Alamak !!!… Siswa SMP Cabuli 2 Anak TK

CABUL-Tarutung- Seorang siswa SMP berinisial KP (13), warga Desa Jambur Nauli, Tapanuli Utara, tega memacari dua orang anak inisial PT (6) dan FAP yang masih anak Taman Kanak-Kanak (TK). Keduanya kemudian dicabuli hingga berulang kali.
Menurut pengakuan korban PT, rumah mereka dengan tersangka berdekatan. Pertama-tama dia dikejar-kejar lalu dipanggil oleh tersangka. Kemudia celana korban dibuka hingga melakukan pencabulan.

Korban mengaku saat itu merasa kesakitan karena percabulan yang dilakukan tersangka. “Setiap ketemu terus dilakukannya dan setelah selesai saya disuruh pulang ke rumah. Saya tidak ingat lagi berapa kali dipacari dan sudah lebih tiga kali kurasa saya dipacari. Pokoknya teruslah saya dipacari dan dilihat teman bermain saya Cin dipacarinya lalu dikasih tau sama mama saya,” aku korban. selanjutnya temannya Cin, tau kalau dia dipacari tersangka. “Dirumahnya (tersangka) beberapa kali dilakukan, belum lagi di kebun dekat rumah, lalu saya tidak mau lagi diajakknya karena sakit,” akunya.

Sementara itu, FAP (6) juga mengaku menjadi korban pencabulan tersangka KP. Dia juga mengaku bahwa rumah mereka dengan tersangka tidak jauh. “Rumah saya dekat dengan KP. Waktu saya lagi bermain-main dengan PT temanku sekolah di TK, lalu saya bermain di rumah Oppung, saya ketemu di jalan dengan KP. Ayo main kuda-kudaan katanya. Lalu saya menjawab tidak mau dan tangan saya langsung ditarik langsung diseret, sesudah itu celanaku dibuka,” akunya polos.
Di rumah tersangka, FAP juga dicabuli bahkan di hadapan adek tersangka. “Celanaku dibuka, semuanya dibuka bajuku lalu dibawa ke dapur rumahnya dan langsung disuruh tidur, saat itu saya ditengok adeknya yang dua orang cewek. Setelah jumpa lagi di kebun sudah tiga kali dilakukannya, saat itu saya bersama PT. Dan di dapur rumahnya saya dikuda-kudain lagi, dikebun oppung PT sama PT lagi. Yang pertama dipacari pertama adalah PT,” akunya.
Akhir terungkapnya kejadian tersebut setelah Cin mengetahui perbuatan KP kepada temannya PT dan FAP dan langsung memberitahukan kepadaibu korban pada Kamis (17/3).
Setelah kedua orangtua mengetahu sontak kedua orangtua langsung memanggil orangtua pelaku dan anakanya tersangka KP. Di rumah korban, KP mengaku ketika mereka bertiga dikumpulkan bersama TP dan FAP. Lalu keluarga mengadu ke Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KAPAID), Jumat (18/3).
Setelah sampai di kantor KPAID, kedua orangtua korban diterima, kedua korban pencabulan dimintai keterangan satu per satu, dan membuat laporan ke Polres Taput untuk ditindak lanjuti.
“Kita langsung membuat laporan ke Polres Taput untuk segera ditanggapai akibat perbuatan cabul yang dilakukan KP. Kalau dari KPAID akan ditindak dengan cara Dipersi undang-undang 35 Tahun 2014,” ungkap Zam Zam Rahmatika anggota Komisioner KPAID Taput.
Dari KPAID, kedua Orangtua korban PT dengan MP mendatangi Rumah Saki Tarutung untuk dilakukan visum. Hasilnya jelas, ada pencabulan setelah ada pemeriksaan dari rumah sakit saat dilakukan visum.
Keluaraga kembali ke Polres Taput untuk melaporkan pencabulan yang dilakukan KP kepada anak mereka untuk diusut.
“Kami dari kepolisian Polres Taput akan mengusut terkait pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap TP dan FAP dan akan memanggil orangtua tersangka pencabulan. Karena tersangka dan korban masih di bawah umur, bagi tersangka akan dikenakan hukuman pasal 82 undang-undang perlindungn anak,” ujar Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson melalui Kasubag Humas Aiptu W Baringbing.
Kedua orangtua korban pencabulan saat diminta tanggapannya mengatakan, bagi pelaku pencabulan kiranya Polres Taput mengusut atau menghukum dengan seberat-beratnya pelaku yang begitu tega melakukan pencabulan kepada putri mereka.

Bahkan kedua orangtua korban sampai meneteskan air mata menceritakan derita yang diterima putri mereka setelah dicabuli oleh tersangka. (as)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s