DPRD Humbahas Pertanyakan Penyaluran Pakan ke BBI

BBIDoloksanggul – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Humbahas mempertanyakan kinerja Dinas Peternakan dan Perikanan tentang penyaluran pakan ke Balai Benih Ikan (BBI).

Salah satu anggota DPRD dari Politisi Partai Amanah Nasional (PAN) Jonser Purba mengatakan, pihaknya belum lama ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah daerah pemilihan tiga (Kecamatan Pakkat, Parlilitan dan Tarabintang). Di sana banyak persoalan yang terjadi. Salah satunya tentang penyaluran pakan ikan ke BBI “Masa pakan ikannya tahun anggaran 2015 lalu tersisa 12 ton. Bayangkan saja banyaknya pakan itu,” ungkap Jonser kepada sejumlah awak media di kantor DPRD, Senin (14/3).

Sementara, lanjut pria asal daerah pemilihan satu ini (Doloksanggul, Baktiraja, Onan Ganjang, Pollung dan Sijamapolang) ini menambahkan, kualitas pakan yang disebutnya itu sudah tertentu masa berlakunya. “Kalau tidak salah, masa berlaku pakan tersebut sampai Juni 2016,” sebutnya.

Selain masalah pakan, pria berkulit sawo matang ini juga mempertanyakan soal saluran air. Hingga saat ini, saluran air tersebut tidak berfungsi. “Jadi kalau tidak salah, pakan ini banyak tersisa karena saluran airnya,” tambah dia.

Dalam persoalan saluran air, pihaknya mengaku bahwa dinas terkait tidak secara matang dalam hal pembangunannya. Sehingga, kesannya kurang bagus. “Jadi harapannya, kita sudah memberikan saran kepada pihak intansi terkait agar melakukan pembenahan terhadap saluran air. Untuk pakan, agar segera dibagikan ke masyarakat pemilik ikan. Agar pembelian pakan yang telah dianggarkan tahun lalu, tidak mubazir dan tidak menjadi temuan luar biasa,” tegas Jonser.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kaminton Hutasoit ketika hendak dikonfirmasi soal tersebut, tidak berada di tempat. Namun, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perikanannya Rudi Simamora membenarkan soal tersebut. ”Ada laporannya sama bendahara barang dan telah dilaporkan sama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jumlahnya aku tidak tahu persis, tetapi cukup stok sampai Juli mendatang,” tulis Rudi melalui SMS, Senin (14/3).

Sedangkan persoalan saluran air, Rudi berkilah bahwa kerusakan bukan dikarenakan pada pihak mereka. Melainkan adanya dugaannya ke oknum-oknum yang tidak jelas ataupun hewan. Begitupun, ia mengaku bahwa kerusakan itu sudah diperbaiki.

”Saluran air banyak yang jebol lae di atas. Kami tidak tahu apakah perbuatan oknum atau hewan. Tetapi sudah diperbaik sama staf di BBI,” sambung Rudi lagi.

Pun begitu, Rudi menilai soal kerusakan pada saluran air maupun soal pembelian pakan yang terkesan mubazir, itu semua sudah melalui pengkajian dan analisa. Seperti halnya di tahun ini, pihaknya menganggarkan pembelian pakan dengan hanya 2 triwulan saja (tanpa mau menjelaskan rincian anggarannya).

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s