Menteri Setujui Permohonan Dosmar

DosmarDOLOKSANGGUL – Permohonan Bupati Humbahas (Humbang Hasundutan) Dosmar Banjarnahor terkait revisi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 21 soal penerbitan SKAU (surat keterangan asal usul) kayu milik masyarakat langsung disetujui oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya.

Rekomendasi permohonan itu disampaikan Kementerian LHK melalui surat Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah II, Sumatera Utara Nomor : S.502/ BPHII-3/2016 tertanggal 18 Maret 2016. Surat tersebut berisi tentang penghentian sementara penerbitan SKAU di Provinsi Sumatera Utara.

Permohonan revisi dan atau pencabutan Permen LHK tersebut disampaikan langsung oleh Dosmar Banjarnahor kepada Menteri LHK Siti Nurbaya pada tanggal 13 Maret 2016 di Jakarta.

“Permohonan kita soal revisi Permen LHK Nomor 21 tentang SKAU sudah diakomodir oleh Menteri LHK dalam suratnya yang kita terima tadi malam,” ujar Dosmar Banjarnahor, Rabu (23/3) dalam konfrensi pers di Pendopo Kantor Bupati Humbahas.

Sebelumnya, Dosmar menyebut bahwa kewenangan kepala desa yang memiliki sertifikat pelatihan untuk penerbitan SKAU sangat janggal. Pasalnya, kepala daerah tidak mengetahui bagaimana asal usul kayu yang diperjualbelikan dari daerahnya. Selain itu, manipulasi soal keabsahan kepemilikan tanah dan kubikasi kayu yang dikeluarkan juga sangat rentan terjadi.“Tidak hanya itu, persoalan penerbitan SKAU ini juga berakibat banyaknya masalah yang timbul di daerah. Dan lagi, kita harus mendukung program pengembangan pariwisata Danau Toba melalui gerakan perlindungan hutan,” tandasnya.

Untuk itu, ia berharap semua pihak maupun kepala desa di Humbahas yang memiliki sertifikat izin penerbit SKAU agar menghentikan pemberian surat SKAU. “Jangan ada lagi kayu pinus keluar dari Humbahas dengan memakai dokumen SKAU,” tegasnya.Sebelumnya diberitakan, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya di Jakarta. Ia mengusulkan agar merevisi soal penerbitan surat keterangan asal usul kayu (SKAU).

Bupati sengaja bertemu dengan Ibu Siti Nurbaya pada Senin (14/3) untuk meminta merevisi atau pencabutan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 21 tentang Penerbitan SKAU kayu milik masyarakat yang kini penerbitan suratnya dikeluarkan oleh kepala desa yang sudah memiliki sertifikat pelatihan lantaran di lapangan sering tidak singkron.

“Kita sudah temui ibu Menteri LHK di Jakarta untuk menyampaikan tentang revisi SKAU itu. Menurut beliau (Siti) Permen LHK Nomor 21 Tahun 2015 itu tidak bisa diberlakukan di Sumatera Utara. Permen LHK itu cocok diberlakukan di Pulau Jawa, Bali dan Lombok. Karena di sana banyak warga yang menanam pohon jati. Jadi, mereka selama ini kesulitan untuk menjual kayu jati mereka,” ujar Dosmar, Selasa (15/3) di Doloksanggul.
Dia juga menyebut, kewenangan kepala desa yang memiliki sertifikat pelatihan untuk penerbitan SKAU sangat janggal. Pasalnya, kepala daerah tidak mengetahui bagaimana asal usul kayu yang diperjual belikan dari daerahnya. Selain itu, manipulasi soal keabsahan kepemilikan tanah dan kubikasi kayu yang dikeluarkan juga sangat rentan terjati. “Jadi, kita mengusulkan supaya Permen LHK Nomor 21 Tahun 2015 itu agar dicabut. Hal ini kita usulkan agar tidak terjadi konflik atau polemik kepastian hukum di daerah, khususnya di Kabupaten Humbahas,” sebutnya.

Selain itu, Dosmar juga mengusulkan menata batasan kawasan hutan yang digunakan menjadi area konsesi di daerah itu. Pasalnya hingga kini, pihaknya belum memiliki peta tapal batas hutan dengan area konsesi ke salah satu perusahaan bubur kertas yang ada di kawasan Tapanuli.
“Soal tata batas hutan kita dengan area konsesi yang dikuasai oleh PT TPL hingga kini sesuai dengan apa yang dinyatakan Dinas Kehutanan Humbahas melalui Kadis Kehutanan Laurencius Sibarani juga belum ada kita miliki. Jadi, kita minta tata batas itu supaya jelas. Supaya tidak terjadi konflik dengan masyarakat,” terangnya. (bl)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s