Tuan Guru Syaikh Ahmad Sabban Rajagukguk

Tuan

Orang Batak Sangat Penting di Indonesia

Muara – Pimpinan Majelis Zikir dan Pesantren Persulukan Serambi Babussalam Simalungun Tuan Guru Syaikh Haji Dr Ahmad Sabban Rajagukguk MA menyampaikan, adalah realitas yang tidak terbantahkan bahwa orang batak di Indonesia sangat penting. Hal ini dapat dilihat mulai dari sejak perjuangan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan serta membangun bangsa ini orang-orang batak turut serta berperan.

Syaikh Ahmad Sabban menyampaikan itu pada pesta besar Menumen Tugu Raja Aritonang di Desa Aritonang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, belum lama ini.

Kehadiran Syaikh Sabban yang sering digelar Tuan Guru Batak ini membuat su­asana pesta berbeda. Sontak, pesta yang dipadati ribuan manusia pomporan keturunan batak toga Aritonang ini menjadi heboh dan meriah.

Tuan Guru Sabban Rajagukguk diulosi oleh para tokoh-tokoh batak antara lain Johanes Kennedy Aritonang selaku pengusah ternama di Batam dan Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang selaku ketua Umum Toga Aritonang yang juga mantan Kabid Humas Mabes Polri dan Kapolda Jawa Tengah.

Tuan Guru Syaikh Sabban Rajagukguk yang hadir lengkap dengan pakaian jubah dan serban ditengah para hadirian yang berpakaian adat menegaskan bahwa tidak tepat dan benar jika agama sering dijadikan menjadi landasan untuk meninggalkan budaya dan adat istiadat.

Menurut dia, agama dan adat istiadat sama-sama merupakan karunia Tuhan atau pemberian Sang Pencipta untuk menjadikan manusia lebih terhormat dan bermartabat. “Agama dan adat saling terkait dan tidak boleh dipisahkan bahkan harus saling melengkapi. Yang tidak boleh itu adalah jika karena agama adat jadi hilang atau karena adat kemudian agama juga jadi ternodai,” pesannya.

Tuan Guru Syaikh Sabban Rajagukguk menyampaikan, pentingnya orang batak bersatu. Sebab sederetan nama-nama besar di negeri ini adalah orang bermarga yang sudah pasti leluhurnya di tanah batak yang semoga selalu dirahmati Allah ini. Ada begitu banyak nama, lanjutnya dan diantaranya Jenderal (purn) Edward Aritonang, Sudi Silalahi, sekarang ada Luhut Panjaitan dan sejumlah tokoh-tokoh nasinal lainnya menjadikan orang-orang batak di negeri ini sangat berarti.

Syaikh Sabban Rajagukguk dalam kesempatan itu berharap selain menjadi pe­mersatu, monumen Tugu ini, nantinya akan mengundang kerinduan seluruh pomparan yang ada untuk datang berkunjung ke tempat leluhurnya marga Aritonang.

Dengan adanya pesta ini juga diharapakan semakin kuatnya kesadaran untuk memaksimalkan potensi daerah lokasi yang juga berada dalam kawasan daerah wisata Danau Toba dapat terintegrasi untuk kesejahteraan rakyat Tapanuli Utara dan Indonesia pada umumnya, ungkap Sabban. (rmd)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s