalami pendarahan berat di dada kiri akibat tikaman pisau orangtua kandungnya.

Manurut LS, amarahnya memuncak lantaran pemuda tamatan SMA itu terlambat mengembalikan sepeda motor. Sementara pelaku mengaku sudah dalam kondisi mabuk.

LS bekerja sebagai petani menyebut, malam itu dia tengah meneguk tuak di lapo (warung) Sihombing gelar Amani Parsaoran. Ada beberapa tamu di warung tersebut. Tak lama kemudian, Nasib datang seraya minta kunci sepeda motor. Alasannya, mau beli tuak lagi.

Tanpa banyak tanya, kunci kendaraan diserahkan. Sepeda motor tak kunjung kembali. Setelah minum tuak sebanyak 5 gelas, LS memilih pulang dengan pikiran kurang enak. Kepala keluarga ini jalan kaki ke rumah sejauh 500 meter.

Keterangan LS, Nasib pulang ke rumah beberapa saat kemudian. Di pintu rumah, sepeda motor nyaris jatuh. Ayah pun mengamuk.

“Dari mana saja, kau? Aku sampai jalan kaki,” kata LS menirukan perkataan kepada korban kepada wartawan di ruang Satreskrim Polres Dairi, Sabtu (26/3).

Ucapannya ditantang korban hingga ayah dan anak terlibat perkelahian di ruang tamu. LS menyebut, spontan mengambil sebilah pisau yang tergantung di tas. Benda tajam itu kemudian mendarat di dada kanan si anak. Kejadian itu turut disaksikan putrinya.

“Sudah sama-sama mabuk kami. Sama-sama tenggen,” kata LS. Ia membenarkan, sebelumnya sering bertengkar dengan korban. Pasalnya, si korban tak pernah membantu orang tua. Kerjanya hanya makan, tidur lalu pergi. Urusan ke ladang tak pernah dihiraukan. Kalau ditegur, matanya langsung melotot.

LS mengutarakan, sang istri boiru Sihite sedang di Medan karena harus berobat. Sudah dua minggu dirawat.

Kapolres AKBP Ahmad David melalui Kepala Bagian Operasional Satuan Reserse dan Kriminal Iptu Sarbanua P Siringo-ringo mengatakan, sedang mengusut kasus. Tersangka masih menjalani pemeriksaan. Korban mengalami luka akibat benda tajam. (ssr)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s